Beranda blog Halaman 123

Sejarah Dan Keunikan Cinque Terre, Liguria

Cinque Terre di Liguria, Italia, adalah salah satu kawasan yang paling memikat di Italia dan dikenal karena keindahan alam serta keunikan arsitektur desa-desa pesisirnya. Nama “Cinque Terre” berarti “Lima Tanah” dalam bahasa Italia dan merujuk pada lima desa kecil: Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, dan Riomaggiore. Berikut adalah sejarah dan keunikan dari kawasan ini:

Sejarah Cinque Terre

Cinque Terre pertama kali dihuni pada masa Kekaisaran Romawi, namun permukiman yang lebih stabil dan perkembangan desa-desa ini dimulai sekitar abad pertengahan. Warga setempat membangun desa-desa ini di atas lereng-lereng tebing curam dan menggunakan teknik terracing atau penataan lahan bertingkat untuk menanam anggur dan zaitun. Pada masa itu, akses ke Cinque Terre sangat sulit, karena terpisah dari daratan utama oleh pegunungan dan tebing-tebing yang tajam. Hal ini menjadikan desa-desa ini cukup mandiri dan bergantung pada pertanian serta perikanan.

Pada abad ke-19, jalur kereta api dibangun di sepanjang pantai Liguria, yang menghubungkan Cinque Terre dengan kota-kota besar seperti Genoa dan La Spezia. Jalur kereta ini memudahkan akses ke desa-desa tersebut, yang kemudian mulai berkembang sebagai tujuan wisata. Pada tahun 1997, Cinque Terre diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena keunikan arsitektur dan lingkungan alaminya.

Keunikan Cinque Terre

  1. Desa-Desa Bertingkat dengan Rumah Berwarna-Warni
    Setiap desa di Cinque Terre memiliki karakteristik tersendiri, namun semuanya terkenal dengan rumah-rumah yang dicat dalam warna-warna cerah, seperti merah, kuning, dan biru. Ini memberikan pemandangan yang indah, terutama ketika dilihat dari kejauhan dengan latar belakang laut biru.
  2. Pertanian Terasering Tradisional
    Cinque Terre dikenal dengan teras-teras anggurnya yang memanfaatkan lereng tebing. Sistem pertanian ini diciptakan agar penduduk bisa bertani meskipun tanahnya curam dan berbatu. Kebun anggur di Cinque Terre menghasilkan anggur lokal berkualitas tinggi, termasuk anggur Sciacchetrà, yang terkenal sebagai anggur manis dan langka.
  3. Pantai-Pantai yang Menawan
    Meskipun desa-desa ini berada di tebing yang curam, terdapat beberapa pantai kecil yang indah di antara bebatuan. Pantai-pantai ini memiliki air jernih yang sangat cocok untuk berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai sambil menikmati pemandangan.
  4. Ragam Jalur Pendakian
    Cinque Terre juga terkenal dengan jalur-jalur pendakian yang menghubungkan setiap desa. Jalur yang paling terkenal adalah Sentiero Azzurro (Jalur Biru), yang memberikan pemandangan spektakuler laut dan desa-desa di sepanjang perjalanan. Jalur ini dulunya menjadi jalan utama yang menghubungkan desa-desa sebelum adanya kereta api.
  5. Tradisi dan Festival Lokal
    Setiap desa di Cinque Terre memiliki festival lokalnya sendiri, yang biasanya diadakan untuk merayakan hasil panen anggur atau laut. Festival ini menampilkan musik tradisional, makanan khas daerah, dan merupakan kesempatan bagi penduduk untuk mempertahankan warisan budaya mereka.
  6. Kuliner Laut dan Hidangan Tradisional
    Hidangan di Cinque Terre didominasi oleh hasil laut segar dan bahan-bahan lokal seperti pesto, yang berasal dari Liguria. Hidangan terkenal lainnya termasuk focaccia dan acciughe (ikan teri) yang diawetkan dengan minyak zaitun.
  7. Ekowisata dan Upaya Pelestarian
    Untuk melindungi ekosistem dan menjaga keaslian Cinque Terre, pemerintah Italia telah menetapkan kawasan ini sebagai Taman Nasional Cinque Terre. Pengunjung didorong untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan menjaga kebersihan, menggunakan transportasi ramah lingkungan, dan menghormati aturan setempat.

9 Fauna Yang Hampir Punah di Indonesia, Simak Penjabarannya!!

Indonesia adalah rumah bagi berbagai fauna yang unik dan khas, tetapi banyak spesiesnya kini menghadapi ancaman kepunahan akibat hilangnya habitat, perburuan liar, serta perubahan iklim. Berikut beberapa fauna Indonesia yang hampir punah:

  1. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
    Harimau Sumatera adalah subspesies harimau yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra. Populasinya diperkirakan hanya sekitar 400 ekor di alam liar akibat deforestasi dan perburuan.
  2. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
    Spesies ini ditemukan di Pulau Kalimantan. Kehilangan hutan hujan akibat pembukaan lahan untuk perkebunan sawit merupakan ancaman besar bagi kelangsungan hidup mereka.
  3. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)
    Populasinya hanya sekitar 60 ekor yang tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. Mereka terancam oleh hilangnya habitat dan ancaman penyakit.
  4. Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)
    Badak Sumatera adalah spesies badak terkecil yang memiliki dua cula. Hanya beberapa puluh ekor yang tersisa, tersebar di beberapa bagian Sumatra dan Kalimantan.
  5. Burung Cenderawasih
    Burung cenderawasih, khususnya yang berasal dari Papua, terkenal dengan bulu indahnya yang sering diburu untuk hiasan. Hal ini menyebabkan banyak spesies cenderawasih kini terancam.
  6. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus)
    Subspesies gajah ini hanya ditemukan di Pulau Sumatra. Konflik dengan manusia akibat perambahan lahan dan fragmentasi habitat menjadi ancaman utama.
  7. Elang Flores (Nisaetus floris)
    Burung elang langka yang endemik di Pulau Flores ini terancam punah akibat perburuan dan kehilangan habitat hutan.
  8. Anoa (Bubalus depressicornis & Bubalus quarlesi)
    Satwa endemik dari Sulawesi ini menghadapi ancaman karena perburuan untuk diambil dagingnya dan hilangnya hutan yang menjadi habitat utama mereka.
  9. Orangutan Sumatera (Pongo abelii)

Spesies ini ditemukan di Pulau Sumatera. Kehilangan hutan hujan akibat pembukaan lahan untuk perkebunan sawit merupakan ancaman besar bagi kelangsungan hidup mereka.

Upaya pelestarian dengan melindungi habitat, penegakan hukum terhadap perburuan liar, serta program penangkaran telah dijalankan oleh pemerintah dan berbagai organisasi lingkungan untuk menjaga keberadaan fauna ini.

Fauna yang unik dan khas ini, kini menghadapi ancaman kepunahan akibat hilangnya habitat, perburuan liar, serta perubahan iklim. Itulah beberapa fauna Indonesia yang hampir punah.

Sejarah Dan Keunikan Kota Vatikan dan Basilika Santo Petrus, Roma

Kota Vatikan dan Basilika Santo Petrus di Roma merupakan pusat spiritual, sejarah, dan seni yang unik, serta berperan penting dalam sejarah Gereja Katolik. Berikut adalah sejarah dan keunikan dari Kota Vatikan dan Basilika Santo Petrus, Roma :

Sejarah Kota Vatikan

Kota Vatikan adalah negara terkecil di dunia, dengan luas hanya sekitar 44 hektar, dan menjadi kediaman resmi Paus serta pusat administrasi Gereja Katolik. Sejarahnya dapat ditelusuri hingga abad ke-4 Masehi ketika Kaisar Konstantinus membangun sebuah basilika di atas makam Santo Petrus, salah satu dari 12 rasul Yesus dan Paus pertama menurut tradisi Katolik. Lokasi ini dipilih karena dianggap sebagai tempat di mana Santo Petrus dimakamkan setelah wafatnya sebagai martir.

Pada abad ke-14, setelah Paus kembali dari pengasingan di Avignon, Prancis, Vatikan mulai berkembang sebagai pusat spiritual dan administrasi Katolik. Dengan Perjanjian Lateran tahun 1929 yang ditandatangani antara Vatikan dan Italia, Vatikan diakui sebagai negara berdaulat. Sejak saat itu, Kota Vatikan memiliki pemerintahan sendiri yang dipimpin oleh Paus.

Sejarah dan Arsitektur Basilika Santo Petrus

Basilika Santo Petrus (Basilica di San Pietro) dibangun di atas basilika awal yang didirikan oleh Kaisar Konstantinus di lokasi yang sama. Bangunan basilika saat ini dimulai pada tahun 1506 di bawah perintah Paus Julius II dan selesai pada tahun 1626. Pembangunannya melibatkan beberapa arsitek besar, termasuk Bramante, Michelangelo, dan Bernini, yang semuanya memberikan kontribusi unik pada desain basilika ini.

Beberapa elemen arsitektur utamanya adalah:

  • Dome: Kubah besar basilika dirancang oleh Michelangelo, yang menjadi ciri khas dan simbol ikonik bagi kota Roma. Dari puncak kubah, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Vatikan dan Roma yang menakjubkan.
  • Altar Kepausan dan Baldachin: Bernini merancang baldachin atau kanopi besar dari perunggu yang berdiri di atas altar utama, tempat Paus sering memimpin misa.
  • Pietà: Patung terkenal karya Michelangelo yang menggambarkan Bunda Maria memegang tubuh Yesus setelah disalibkan. Karya ini dianggap sebagai salah satu karya terbaik dalam seni patung Renaissance.

Keunikan Kota Vatikan dan Basilika Santo Petrus

  1. Negara Berdaulat Terkecil: Kota Vatikan adalah negara merdeka terkecil di dunia, dengan populasi yang terdiri dari klerus Katolik dan pekerja Gereja yang mendukung misi keagamaan dan administratif Paus.
  2. Kepemimpinan dan Pengaruh Spiritual: Sebagai kediaman Paus, Vatikan adalah pusat keagamaan utama bagi lebih dari satu miliar umat Katolik di seluruh dunia. Tempat ini menjadi destinasi peziarahan dan tempat perayaan acara-acara besar Katolik, seperti misa Natal dan Paskah.
  3. Keindahan dan Kekayaan Seni: Kota Vatikan menyimpan berbagai karya seni terbaik dunia. Museum Vatikan, yang merupakan bagian dari negara ini, memiliki koleksi yang meliputi lukisan, patung, hingga artefak kuno. Kapel Sistina yang ada di museum ini juga terkenal dengan langit-langitnya yang dihiasi lukisan karya Michelangelo.
  4. Arsitektur Megah: Arsitektur Basilika Santo Petrus yang penuh dengan detail, patung, dan mosaik, menunjukkan kehebatan seni dan keterampilan teknik para seniman Renaissance dan Baroque yang mengerjakannya.
  5. Simbol Persatuan Umat Katolik: Basilika Santo Petrus memiliki kapasitas yang besar dan sering digunakan untuk perayaan misa oleh Paus, mempertemukan umat Katolik dari seluruh dunia dalam semangat persatuan dan devosi.

Renungan Harian Kristen, Minggu, 10 November 2024: Persekutuan dalam Injil

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Minggu, 10 November 2024 berjudul: Persekutuan dalam Injil

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari 1 Tesalonika 3:2

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Persekutuan dalam Injil

1 Tesalonika 3:2 – Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu,

Pengantar:

Bila Anda mencari hal-hal yang besar bagi diri Anda sendiri, Anda merintangi Allah untuk memakai Anda. Selama Anda mempertahankan kepentingan pribadi sendiri, Anda tidak dapat seutuhnya dipersatukan dengan kepentingan Allah. Saya harus belajar bahwa tujuan hidup saya adalah milik Allah, bukan milik saya.

Renungan Harian Kristen, Minggu, 10 November 2024

Setelah penyucian/pengudusan, sangat sulit untuk menyatakan apa tujuan Anda dalam hidup ini karena Allah telah memindahkan Anda ke dalam tujuan-Nya melalui Roh Kudus. Ia memakai Anda sekarang untuk tujuan-Nya di dunia ini, sama seperti Ia memakai Anak-Nya untuk tujuan keselamatan kita.

Bila Anda mencari hal-hal besar bagi diri Anda sendiri dengan berpikir, “Allah telah memanggilku untuk hal ini dan untuk hal itu,” Anda merintangi Allah untuk memakai Anda. Selama Anda mempertahankan kepentingan pribadi dan ambisi Anda sendiri, Anda tidak dapat seutuhnya bersekutu atau dipersatukan dengan kepentingan Allah.

Hal ini hanya dapat terlaksana dengan menyerahkan semua rencana pribadi Anda sekali untuk selamanya, dan dengan mengizinkan Allah membawa Anda langsung pada tujuan-Nya bagi dunia ini. Pengertian Anda mengenai jalan-jalan Anda juga harus diserahkan, karena sekarang semuanya itu merupakan jalan-jalan Tuhan.

Saya harus belajar bahwa tujuan hidup saya adalah milik Allah, bukan milik saya. Allah memakai saya dari sudut pandang pribadi-Nya yang agung, dan yang Ia minta dari saya hanyalah bahwa saya percaya kepada-Nya.

Saya seharusnya tidak pernah berkata, “Tuhan, hal ini menyakitkan hatiku.” Berbicara seperti itu membuat saya menjadi batu sandungan. Ketika saya berhenti memberi tahu Tuhan tentang hal yang saya inginkan, Dia dapat dengan leluasa mengerjakan kehendak-Nya dalam saya tanpa ada halangan sedikit pun.

Dia dapat menghancurkan saya, meninggikan saya, atau melakukan hal lain yang dipilih-Nya. Dia hanya meminta saya untuk memiliki iman percaya yang mutlak kepada-Nya dan kebaikan-Nya. Rasa iba diri berasal dari iblis, dan jika saya tenggelam dalam perasaan seperti itu, saya tidak dapat dipakai oleh Allah untuk tujuan-Nya di dunia ini.

Dengan iba diri akan tercipta bagi saya kesenangan sendiri dalam dunia sendiri, dan Allah tidak akan diizinkan untuk memindahkan saya dari situ karena rasa takut saya menjadikan saya tidak dapat lagi melakukan apa yang saya inginkan.

Demikian Renungan hari ini, Minggu, 10 November 2024 diambil dari 1 Tesalonika 3:2 yang mengisahkan tentang Persekutuan dalam Injil dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Unifa Sosialisasi Program RPL untuk Prajurit TNI

0

Suasana akrab penuh antusiame menyelimuti ruangan aula Markas Batalyon Arhanud 4 Kodam XIV Hasanuddin terasa segar saat beberapa prajurit berkumpul. Semangat baru tampak sebagai upaya mereka meningkatkan kapasitas diri di luar tugas militer saat mengikuti sosialisasi program penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Fajar (Unifa) di depan para prajurit Batalyon, Senin (4/11) lalu.

Dipimpin oleh Deputi Rektor 3 Unifa, Muhammad Bisyri, S.Ksi., M.I.Kom., tim sosialisasi ini diterima langsung oleh Komandan Batalyon Arhanud, Mayor Arh Andika Putra, S.IP., M.I.Pol. Dalam sambutannya, Mayor Andika tampak bersemangat, menyambut kesempatan yang diberikan Universitas Fajar untuk membuka wawasan akademik bagi para prajuritnya.

Baginya, kesempatan seperti ini adalah bentuk sinergi yang bermanfaat tidak hanya untuk pengembangan diri para prajurit, tapi juga untuk peningkatan kompetensi di lingkungan militer.

Memahami Program RPL dengan Pendekatan Baru

Dalam acara sosialisasi ini, Yasmi, S.E., M.Si., Ak., CA., CTA., ACPA., hadir sebagai pembicara utama yang membawakan materi dengan gaya yang hangat dan bersahabat. Ia menjelaskan bahwa Program RPL di Universitas Fajar dirancang khusus untuk mereka yang ingin mengakui pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah ditempuh sebelumnya, sehingga dapat diperhitungkan dalam program pendidikan formal.

“Pentingnya RPL adalah untuk memberikan kesempatan lebih luas dalam pendidikan tanpa memulai dari nol,” jelas Yasmi di hadapan para prajurit yang menyimak dengan penuh perhatian. Dijelaskannya bahwa melalui program tersebut, pengalaman prajurit di lapangan dapat diakui sebagai kredit akademik untuk mencapai gelar yang diakui secara resmi oleh pemerintah.

Yasmi juga memaparkan bagaimana prosedur pengajuan RPL mulai dari proses pendaftaran, perkuliahan hingga penyusunan tugas akhir mahasiswa berlangsung dengan fleksibel sesuai aturan yang berlaku, biaya terjangkau, serta masa studi lebih singkat sesuai latar belakang dan kompetensi setiap individu.

Bagi banyak prajurit yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam tugas-tugas lapangan, konsep ini terasa seperti sebuah jawaban bagi keinginan mereka untuk melanjutkan pendidikan formal tanpa mengabaikan tugas-tugas utama di kesatuannya. Kehadiran RPL merupakan peluang berharga bagi prajurit yang selama ini ingin mengejar gelar akademik, namun terkendala oleh waktu dan kesibukan tugas.

Sementara itu, Deputi Rektor 3 Unifa, Muhammad Bisyri  menjelaskan  tujuan dan harapan Universitas Fajar dalam menjalin kerja sama dengan instansi militer, terutama melalui Program RPL. “Kami di Universitas Fajar sangat memahami betapa luas dan pentingnya pengalaman yang dimiliki para prajurit dalam menjalankan tugas. Melalui Program RPL, Unifa ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengubah pengalaman tersebut menjadi pengakuan akademik yang berharga,” ungkap Bisyri.

Bisyri juga menekankan bahwa melalui program ini, Unifa berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat termasuk militer. “Ini bukan sekadar program akademik, tetapi bagian dari kontribusi Unifa dalam membangun bangsa melalui pengembangan kapasitas manusia termasuk para prajurit. Kami berharap program ini bisa memberi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Dari Kemandirian di Lapangan ke Pengakuan di Kampus

Selain memberikan kesempatan bagi prajurit untuk mengembangkan diri, Program RPL di Universitas Fajar juga menjadi simbol apresiasi atas dedikasi yang telah mereka berikan dalam bertugas. “Saya sangat berterima kasih atas inisiatif ini dari Universitas Fajar. Ini adalah kesempatan bagi anggota kami untuk tidak hanya menjalani karier di bidang militer, tetapi juga berkontribusi lebih luas dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Mayor Andika.

Melalui sosialisasi ini, Universitas Fajar menegaskan komitmennya dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif, termasuk kepada prajurit TNI yang banyak memiliki pengalaman lapangan luas, tetapi belum terakreditasi secara formal dalam dunia akademik. Tentu saj, dengan peningkatan kapasitas dalam bidang akademik tentu juga akan menunjang pengembangan karir para prajurit TNI. (*)

Resep Kue Pukis Pandan, Manis, Gurih dan Aroma yang Khas

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Kue Pukis Pandan by @setia_dini91. Kue Pukis Pandan adalah salah satu varian kue pukis yang terkenal dengan rasa khas pandan yang wangi dan lembut.

Kue ini menjadi salah satu pilihan camilan favorit banyak orang, terutama di Indonesia. Mengkombinasikan rasa manis, gurih, dan aroma pandan yang khas, kue pukis pandan memiliki tekstur yang lembut di dalam dengan bagian luar yang sedikit renyah.

Sejarah Singkat Kue Pukis

Kue pukis pada awalnya merupakan kue tradisional yang berasal dari Belanda, yang dikenal dengan nama “poffertjes” di negara asalnya. Namun, seiring waktu, kue ini mengalami adaptasi dan menjadi populer di Indonesia, dengan berbagai varian rasa, salah satunya adalah kue pukis pandan. Kue pukis sendiri biasanya terbuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, dan ragi, yang kemudian dipanggang dalam cetakan khusus, mirip dengan cetakan waffle mini.

Ciri Khas Kue Pukis Pandan

Aroma Pandan: Penggunaan ekstrak daun pandan atau air daun pandan asli memberikan aroma segar yang sangat menggugah selera. Aroma pandan ini menjadi salah satu daya tarik utama kue pukis pandan.

Tekstur Lembut: Ketika digigit, kue pukis pandan memberikan sensasi lembut di dalam, mirip dengan sponge cake yang ringan dan empuk. Bagian luar kue biasanya sedikit lebih renyah karena dipanggang dengan api yang tepat.

Rasa Manis dan Gurih: Selain rasa pandan yang khas, kue pukis pandan juga memiliki keseimbangan rasa manis yang lembut dan gurih dari bahan-bahan seperti santan atau susu yang sering ditambahkan dalam adonan.

Penyajian dan Topping: Kue pukis pandan sering disajikan dalam bentuk mini dengan topping seperti meses cokelat, keju parut, atau serutan kelapa. Beberapa varian bahkan ditambah dengan selai atau krim, menambah kenikmatannya.

Resep Kue Pukis Pandan

Bahan:

  1. 250 gram terigu protein tinggi (cakra kembar/bread flour)
  2. 150 gram gula pasir
  3. 3 butir telur
  4. 1 sendok teh emulsifier (SP/TBM/ovalette) optional
  5. 1/2 sendok teh essense vanilla
  6. 1/4 sendok teh garam
  7. 1/4 sendok teh ragi instant/years
  8. 350 ml santan sedang kentalnya
  9. 1 1/2 sendok teh pasta pandan
  10. 65 gram margarine, lelehkan, dinginkan
  11. 50 ml susu kental manis putih.

Cara Membuat Kue Pukis Pandan

  1. Ayak terigu lalu sisihkan.
  2. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam hingga mengembang kental dan kaku berwarna putih, dengan mixer berkecepatan tinggi. Masukkan esense vanilla, kocok hingga tercampur rata.
  3. Turunkan kecepatan mixer hingga paling rendah. Masukkan 1/3 bagian terigu, kocok rata sebentar. Masukkan 1/2 bagian santan, kocok rata lagi. Begitu berselang-seling dengan santan, dan akhiri dengan terigu. Matikan mixer.
  4. Masukkan ragi instant, aduk rata dengan spatula. Masukkan margarine cair sedikit demi sedikit. Aduk rata lagi dengan spatula.
  5. Terakhir, masukkan susu kental manis. Aduk rata dengan spatula. Diamkan 20 – 30 menit.
  6. Panaskan cetakan yang dioles dengan minyak, atau margarine, dengan api sedang. Setelah panas, kecilkan api.
  7. Tuang adonan setinggi 3/4 cetakan, tutup sebentar, biarkan setengah matang. Taburi topping selagi permukaan agak cair di tengahnya. Tutup kembali dan masak sampai matang, dan permukaan kering.
  8. Keluarkan dari cetakan panas-panas, olesi kedua sisinya dengan margarine agar pukis tidak kering dan mengeras setelah dingin.

Selamat mencoba dan menikmati. (Ana)

Resep Puding Cendol, Segar dan Mengenyangkan

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Puding Cendol by @fenita.d2. Puding Cendol adalah salah satu inovasi kuliner yang memadukan dua elemen makanan populer di Indonesia: puding yang lembut dan kenyal, serta cendol yang manis dan segar.

Kombinasi ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menyajikan tekstur yang menarik dan rasa yang menyegarkan, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk hidangan penutup di cuaca panas atau saat ingin menikmati sesuatu yang manis namun tetap segar.

Rasa dan Tekstur

Rasa puding cendol adalah perpaduan antara manis, gurih, dan sedikit kenyal. Puding santan atau susu memberikan kelembutan yang melumer di mulut, sementara cendol memberikan sensasi kenyal yang segar. Sirup gula merah yang melimpah menambah rasa manis alami yang sangat pas, tidak terlalu kemanisan namun tetap memanjakan lidah.

Kelebihan Puding Cendol

Segar dan Mengenyangkan: Meskipun puding terkesan sebagai makanan penutup yang ringan, kombinasi puding santan dan cendol yang kenyal memberikan rasa yang cukup mengenyangkan.

Variasi Rasa: Dengan variasi bahan tambahan seperti kelapa parut, es serut, atau buah-buahan, puding cendol bisa disesuaikan dengan selera. Rasa gurih dari kelapa parut atau kesegaran buah seperti nangka atau pisang bisa menambah kenikmatan.

Kelembutan yang Menenangkan: Puding memiliki tekstur yang lembut, dan ketika dipadukan dengan cendol, sensasi kenyalnya memberi pengalaman makan yang menyenangkan dan menenangkan.

Kekurangan Puding Cendol

Kalori yang Cukup Tinggi: Puding cendol, seperti halnya banyak makanan penutup lainnya, bisa mengandung cukup banyak kalori, terutama karena penggunaan santan dan sirup gula merah yang manis. Bagi mereka yang memperhatikan asupan kalori atau yang sedang diet, puding cendol mungkin bukan pilihan terbaik untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Resep Puding Cendol

Bahan A:

  • 3 bungkus agar-agar plain
  • 500 ml santan
  • 1500 ml air mineral
  • 5 sdm gula pasir (sesuai selera)

Bahan B:

  • 350 gula merah (cincang halus)
  • 100 ml air
    Masak gula merah + air hingga gula larut, lalu saring.

Bahan C:

900 gr cendol

Cara Membuat:

  • Dalam panci masukan bahan A dan bahan B. Masak dengan api sedang hingga mendidih, matikan api. Sisihkan dan hilangkan uap panas nya biarkan sampai hangat.
  • Basahi loyang dengan air, lalu masukan cendol ke dalam loyang.
  • Setelah cairan puding hangat, tuang ke dalam cetakan dan biarkan puding set. Diamkan suhu ruang sampai dingin, setelah itu masukkan di kulkas.

Cendol Pandan

Bahan:

  • 200 gr tepung beras
  • 2 bks nutrijel plain
  • 900 ml air + 100 ml jus endapan pandan
  • Sedikit garam

Cara Membuat Puding Cendol

  1. Campur semua bahan, aduk hingga rata lalu masak di wajan anti lengket.
  2. Aduk sampai mengental dan mengkilap.
  3. Cetak pakai cetakan cendol yang di bawahnya sudah disiapkan air es atau air + es batu. (*)

Cara Mengatur Posisi Shaf Anak Kecil Saat Salat Jamaah

0

Untuk memahami bagaimana cara mengatur posisi shaf anak kecil saat salat jamaah, kita perlu mengenal dua istilah penting terkait usia anak. Kedua istilah ini akan membantu kita dalam memahami bagaimana seharusnya anak-anak berposisi dalam shaf selama salat:

Tamyiz

Tamyiz adalah usia ketika anak sudah mampu membedakan antara hal-hal yang baik dan buruk, serta bisa mengerti mana yang bermanfaat dan mana yang membahayakan dirinya. Pada usia ini, anak sudah mulai memahami aturan dasar dalam salat, seperti:

  • Tidak boleh kentut saat salat.
  • Tidak boleh lari-lari atau bergerak-gerak tanpa tujuan.
  • Tidak boleh mengganggu atau berpaling-paling (toleh-toleh) saat salat.
  • Mengetahui bahwa najis tidak boleh disentuh dan aurat harus ditutupi.

Indikator tamyiz lebih bersifat psikologis daripada fisik. Secara umum, usia tamyiz ini mulai terlihat pada anak yang berusia sekitar 7 tahun, meskipun ada beberapa anak yang mungkin mencapainya lebih cepat atau lebih lambat tergantung perkembangan psikologis mereka.

Baligh

Baligh adalah usia di mana seorang anak mulai dikenai kewajiban syariat, sehingga ia dianggap sudah dapat dikenakan hukum agama. Seorang anak yang telah baligh dianggap telah mendapatkan beban kewajiban agama, dan jika ia meninggalkan kewajiban tersebut atau melanggar larangan agama, maka ia akan berdosa.

Tanda fisik baligh pada anak laki-laki adalah mimpi basah atau keluarnya mani, sedangkan pada anak perempuan, tanda baligh ditandai dengan datangnya haid. Usia baligh sangat bervariasi tergantung pada banyak faktor, seperti faktor genetik, lingkungan, dan kesehatan.

Dilarang Memutus Shaf

Dalam salat jamaah, sangat penting untuk menjaga agar shaf tetap rapi dan tidak terputus. Memutus shaf hukumnya terlarang. Bahkan, Nabi Muhammad SAW memberikan ancaman bahwa bagi orang yang memutus shaf, rahmat dan pahala akan diputus. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, Nabi SAW bersabda:

“Siapa yang menyambung shaf, Allah akan menyambungnya. Dan siapa yang memutus shaf, Allah Ta’ala akan memutusnya.”(HR Nasai, 827)

Al-Munawi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan memutus shaf adalah ketika seseorang keluar dari shaf tanpa kebutuhan yang jelas, atau saat seseorang masuk ke dalam shaf tapi membiarkan ada celah antara dirinya dan orang di sebelahnya tanpa alasan yang sah. Dalam hal ini, Allah akan menjauhkan orang tersebut dari pahala dan rahmat-Nya.

Selain itu, termasuk dalam kategori memutus shaf adalah ketika seseorang meletakkan benda, seperti tas atau barang lainnya, di antara shaf, sehingga menciptakan celah. Anak kecil yang belum mencapai usia tamyiz dan belum memahami tata cara salat juga bisa dianggap memutus shaf jika berdiri di antara shaf-shaf orang dewasa.

Salat Anak Tamyiz Sah

Salat anak yang sudah mencapai usia tamyiz adalah sah, meskipun mereka belum baligh. Keabsahan ibadah anak diukur dari usia tamyiz, yang menunjukkan bahwa anak tersebut sudah bisa memahami dan mengikuti aturan dasar dalam salat. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan orang tua untuk mulai mengajarkan salat kepada anak yang telah berusia 7 tahun.

Anak yang sudah tamyiz dapat mengikuti salat dengan benar dan berposisi dalam shaf seperti orang dewasa. Namun, anak yang belum mencapai usia tamyiz (biasanya di bawah 7 tahun) sebaiknya tidak ditempatkan di antara shaf orang dewasa, karena mereka belum dapat mengikuti salat dengan baik dan bisa mengganggu kekhusyukan jamaah.

Kesimpulan:

  • Anak yang sudah mencapai usia tamyiz (sekitar usia 7 tahun) bisa mengikuti salat dengan sah, meskipun mereka belum baligh.
  • Memutus shaf dalam salat adalah hal yang terlarang, baik dengan membiarkan celah atau dengan menempatkan anak kecil yang belum tamyiz di tengah-tengah shaf.
  • Posisi anak yang sudah tamyiz dalam shaf dapat disamakan dengan posisi orang dewasa, selama mereka tidak mengganggu kelancaran salat jamaah.

Semoga penjelasan ini dapat membantu dalam mengatur posisi shaf anak kecil saat salat jamaah, agar salat kita berjalan dengan lebih tertib dan khusyuk. (Ustadz Amni Nur Baits/Ana)

Selain Usir Kantuk, Ini Manfaat Kopi Menurut Para Ulama

0

Kopi yang nikmat, yang diseduh dengan benar, mampu memberikan kenikmatan dan manfaat yang luar biasa. Lantas, bagaimana cara membuat kopi yang baik? Berikut ini adalah cara yang tepat untuk menikmatinya.

Setelah kopi diseduh dengan air panas yang mendidih, sebaiknya jangan langsung diaduk. Tutup gelasnya selama sekitar 2 menit, biarkan kopi mengendap sejenak. Setelah itu, aduk kopi dengan gerakan dari kanan ke kiri sambil membaca shalawat:

“Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala aalihi wa Shohbihi wasallam.”

Insya Allah, dengan melakukannya, akan ada keberkahan dan kesehatan bagi orang yang mengamalkannya.

Manfaat Kopi Menurut Para Ulama

Syekh Nawawi al-Bantani pernah mengatakan kepada murid-muridnya, “Minumlah kopi, karena ia dapat mengusir rasa kantuk dan mencerdaskan pikiran.”

Sementara itu, menurut Syekh Ihsan Jempes, “Minumlah kopi secara rutin, karena kopi memiliki lima manfaat: memperlancar aktivitas, melancarkan pencernaan, menghilangkan dahak, memperbaiki pernapasan, dan membantu fokus dalam berorientasi.”

Dalam Tarikh Ibnu Tayyib, disebutkan bahwa kopi adalah penghilang kesusahan pemuda, memberikan kenikmatan yang luar biasa bagi mereka yang sedang mencari ilmu.

Kopi juga disebut sebagai minuman orang-orang yang dekat dengan Allah. Di dalamnya terdapat kesembuhan bagi pencari hikmah. Sebaliknya, kopi dianggap haram bagi orang yang bodoh yang dengan keras kepala mengharamkannya tanpa dasar.

Pandangan Para Ulama Tentang Kopi

Imam Ibnu Hajar al-Haitami mengomentari tentang kopi, “Ketahuilah, wahai hati yang gelisah, bahwa kopi ini telah menjadi sarana bagi ahli shufiyyah (orang-orang yang suci hatinya) untuk mengundang datangnya cahaya dan rahasia Tuhan serta menghapus kesalahan.”

Meskipun para ulama berbeda pendapat mengenai status hukum kopi, menurut Ibnu Hajar dalam kitab Syahrul Ubah, asal-usul kopi pada awal abad ke-10 Hijriyah menunjukkan bahwa kopi, jika dimanfaatkan untuk kebaikan, maka akan membawa kebaikan pula. Sebaliknya, jika digunakan untuk tujuan yang buruk, maka hasilnya pun tidak akan baik.

Filosofi Kopi dalam Kehidupan

Kopi bisa dianalogikan seperti cinta: sedikit saja tidak akan cukup untuk menyegarkan, namun jika berlebihan juga tidak akan mengenyangkan. Kopi membunuh kantuk, melepaskan pikiran yang terhambat, dan menyembuhkan rasa pahit yang tak terungkapkan.

Dalam lingkungan pesantren, budaya ngopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sosial sehari-hari. Kegiatan berkumpul, berdiskusi, bahkan merumpi, sering kali diiringi dengan secangkir kopi. Kaum santri sangat menyadari bahwa kopi adalah bagian integral dari keseharian mereka.

Para santri tak hanya disibukkan dengan hafalan Al-Quran, ilmu fiqih, tafsir, dan hadis, tetapi juga dengan diskusi-diskusi ilmiah yang tak terlepas dari kedekatan mereka dengan kopi. Karena itulah, banyak literatur pesantren yang membahas tentang kopi, baik dari sisi hukum, manfaat, maupun dampaknya bagi kesehatan dan kecerdasan.

Kopi dan Kecerdasan

Dalam kitab Ta’lim Muta’allim, terdapat sebuah kaidah yang menyebutkan: “Setiap sesuatu yang dapat mengurangi lendir dahak dan mengurangi kadar air yang berlebihan dalam tubuh, akan berdampak pada kekuatan hafalan. Sebaliknya, sesuatu yang memperbanyak lendir dahak akan menyebabkan seseorang menjadi pelupa.”

Berdasarkan kaidah ini, kopi dianggap sebagai minuman yang dapat meningkatkan kecerdasan otak. Imam as-Subki menyatakan, “Kopi bermanfaat untuk memberikan semangat dalam beribadah dan melakukan pekerjaan penting. Ia juga membantu menjaga pencernaan agar tidak terhambat dan melancarkan pernapasan, serta mengurangi dahak yang berlebihan.”

Dengan demikian, kopi dapat merangsang saraf otak, meningkatkan konsentrasi, dan membantu dalam memori hafalan.

Kopi dan Sunnah Nabi

Meskipun tidak ada riwayat yang menyatakan bahwa minum kopi adalah sunnah Nabi Muhammad SAW, kopi banyak disukai oleh para shalihin dan ulama. Oleh karena itu, meminum kopi bisa dianggap sebagai tradisi yang diwariskan oleh para ulama dan orang-orang saleh, yang menganggapnya sebagai cara untuk memperoleh keberkahan dan memperkuat ilmu pengetahuan.

Dengan begitu, meskipun kopi bukanlah sunnah langsung dari Nabi, ia telah menjadi bagian dari kehidupan spiritual dan intelektual umat Islam, terutama dalam tradisi pesantren dan lingkungan ilmiah. (*)

Libur Akhir Pekan, Ini 5 Destinasi Wisata Ramah Anak di Semarang

0

Tak hanya menawarkan keseruan, beberapa tempat wisata di Semarang juga memberikan edukasi yang bermanfaat bagi perkembangan anak. Berikut beberapa destinasi wisata ramah anak yang bisa Anda kunjungi bersama si kecil di Semarang.

Menjelang akhir pekan, saatnya Anda mengajak si kecil untuk menikmati waktu berkualitas bersama. Di Semarang, ada banyak pilihan tempat wisata yang cocok untuk anak-anak, di mana mereka bisa bermain sekaligus belajar.

Semarang tak hanya terkenal dengan wisata sejarah dan kuliner, tetapi juga memiliki berbagai tempat wisata yang sangat ramah anak. Bahkan, beberapa destinasi ini bisa memberikan pengalaman edukasi sekaligus hiburan.

Jadi, memilih tempat wisata untuk anak tidak hanya soal wahana seru, tetapi juga yang dapat menambah wawasan mereka. Berikut ini rekomendasi wisata ramah anak di Semarang yang dapat Anda coba:

Dusun Semilir

Dusun Semilir merupakan destinasi wisata yang baru-baru ini viral di Semarang, dengan konsep One Stop Tourism Destination. Di sini, Anda bisa menikmati beragam wahana seru untuk keluarga, mulai dari permainan seperti ATV, trampolin, otoped, hingga panahan yang membantu melatih motorik si kecil.

Selain itu, anak-anak juga dapat berinteraksi dengan berbagai satwa jinak seperti kelinci, burung, dan kuda. Setelah puas bermain, Anda bisa menikmati kuliner nusantara yang lezat di food court Dusun Semilir. Destinasi ini terletak di Jl. Soekarno-Hatta No.49, Bawen, Ngemplak, Kabupaten Semarang.

Dairyland on The Valley

Bagi Mama Papa yang ingin menikmati udara sejuk pegunungan tanpa harus jauh-jauh ke Bogor, Dairyland on The Valley di Kejajar, Bergas, bisa menjadi pilihan yang tepat. Tempat ini menawarkan berbagai wahana edukasi yang mengenalkan si kecil pada alam, seperti berkuda, memerah susu sapi, serta memberi makan kelinci dan domba.

Selain itu, ada juga wahana foto Instagramable di Minimania, dengan miniatur landmark dunia seperti Menara Eiffel dan Menara Petronas. Tempat ini cocok untuk Anda dan keluarga yang ingin mengajak si kecil belajar sambil bersenang-senang.

Saloka Theme Park

Jika Anda sekeluarga mencari taman bermain yang besar dan seru, Saloka Theme Park di Semarang adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan. Dengan 25 wahana permainan yang terbagi dalam 5 zona, Saloka Theme Park adalah taman bermain terbesar di Jawa Tengah. Salah satu wahana favorit adalah Cakrawala, bianglala setinggi 33 meter yang menawarkan pemandangan indah Gunung Jawa Tengah dan Rawa Pening.

Selain wahana permainan, ada juga wahana edukasi Angon Ingon yang mengenalkan berbagai satwa, seperti kura-kura, kelinci, dan burung belibis. Saloka Theme Park berada di Jl. Fatmawati No.154, Gumuksari, Lopait, Kec. Tuntang, Kabupaten Semarang.

Umbul Sidomukti

Bagi Anda dan keluarga yang suka tantangan dan ingin menikmati liburan di alam terbuka, Umbul Sidomukti adalah pilihan yang tepat. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl, Umbul Sidomukti menawarkan berbagai wahana seru seperti flying fox, ATV, dan sepeda awang.

Selain itu, ada juga Taman Renang Alam yang terdiri dari tiga kolam yang bersumber dari mata air pegunungan, menawarkan sensasi berenang di udara segar pegunungan Ungaran. Umbul Sidomukti berlokasi di kawasan Manggung, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Agrowisata Kopeng Gunungsari

Agrowisata Kopeng Gunungsari adalah destinasi yang tepat untuk menikmati keindahan alam sekaligus memperkenalkan anak pada dunia pertanian. Di sini, si kecil bisa memetik jambu langsung dari kebun, atau menikmati hamparan bunga yang indah.

Terletak di ketinggian 1.450 mdpl, Agrowisata Kopeng menawarkan pemandangan spektakuler Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Tempat ini juga menyajikan kuliner khas daerah yang bisa dinikmati sambil menikmati udara segar. Agrowisata Kopeng Gunungsari berlokasi di Jl. Umbul Songo, Kopeng, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang.

Itulah beberapa pilihan wisata ramah anak di Semarang yang dapat Anda kunjungi bersama keluarga saat akhir pekan. Selain menawarkan keseruan, destinasi ini juga memberikan pengalaman edukasi yang bermanfaat untuk perkembangan anak. Jadi, yuk, ajak si kecil liburan dan ciptakan momen seru yang tak terlupakan! (*)