Beranda blog Halaman 12

Tribuana Said: Wartawan Harus Memperkuat Cita-cita Penggerak Kemerdekaan

0

Dalam rangkaian Sarasehan Media Hari Pers Nasional (HPN) di Riau, Tribuana Said, seorang tokoh pers nasional dan senior Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menegaskan pentingnya peran wartawan dalam memperkuat cita-cita sebagai penggerak kemerdekaan. Dalam pidatonya, Tribuana mengingatkan bahwa pers Indonesia telah melalui perjalanan panjang, dengan sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan.

“Saya berharap organisasi kita terus dapat melakukan kegiatan yang mengarah pada perbaikan dunia pers. Perkembangan digitalisasi jangan sampai menyebabkan kemunduran bagi pers Indonesia, karena pentingnya peran media massa adalah pegangan kita. Dari forum ini, saya harap kita dapat mencapai kesepakatan dengan serius,” ujar Tribuana dengan penuh semangat.

Dia menambahkan bahwa sejarah pers nasional adalah bagian integral dari perjuangan bangsa untuk kemerdekaan. Pada masa-masa awal kemerdekaan, banyak wartawan yang terlibat langsung dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan Belanda. “Wartawan bukan hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga menjadi pejuang yang turut memperjuangkan kemerdekaan,” katanya.

Tribuna juga mengingatkan bahwa PWI memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“PWI harus tetap solid dan tidak boleh tercerai-berai, karena keberadaannya sangat penting dalam membentuk arah dan kualitas pers nasional,” tegasnya.

Pernyataan Tribuana juga menyoroti pentingnya untuk terus menghargai perjuangan para pahlawan nasional yang telah membangun fondasi bangsa, termasuk peran besar wartawan yang terlibat dalam pergerakan kemerdekaan. “Kita harus selalu ingat perjuangan yang dimulai sejak 1928, yang melahirkan Budi Utomo, banyak di antaranya digerakkan oleh para penulis dan wartawan. Harapannya, para tokoh pers masa kini dapat melanjutkan perjuangan itu dengan memperkuat cita-cita wartawan sebagai penggerak kemerdekaan dan pergerakan bangsa,” tambah Tribuana.

Sarasehan Media HPN Riau menjadi momentum penting dalam mempererat solidaritas antar wartawan serta menyadarkan semua pihak akan pentingnya menjaga integritas dan independensi pers.

Forum ini juga menjadi ajang untuk mengupayakan langkah konkret dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. (*)

Open Turnamen Bola Voli Putri Piala Dandim 1409/Gowa Resmi Dibuka, 17 Tim Berlaga di Tengah Hujan

0

GOWA – Open Turnamen Bola Voli Putri Piala Dandim 1409/Gowa resmi digelar di halaman Makodim 1409/Gowa, Jumat (7/2/2025). Meski diguyur hujan, semangat 17 tim peserta tetap membara untuk memperebutkan trofi bergengsi tersebut.

Sebagai tuan rumah, ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1409/Gowa turut menyambut dan meramaikan ajang ini. Beberapa tim yang turut berpartisipasi di antaranya Tim Persit Divisi 3 PG Kostrad, Tim Angkasa, Ivo D’PACK, IVO Syekh Yusuf, IVO BTN Lestari, serta tim lainnya.

Pembukaan turnamen ini dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Ketua FKPPI BPK Irianto Razak yang juga Direktur Teknik PDAM Gowa, perwakilan Kapolres Gowa Syahrial Yuzdiansyah, S.H., Ketua Persit KCK Cabang XXVI Ny. Dewi Puspita Heri Kuswanto, serta perwakilan Pemda Gowa, KONI Gowa, BRI Cabang Gowa, PPM Gowa, Hasamitra Gowa, dan jajaran anggota Kodim 1409/Gowa.

Dalam sambutannya, Kasdim Mayor ARH Muhammad Yuliansyah, S.I.P., yang mewakili Dandim 1409/Gowa karena menghadiri rapat di Jakarta, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari komunikasi sosial staf teritorial Kodim 1409/Gowa dengan masyarakat. Selain meningkatkan gairah olahraga, ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi antara TNI dan warga Gowa.

“Turnamen ini diharapkan melahirkan atlet-atlet voli putri berbakat dari Kabupaten Gowa yang nantinya bisa menjadi andalan daerah. Kami juga menekankan pentingnya sportivitas dan profesionalisme, termasuk bagi para wasit agar memimpin pertandingan dengan adil,” ujar Mayor Yuliansyah.

Dengan penuh semangat, turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat serta menjaga kesinambungan pembinaan olahraga bola voli di Gowa. Selamat bertanding kepada seluruh peserta!

Bupati Barru Pamit, Umumkan Pembangunan Masjid Agung Al Barru di Pembukaan STQH XXVIII

0

Barru, 7 Februari 2025 – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVIII Tingkat Kabupaten Barru resmi dibuka di Lantai 6 MPP Baruga Pettu Ada, Kantor Bupati Barru, Jumat (7/2) malam. Ajang ini menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus seleksi bagi peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Barru di tingkat provinsi.

Bupati Barru Suardi Saleh membuka acara didampingi Ketua DPRD, Ketua Tim Kerja MTQ dan STQH Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Komisi Fatwa MUI Barru, Kepala Kemenag Barru, unsur Forkopimda, serta para dewan hakim, camat, kepala KUA, peserta, dan official STQH.

Dalam sambutannya, Suardi Saleh menegaskan pentingnya STQH sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dan menekankan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan bagi insan berprestasi di bidang keagamaan.

“Alhamdulillah, STQH di Barru semakin baik dari tahun ke tahun. Pemda Barru juga terus memberikan apresiasi, termasuk dengan memberangkatkan 50 orang untuk umrah, yang terdiri dari imam masjid, pegawai syara’, guru mengaji, serta pemenang MTQ tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia juga mengumumkan pembangunan Masjid Agung Al Barru di Lasinri yang ditargetkan rampung pada 2025, sebagai pusat pembinaan keislaman dan syiar Al-Qur’an di Barru. Menutup sambutannya, Suardi Saleh berpamitan kepada masyarakat seiring berakhirnya masa jabatannya.

Kepala Kemenag Barru turut mengapresiasi dukungan Pemda terhadap STQH dan menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan cerminan keberhasilan pembinaan keagamaan. Para juara STQH XXVIII akan mewakili Kabupaten Barru pada STQH Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Luwu Utara, April 2025.

Menurut Sekretaris LPTQ Barru, Dr. H. Muhlis Hakim, M.Pd., STQH tahun ini diikuti 112 peserta dari tujuh kecamatan serta LPTQ Kabupaten Barru. Acara berlangsung 7-9 Februari di empat lokasi utama, yaitu Masjid Agung Nurul Iman, Gedung MPP, Aula Kantor Kemenag, dan Mushalla Collieq Pujieq.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, STQH XXVIII Barru diharapkan melahirkan qari dan qari’ah terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Barru hingga ke tingkat nasional.

Stok Beras Bulog Sulteng Aman Jelang Ramadan 2025

0

PALU – Menjelang bulan suci Ramadan, harga beras di sejumlah pasar Kota Palu mengalami fluktuasi. Saat ini, harga beras Kelapa tercatat Rp13.500 per kilogram, beras Cinta Nur Rp14.000 per kilogram, sementara beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dijual Rp12.500 per kilogram.

Untuk memastikan ketersediaan pangan selama Ramadan, Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah telah menyiapkan stok sebanyak 18.894 ton beras.

“Stok beras untuk Ramadan mencukupi, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Kepala Kanwil Bulog Sulteng, Heriswan, melalui Humas Abdul Rasyid saat ditemui di kantornya, Rabu (5/2/2025).

Selain menjaga ketersediaan, Bulog juga berkomitmen mendukung program swasembada pangan dengan menyerap hasil panen petani di wilayah Sulteng. Pada periode Januari hingga April 2025, Bulog ditargetkan menyerap sekitar 3.894 ton beras dari berbagai daerah, termasuk Kantor Cabang Poso, Luwuk, dan Tolitoli.

Menurut Rasyid, penyerapan beras dari petani secara otomatis akan menambah cadangan stok di Sulteng. Bulog, melalui Satuan Kerja (Satker), siap menerima beras dari petani dengan ketentuan kualitas yang telah ditetapkan, baik melalui penggilingan langsung maupun mitra pengadaan Bulog di seluruh Indonesia.

Dengan pasokan yang memadai, Bulog memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras tetap terjaga selama bulan Ramadan. (RN)

Kanit Gakkum Satlantas Polres Morowali Dicopot, Diduga Terlibat Pungli

0

PALU – Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali, Ipda D, dicopot dari jabatannya setelah diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli). Tim Paminal Bidpropam Polda Sulawesi Tengah telah diterjunkan untuk mengusut kasus tersebut.

“Kasat Lantas Polres Morowali berinisial Ipda D memang telah dicopot dan tidak lagi berstatus sebagai perwira pertama (Pama) di Polres Morowali,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, di Palu, Selasa (4/2/2025).

Sebagai pengganti, jabatan Kanit Gakkum Satlantas Polres Morowali kini dipercayakan kepada Ipda Frans Amtiran, yang sebelumnya menjabat sebagai KBO Satresnarkoba Polres Morowali. Pergantian ini mulai berlaku sejak 3 Februari 2025.

Menurut Djoko, pencopotan Ipda D merupakan bagian dari proses pemeriksaan internal dan bentuk komitmen Polri dalam menindak tegas pelanggaran anggota, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah sopir truk melaporkan dugaan pemerasan pada 6 Januari 2025. Para sopir mengaku dimintai sejumlah uang saat melintas di Pos Lantas Polres Morowali di Bungku. Jika tidak membayar, kendaraan mereka diancam akan ditilang dan dibawa ke Polres Morowali.

Polda Sulteng menegaskan akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang mencederai integritas kepolisian. (RN)

Kanwil Kemenkumham Sulteng dan DJKI Bahas Strategi Penguatan Layanan Kekayaan Intelektual

0

JAKARTA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) guna memperkuat layanan Kekayaan Intelektual (KI) di wilayah tersebut. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (31/1/2025), membahas berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan KI.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Rakhmat Renaldy, bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Nur Ainun, dan Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Aida Julpha, bertemu langsung dengan Direktur Jenderal KI, Ir. Razilu, serta Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Hermansyah Siregar.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya:

  1. Perluasan Jangkauan Layanan KI – Meningkatkan akses layanan KI bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
  2. Peningkatan Kompetensi SDM – Memperkuat kapasitas operator KI melalui pelatihan guna mempercepat proses permohonan.
  3. Percepatan Penyelesaian Permohonan KI – Mengoptimalkan durasi penerbitan sertifikat KI serta meningkatkan pendampingan dalam pendaftaran Indikasi Geografis dan Desain Industri.
  4. Penegakan Hukum KI – Memperkuat efektivitas penyelesaian aduan dan mediasi terkait pelanggaran KI.
  5. Kolaborasi dan Dukungan Layanan KI – Memperkuat peran Kanwil Kemenkumham Sulteng sebagai Local Supporting Unit dalam program DJKI 2025.

Dalam arahannya, Dirjen KI Ir. Razilu menekankan pentingnya strategi yang terarah dalam implementasi program DJKI, terutama dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran sebesar 50%. Ia mengharapkan Kanwil Kemenkumham Sulteng:

  • Menentukan skala prioritas program KI melalui kerja sama dengan mitra strategis.
  • Mengoptimalkan kolaborasi dengan universitas dalam penyusunan deskripsi Indikasi Geografis.
  • Mempercepat penyelesaian permohonan KI, dengan target pendaftaran merek UKM dalam tiga bulan dan desain industri dalam empat bulan.
  • Mengintegrasikan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) dengan KI, terutama dalam perlindungan merek usaha masyarakat.
  • Menyediakan layanan KI secara hybrid dan on-the-spot untuk meningkatkan aksesibilitas.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap KI, DJKI juga akan menggelar lomba aransemen Mars KI antar-Kanwil, dengan technical meeting pada 3 Februari 2025. Sementara itu, pada 4 Februari 2025, akan dilakukan pertemuan virtual terkait petunjuk pelaksanaan dan teknis program KI di seluruh wilayah.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa koordinasi ini menjadi langkah penting dalam penguatan layanan KI di Sulawesi Tengah.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan KI, mempercepat proses permohonan, serta memperluas jangkauan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM,” ujarnya.

Dengan dukungan DJKI dan sinergi berbagai pihak, Kanwil Kemenkumham Sulteng optimis dapat menghadirkan layanan KI yang lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (RN)

Kapolresta Palu Bentuk FKPM untuk Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

0

PALU – Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., berencana membentuk Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) di setiap kecamatan. Forum ini akan dikawal oleh Bhabinkamtibmas dan bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial sebelum berkembang lebih luas.

“Program ini akan segera saya laksanakan dalam waktu dekat. FKPM akan berfungsi sebagai wadah komunikasi antara polisi dan masyarakat, sehingga setiap persoalan sosial dapat diselesaikan lebih cepat,” ujar Kombes Deny dalam acara coffee morning bersama awak media di Café Roemah Balkot, kawasan Kantor Wali Kota Palu, Selasa (4/2/2025).

Ia berharap pembentukan FKPM mendapat dukungan dari berbagai elemen, termasuk media, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Palu. “Saya mengajak rekan-rekan media untuk bersinergi demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, seluruh Bhabinkamtibmas akan dikumpulkan pada Kamis mendatang guna mensosialisasikan program ini. Kombes Deny menargetkan pada pertengahan bulan, FKPM dapat mulai bersinergi dengan para lurah. “Di dalam forum ini akan ada tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam membangun citra positif Polresta Palu. “Saya terbuka terhadap masukan dan berharap ada publikasi mengenai program-program kepolisian yang melibatkan masyarakat,” tambahnya.

Terkait peran Polisi RW, ia memastikan bahwa fungsi tersebut akan terintegrasi dalam FKPM. “Namun, prioritas utama tetap pada sinergi tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, lurah, dan Babinsa, yang akan bekerja sama dalam pembinaan dan penyelesaian masalah di lingkungan masing-masing,” tandasnya.(RN)

Serap Aspirasi Warga, Legislator Golkar Gelar Reses di Tanambulava

0

PALU – Anggota DPRD Sulawesi Tengah dari Partai Golkar, Ir. Musliman, MM, menggelar reses di Aula Kantor Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Selasa (4/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, khususnya di empat desa, yakni Sibalaya Utara, Sibalaya Barat, Lambara, dan Sibowi.

Reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sibalaya Utara Afdhal, S.Pd., Ketua BPD Sibalaya Utara Anwar, S.E., serta perwakilan masyarakat dari desa-desa terkait. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sibalaya Utara menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ir. Musliman serta mengungkapkan berbagai persoalan yang dihadapi warganya, termasuk masalah infrastruktur jalan, drainase, dan ketersediaan sumber air bersih.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Musliman menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas anggota dewan untuk menampung aspirasi masyarakat. “Kedatangan saya ini untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat, agar kita bisa bersama-sama memajukan desa ini,” ujarnya.

Ketua BPD Sibalaya Utara, Anwar, juga menyoroti sejumlah persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat dan berharap agar usulan tersebut menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Dalam sesi tanya jawab, warga dari keempat desa menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan untuk UMKM, pengadaan material pembangunan masjid, hingga solusi bagi lahan pertanian yang terdampak likuifaksi. Persoalan air bersih, drainase, serta bantuan ternak juga menjadi perhatian utama.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ir. Musliman yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulteng berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat. “Saya akan mengupayakan agar usulan ini bisa terealisasi. Namun, perlu dipahami bahwa program untuk tahun 2025 baru dapat direalisasikan pada 2026. Meski begitu, kami akan mencoba mengusulkannya dalam anggaran perubahan jika memungkinkan,” jelasnya.

Setelah kegiatan, Ir. Musliman bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi perhatian warga.(RN)

Forum Pemred SMSI Gelar Diskusi Tentang Integritas Pers

0

Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Forum Pemimpin Redaksi SMSI Se-Indonesia bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers SMSI Provinsi Riau menggelar diskusi bertema “Integritas Pers dan Kekerasan pada Wartawan” di Pekanbaru, Jumat (7/2).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dunia pers, termasuk Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Sekjen PWI Pusat, Wina Armada Sukardi, Ketua Forum Pemred SMSI, Dar Edi Yoga, serta Ketua Umum PWI Pusat Periode 2018-2024, Atal S. Depari, dan delegasi dari PWI Daerah seluruh Indonesia.

Diskusi ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh wartawan, khususnya terkait dengan perlindungan terhadap kebebasan pers dan pentingnya menjaga integritas dalam dunia jurnalistik. Sejumlah pemateri terkemuka hadir untuk memberikan wawasan mereka mengenai isu tersebut.

Dalam forum tersebut Edison Siahaan, Direktur Satgas Anti Kekerasan PWI mengatakan wartawan tidak perlu terlalu cemas dengan ancaman kekerasan asal selama berpegang teguh pada Undang-Undang Pers.

“Undang-undang mengatakan bahwa barang siapa melakukan kekerasan terhadap wartawan dengan sengaja dan tanpa hak, akan dikenakan sanksi. Wartawan memiliki hak yang dijamin oleh undang-undang, jadi tidak perlu cemas atau takut dengan UU ITE. Wartawan harus piawai dalam menghadapi intimidasi dan kekerasan, serta bisa menyelamatkan diri dan korban-korban kekerasan lainnya,” ujar Edison.

Rudi Pardede, seorang praktisi media yang juga pengacara mengingatkan bahwa profesionalisme dalam dunia pers sangat penting. Namun bagi wartawan integritas tidak menjadi masalah.

“Wartawan harus menjaga integritas, karena itulah yang akan memastikan bahwa media tetap dihargai oleh masyarakat. Kita harus terus menjaga objektivitas dan profesionalisme dalam pemberitaan meski berbagai tekanan datang,” tambah Rudi.

Ilham Bintang, Ketua Dewan Penasehat SMSI yang jurnalis senior, berbicara tentang prinsip dasar jurnalisme yang harus dijunjung tinggi oleh setiap wartawan.

“Prinsip kerja jurnalistik yang universal adalah membuka apa yang ditutup oleh orang lain. Karena itulah, banyak aturan dalam jurnalisme yang dibuat untuk memastikan kita tetap berintegritas. Tidak perlu takut berintegritas meski ujian besar datang, karena prinsipnya, wartawan yang berintegritas tidak akan kehilangan apa-apa,” ungkap Ilham.

Dalam forum ini disampaikan bahwa acara ini menjadi platform penting dalam memperkuat komitmen terhadap perlindungan wartawan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga etika dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik.

Kehadiran para tokoh penting dari berbagai organisasi pers memberikan kontribusi besar dalam membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan pers yang bebas dari kekerasan dan intimidasi.

Melalui diskusi ini, diharapkan para wartawan dapat lebih memahami peran mereka sebagai agen perubahan yang berintegritas, serta terus memperjuangkan kebebasan pers di Indonesia tanpa rasa takut terhadap ancaman atau kekerasan. (Hum)

Permenpora 14 Tahun 2024 Dibahas di HPN Riau 2025

0

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat membahas Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, kegiatan ini bagian dari rangkaian perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2025 di Provinsi Riau.

Agenda ini bertemakan Dialog Olahraga Kontroversial Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 Dicabut atau Direvisi?. Diskusi ini dihadiri semua delegasi PWI provinsi seluruh Indonesia.

Dialog ini dipandu oleh Tubagus Adhi dengan pembicara Anyar dari Sekjen FTI, Prof Denny Riyanto sebagai Staf Ahli KONI Pusat, Dr Hj Karmila Sari S.Kom MM sebagai Anggota Komisi X DPR RI.

“Memang sudah seharusnya untuk dibahas, ini juga bagian dari keprihatinan SIWO. Karena KONI terganggu dengan adanya permen ini, pun bukan KONI, induk cabang olahraga juga merasa terganggu dengan adanya aturan ini,” kata Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang saat membuka dialog itu yang berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka.

Keresahan terhadap aturan ini, jelas Bang Zum, juga sudah pernah disampaikan oleh KONI Pusat ke pihak legislatif untuk memberikan perhatian khusus agar dapat berdialog dengan Kemenpora.

“Salah satu tugas pers SIWO adalah melakukan kontrol terhadap semua kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah pusat,” paparnya.

Di dalam aturan ini ada beberapa poin yang dinilai menghambat perkembangan prestasi dalam dunia olahraga, poin ini yang akan dibahas. “Beberapa pasalnya juga menyebabkan tak berkembangnya prestasi karena ada beberapa syarat,” urai Zulmansyah.

Hasil dari dialog ini, nantinya akan menjadi bahan rujukan yang akan dikirimkan ke pemerintah.

“Hasil dialog hari ini akan menjadi rekomendasi yang kita sampaikan ke pemerintah untuk sama kita revisi kembali Permenpora ini,” tukas Zulmansyah. (*)