Beranda blog Halaman 137

Bupati Barru Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Masa Jabatan 2024-2029

0

Barru — Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D (HC), menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Pimpinan DPRD Kabupaten Barru periode 2024-2029, Senin (28/10/2024) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Barru. Prosesi pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Barru, Imelda, S.H., dan berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Bupati Suardi Saleh menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD yang baru dilantik, mewakili pribadi, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Kabupaten Barru. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dalam mengemban amanah selama lima tahun ke depan,” ucapnya.

Bupati Suardi juga menyoroti peran strategis DPRD sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan keseimbangan (check and balance) antara lembaga legislatif dan eksekutif. “DPRD diharapkan mampu mengaktualisasikan perannya, melaksanakan tugas secara efektif, serta menjaga posisinya secara proporsional,” jelasnya.

Ia menegaskan keberhasilan DPRD menjalankan fungsinya sangat bergantung pada pemahaman anggota terhadap aturan hukum, dukungan pimpinan DPRD terhadap alat kelengkapan dewan, kesiapan anggota menjalankan peran, serta dukungan administrasi dari Sekretariat Dewan.

Bupati Suardi berharap, dengan terbentuknya pimpinan dewan yang definitif, DPRD dapat berfokus pada agenda-agenda penting akhir tahun 2024, termasuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2025. “Saya berharap DPRD dapat mendukung Pemerintah Kabupaten Barru dalam mewujudkan visi daerah yang sejahtera, mandiri, berkeadilan, dan bernuansa keagamaan,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Suardi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD periode 2019-2024 atas dedikasi dan kolaborasinya dalam membangun Barru yang lebih maju.

Rapat Paripurna ini dilaksanakan sesuai Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1287/X/2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Barru Masa Jabatan 2024-2029. Pimpinan DPRD yang dilantik adalah:

  • Ketua: Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M.Si.
  • Wakil Ketua I: Andi Yenni, S.E.
  • Wakil Ketua II: Muh. Allifandi Aska, S.Pd.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Hasbiah Main, anggota DPRD Kabupaten Barru, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD, camat, lurah, organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat lainnya.

Bupati Barru Hadiri Gau Malebbi’na Kerukunan Rumpun Keluarga Wija La Massellomo di Saoraja Lapinceng

0

Barru, 27 Oktober 2024 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D(HC), menghadiri acara adat Gau Malebbi’na Kerukunan Rumpun Keluarga Besar Wija La Massellomo To Appaware Petta Ponggawa Bone Laoe Ri Luwu, yang berlangsung di Saoraja Lapinceng, Kecamatan Balusu.

Acara ini juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kerukunan Rumpun Keluarga Besar (KRKB) Wija Puatta La Massellomo Petta Ponggawa Bone (WPLMPPB) Periode 2024-2029 oleh Andi Kumala Andi Idjo Daeng Sila Karaengta Lembang Parang Batara Gowa III, Sultan Malikussaid, yang didampingi Permainsuri Andi Hikmawati Petta Omba.

Dalam sambutannya, Bupati Suardi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara ini dan merasa bangga bisa hadir di tengah para Raja dan pemegang Lembaga Adat dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Menurutnya, acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai luhur dan kearifan lokal warisan leluhur. “Ini adalah bukti sejarah bahwa sebelum terbentuknya NKRI, telah berdiri kerajaan-kerajaan yang menjalankan pemerintahan otonom dalam bingkai nusantara,” ungkapnya.

Bupati juga menjelaskan simbol 4 payung tertutup dalam logo Kabupaten Barru yang mencerminkan empat kerajaan pendiri, yakni Kerajaan Tanete, Barru, Balusu, dan Nepo. Ia menyoroti Saoraja Lapinceng sebagai satu-satunya bangunan kerajaan yang masih tegak berdiri hingga kini, sebagai saksi sejarah kebesaran Kerajaan Balusu. “Dibangun pada 1890 oleh Raja Balusu terakhir, Andi Muhammad Saleh Dg. Parani Arung Balusu, Saoraja Lapinceng ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Republik Indonesia sejak 1999. Ini warisan sejarah yang harus kita jaga dan rawat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan acara ini sebagai momen menjaga warisan budaya, etika, dan adat istiadat yang merupakan identitas masyarakat Barru yang penuh dengan penghormatan terhadap budaya tradisional.

“Pemerintah mendukung kegiatan yang mempererat hubungan kekeluargaan, karena merupakan pondasi terbentuknya masyarakat yang harmonis,” tambahnya. Ia juga berharap kerukunan ini terus menginspirasi untuk membangun masyarakat berbudaya dan berakhlak luhur, serta berperan dalam pembangunan daerah.

Bupati juga memaparkan bentuk perhatian Pemkab Barru terhadap kebudayaan, antara lain dengan ditetapkannya empat desa sebagai Desa Kemajuan Kebudayaan oleh Mendikbudristek, serta pengakuan empat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kabupaten Barru.

Pada penutup sambutannya, Bupati mengutarakan harapannya agar kerukunan WPLMPPB dapat menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan Barru, serta menjadikan Gau Malebbi sebagai event budaya tahunan yang menjadi WBTB Indonesia. “Semoga event Saoraja Lapinceng ini juga bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata dengan mempertahankan nilai-nilai tradisional,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Datu Luwu Ke-39, Raja Bone, pemangku adat Sulselbar, Plh. Sekda Barru, pimpinan OPD, dan undangan lainnya. Susunan DPP KRKB WPLMPPB Periode 2024-2029 dipimpin oleh H. Andi Bau Mappasessong Pawwelangi, SE, sebagai Ketua Umum, Muhammad Ashar Andi Bintang sebagai Sekretaris Umum, dan Dra. Andi Senniwati, M.Ag sebagai Bendahara Umum.

Bupati Barru Buka Pesta Rakyat Lomba Balap Taxi Gabah Desa Harapan Cup III

0

Barru, 26 Oktober 2024 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D(C), membuka secara resmi Pesta Rakyat Lomba Taxi Gabah Desa Harapan Cup III di Sirkuit Pangong Lampae, Dusun Lajoangin, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja. Pembukaan ditandai dengan penyerahan hadiah utama kepada Ketua Panitia dan pengibaran bendera start oleh Bupati Barru.

Dalam sambutannya, Bupati Suardi menyampaikan apresiasi kepada panitia yang konsisten mengadakan acara ini. Ia menekankan bahwa lomba balap taxi gabah ini menjadi simbol perkembangan masyarakat, dari menggunakan hewan seperti kuda atau sapi untuk mengangkut gabah, kini beralih ke motor taxi gabah. “Anak muda kita sekarang bangga bertaxi gabah. Ini hal positif karena motor ini bukan hanya untuk santai, tapi juga memberikan nilai tambah bagi pemiliknya,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi serta bentuk syukur atas keberhasilan hasil panen di Desa Harapan. “Pesta rakyat ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas panen yang melimpah. Allah berfirman, ‘Barang siapa mensyukuri nikmat-Ku, akan Kutambahkan’,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapannya agar lokasi Sirkuit Pangong Lampae dapat dijadikan aset permanen Desa Harapan. Ia melihat potensi kawasan ini untuk dikembangkan menjadi area permanen untuk olahraga atau sirkuit yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM sekitar dan menarik wisatawan.

Kepada 50 peserta lomba, Bupati Suardi mengingatkan pentingnya menjunjung sportivitas dan menjaga keselamatan diri agar dapat memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat. “Selamat bagi yang juara, dan bagi yang belum, semoga bisa meraih kemenangan di tahun depan,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Barru mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada Pilkada serentak 27 November mendatang, dan memanfaatkan hak pilih mereka demi kemajuan Kabupaten Barru.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli, para pimpinan OPD, Camat Tanete Riaja, Kapolsek, Danramil, kepala desa, panitia pelaksana, para peserta, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Bupati Barru Gelar Tanam Jagung Bersama di Tanete Riaja

0

Barru, 24 Oktober 2024 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D(C), melaksanakan kegiatan tanam jagung bersama masyarakat di Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sabtu (24/10). Dalam kegiatan ini, Bupati Suardi juga menyerahkan bantuan bibit jagung hibrida, bibit kelapa genja, dan mesin pompa air kepada Kelompok Tani Seppae 1 di Lingkungan Jalanru, Kelurahan Lompo Riaja.

Usai menanam jagung bersama, Bupati Suardi menjelaskan bahwa bibit yang digunakan adalah varietas Maxxi, yang diharapkan dapat menghasilkan panen lebih besar. “Bibit yang kita tanam ini varietas baru Maxxi. Maxxi artinya maksimum, sehingga Insya Allah hasil panennya juga nanti akan lebih maksimal,” ujarnya.

Suardi mengungkapkan bahwa Kabupaten Barru tahun ini menerima bantuan bibit jagung sebanyak 20.355 kilogram dari Kementerian Pertanian, yang akan ditanam di lahan seluas 1.900 hektar. “Untuk Kelompok Tani Seppae 1, disiapkan 300 kilogram bibit. Hari ini, tahap pertama sebanyak 20 kilogram untuk 20 hektar, dan ke depan akan disiapkan lagi untuk 40 hektar,” ungkapnya.

Bupati Suardi juga memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Seppae atas kualitas kacang tanah yang mereka hasilkan, yang diklaim sebagai yang terbaik di Sulawesi Selatan dan diekspor ke luar negeri. “Kualitas kacang tanah kita lebih baik daripada yang berasal dari India,” tambahnya, mengingat saat dirinya melepas ekspor kacang tanah dari Barru.

Pada kesempatan itu, Bupati Suardi berpesan kepada para penyuluh pertanian agar terus membimbing petani, sekaligus mengimbau petani untuk mendengarkan arahan penyuluh demi meningkatkan produktivitas pertanian. “Kebahagiaan para penyuluh adalah ketika hasil pertanian kita berhasil,” katanya.

Ia juga mendorong para petani untuk tidak hanya bergantung pada tanaman padi, tetapi juga mengembangkan tanaman palawija dan komoditas produktif lainnya yang memiliki nilai ekonomi.

Menutup sambutannya, Bupati Barru berharap bantuan ini dapat mendorong peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat petani di Barru. Di tengah suasana tahun politik, Suardi kembali mengingatkan masyarakat untuk hadir pada Pilkada serentak tanggal 27 November, dengan memilih berdasarkan hati nurani serta menjaga persatuan dan keamanan.

Acara tanam jagung ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat Tanete Riaja, Kepala Puskesmas Ralla dan Lisu, Kepala BPP Kecamatan Tanete Riaja, para penyuluh pertanian, Ketua Kelompok Tani Seppae 1, tokoh masyarakat, serta kelompok tani dan wanita tani.

Bupati Barru Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Masjid Annur Latappareng

Barru, 24 Oktober 2024 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D (HC), menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah di Masjid Annur Latappareng, Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat dalam suasana penuh hikmah.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momen penting untuk mengenang Rasulullah SAW yang lahir pada 12 Rabiul Awal. “Meskipun bulan Rabiul Awal hampir berakhir, kita tetap semangat merayakan Maulid Nabi sebagai tanda kecintaan kita kepada beliau,” ujarnya. Lebih lanjut, Suardi menekankan bahwa inti dari setiap peringatan keagamaan adalah mengambil hikmah dan melakukan introspeksi diri.

Bupati Suardi juga mengajak masyarakat untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dan merenungkan apakah ibadah yang dilakukan sudah sesuai dengan tuntunan beliau. Ia menceritakan dua kisah inspiratif Rasulullah SAW, yakni perjuangan Rasulullah berdakwah di Thaif meskipun mendapat penolakan, dan kisah seorang perampok yang bertanya kepada Rasulullah tentang syarat memeluk Islam.

“Dari kisah ini, kita diajarkan untuk bersabar, mendoakan kebaikan, saling tolong-menolong, dan berlaku jujur serta santun,” tuturnya. Bupati juga berharap hikmah lain dapat dijelaskan lebih mendalam oleh pembawa hikmah.

Menjelang Pilkada, Bupati Suardi mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak terpecah karena perbedaan pilihan. “Datanglah ke TPS pada 27 November mendatang, pilih sesuai hati nurani dan yang terbaik untuk kita semua,” pesannya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Masjid Annur, Musmuntahar, ST, yang juga Kepala Disparpora Kabupaten Barru, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati yang senantiasa mendukung kegiatan keagamaan di Masjid Annur dan Desa Ajakkang. Ia menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diadakan dengan tema “Memperkokoh Kedaulatan Kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari.”

Acara ini juga dihadiri oleh Pembawa Hikmah Maulid, Ust. H. Sahriadi Al Bugisyi, S.HI., MA, jajaran OPD, Sekcam Soppeng Riaja, perwakilan KUA Soppeng Riaja, Kepala Desa Ajakkang, serta tokoh agama dan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Soppeng Riaja.

7 Jenis Gangguan Makan pada Anak, Ini Penyebabnya

0

Tahukah Mama bahwa gangguan makan juga bisa terjadi pada anak-anak? Bahkan, anak-anak yang masih sangat muda pun dapat mengalaminya. Sayangnya, gangguan makan pada anak sering kali tidak disadari karena dianggap sebagai masalah makan yang biasa. Mari kita kenali lebih dekat jenis-jenis gangguan makan yang mungkin dialami anak-anak.

Apa Itu Gangguan Makan?

Menurut The Royal Children’s Hospital Melbourne, gangguan makan adalah penyakit mental serius yang ditandai oleh perilaku tidak sehat terkait makanan, olahraga, berat badan, atau citra tubuh.

Jika terdeteksi lebih awal, kondisi ini dapat lebih mudah ditangani. Namun, gangguan makan pada anak sering sulit dikenali, karena mereka cenderung pemilih dan seringkali sulit makan.

Kondisi ini, jika tidak ditangani dengan baik, bisa mempengaruhi hubungan anak dengan makanan dan berisiko membahayakan kesehatan mereka, terutama pada masa pertumbuhan. Nutrisi yang tidak optimal dapat mengancam perkembangan anak.

Penyebab Gangguan Makan pada Anak

Penyebab gangguan makan pada anak tidak sepenuhnya jelas. Para ahli berpendapat bahwa tidak ada satu penyebab tunggal, melainkan berbagai faktor yang mungkin berkontribusi, seperti faktor genetik, lingkungan, kondisi psikologis, atau masalah kesehatan lainnya. Risiko meningkat jika anak memiliki anggota keluarga dengan gangguan yang sama.

Jenis-Jenis Gangguan Makan pada Anak

Berikut adalah beberapa jenis gangguan makan yang umum terjadi pada anak-anak:

ARFID (Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder)
Anak-anak dengan ARFID menghindari atau tidak menunjukkan minat pada makanan tertentu, sering kali karena takut pada tekstur atau rasa yang mengganggu. Jika dibiarkan, ini dapat menyebabkan kekurangan gizi dan masalah pertumbuhan.

Pica
Pica adalah kondisi di mana anak cenderung mengonsumsi zat non-makanan, seperti kertas atau pasir. Jika berlangsung lebih dari satu bulan, ini dapat dianggap sebagai masalah yang perlu ditangani.

Anoreksia Nervosa
Meski lebih umum pada remaja, anoreksia juga bisa terjadi pada anak kecil. Penderita memiliki persepsi yang tidak realistis tentang berat badan dan sangat khawatir akan kenaikan berat badan, sehingga mereka mengurangi asupan kalori secara ekstrem.

Bulimia
Anak-anak dengan bulimia mungkin tampak normal karena mereka makan dalam porsi besar, namun setelah itu mereka berusaha mengeluarkan makanan dengan cara yang tidak sehat karena takut berat badan naik.

Binge Eating
Penderita binge eating kesulitan mengontrol diri saat makan dan cenderung makan meski sudah kenyang. Hal ini bisa menyebabkan obesitas.

Prader-Willi Syndrome (PWS)
PWS adalah gangguan genetik yang menyebabkan kelemahan otot, kesulitan makan, dan keterlambatan pertumbuhan, sering diiringi dengan perilaku obsesif dan temperamen buruk.

Night Eating Syndrome
Gangguan ini berkaitan dengan pola tidur, di mana anak tidak nafsu makan di pagi hari namun mengalami keinginan makan berlebihan di malam hari. Ini dapat meningkatkan risiko obesitas.

Mengenali gejala gangguan makan sangat penting agar anak bisa mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Pemkab Barru Gelar Rapat Forkopimda Persiapan Pilkada 2024

0

Barru, 23 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Barru melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) di Hotel D’Shining, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, untuk memantapkan persiapan menjelang Pilkada 2024.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D (HC), dan dihadiri jajaran pimpinan daerah, termasuk Kapolres Barru, Dandim 1405 Parepare, Kepala Kejaksaan Negeri Barru, Ketua Pengadilan Agama, dan perwakilan DPRD serta pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Suardi Saleh menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak dalam persiapan Pilkada yang tinggal 35 hari lagi. “Kami berharap pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan damai seperti Pemilu sebelumnya yang didukung dengan koordinasi baik antara Forkopimda dan masyarakat,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa Pilkada kali ini diharapkan lebih efisien karena hanya akan menggunakan dua surat suara (untuk Bupati dan Gubernur) di 329 TPS, berbeda dengan Pemilu serentak yang kompleks sebelumnya. Namun, Bupati tetap mengingatkan agar seluruh pihak mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin muncul.

“Kita perlu mengupayakan langkah antisipasi agar Pilkada berlangsung lancar dan tanpa hambatan. Kewaspadaan dan tanggung jawab menjaga keamanan daerah bukan hanya tugas Kapolres dan Dandim, tetapi juga menjadi tugas kita bersama,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya peran calon kepala daerah dalam menjaga ketertiban tim pendukung masing-masing.

Dalam kesempatan ini, Bupati Suardi juga menggarisbawahi pentingnya menjaga ketertiban visual kota menjelang penilaian Adipura, termasuk penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai aturan. Ia meminta Satpol PP bekerja sama dengan Bawaslu untuk menjaga netralitas dalam penertiban APK.

Terkait media sosial, Bupati Barru mengimbau masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial dan menghindari penyebaran berita hoaks yang dapat memicu riak-riak di masyarakat. “Hoaks bukan hanya berita bohong, tetapi juga informasi yang dipotong atau disajikan dengan framing tertentu demi kepentingan tertentu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Suardi juga mengingatkan netralitas ASN dalam tahapan Pilkada, yang menjadi tanggung jawab Sekda untuk memantau. Selain itu, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersiap menghadapi potensi bencana di musim hujan ini, dengan mengenali area rawan banjir dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Menutup rapat, Bupati Barru optimis bahwa dengan koordinasi erat dan sinergi antara Forkopimda serta dukungan dari semua pihak, Pilkada Barru 2024 akan berlangsung aman dan damai. “Masukan dari Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD, dan pimpinan lainnya sangat kami harapkan untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan kondusif,” tutupnya.

Bupati Barru Hadiri Wisuda Santri Masjid Agung Nurul Iman

0

Barru, 22 Oktober 2023 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D (HC), menghadiri acara Wisuda Santri atau Khatamul Qur’an tingkat TPA/TPQ Masjid Agung Nurul Iman Kabupaten Barru, yang juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional 2024. Dalam sambutannya, Bupati Barru memberikan apresiasi kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Barru beserta jajaran dan Bagian Kesra, yang telah mengadakan acara wisuda massal ini.

Bupati Suardi menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang berhasil menamatkan bacaan Al-Qur’an 30 juz. Ia menambahkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an telah menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat bagi ASN di Pemkab Barru. “Seandainya anak-anakku ini ASN, mereka sudah memenuhi syarat untuk naik pangkat, karena di Pemkab Barru, kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi syarat kenaikan pangkat dan jabatan,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati Barru kepada para orang tua yang telah membimbing dan mendukung anak-anak mereka hingga sampai pada tahap wisuda. “Terima kasih juga kepada para pimpinan TPA/TPQ, pondok tahfidz, dan guru mengaji atas dedikasi dan keikhlasannya dalam mendidik para santri hingga mampu diwisuda secara massal,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Barru mengingatkan para santri agar terus mengulang bacaan Al-Qur’an untuk menjaga kelancarannya serta meraih pahala. “Jangan puas hanya sampai di sini, terus ulangi bacaan Al-Qur’an, dan yang lebih penting lagi, pahami maknanya serta amalkan isi kandungannya,” pesannya.

Mengenai peringatan Hari Santri, Bupati Barru mendorong anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke pesantren, karena pesantren tidak hanya memberikan ilmu agama, tetapi juga pengetahuan umum. “Pesantren adalah sekolah plus. Dari sana, banyak lahir tokoh-tokoh hebat,” ungkapnya, sambil memberikan hadiah kepada santri yang bisa menyebutkan tokoh pesantren yang terkenal, seperti presiden, menteri, kepala Kementerian Agama, hingga camat dan bupati.

“Para lulusan pesantren dikenal suka memberi dan membantu sesama,” lanjut Bupati Suardi.

Menutup sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa keberhasilan mendidik generasi muda merupakan investasi penting untuk masa depan Barru yang lebih baik. “Dengan mengacu pada visi kita, Kabupaten Barru yang Sejahtera, Mandiri, Berkeadilan, dan Bernafaskan Keagamaan, kita bangun daerah ini bersama,” tutupnya.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Barru, unsur Forkopimda, Plh. Sekda Barru, pimpinan OPD, para camat, kepala KUA, serta para orang tua dan santri yang diwisuda. Hingga acara berlangsung, tercatat sekitar 1.500 santri mengikuti wisuda.

Bupati Barru Pimpin Apel Hari Santri 2024 di Halaman Kantor Bupati

0
Barru, 22 Oktober 2024 – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D (HC), memimpin apel peringatan Hari Santri Tahun 2024 tingkat Kabupaten Barru yang digelar di halaman Kantor Bupati pada Selasa pagi. Dalam sambutannya, Bupati Barru membacakan pesan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang menekankan pentingnya mengenang dan meneladani perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bupati Suardi menjelaskan bahwa sejarah mencatat santri sebagai salah satu kelompok paling aktif dalam menggelorakan semangat perlawanan terhadap penjajah. Ia mengingatkan peristiwa bersejarah Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari. “Dalam fatwa Resolusi Jihad, dinyatakan bahwa berperang melawan penjajah adalah fardhu ‘ain bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang berada dalam radius 94 km dari tempat musuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Suardi mengungkapkan bahwa Resolusi Jihad membakar semangat para santri dan masyarakat untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang mencapai puncaknya pada peristiwa 10 November 1945, kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Terkait tema peringatan Hari Santri tahun ini, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” Bupati Suardi menekankan tanggung jawab santri masa kini untuk meneruskan perjuangan para pendahulu demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa. “Santri masa kini harus percaya diri bahwa mereka dapat menjadi apa saja, asalkan terus berjuang dan tidak menyerah,” katanya.

Ia juga mengutip pepatah pesantren, “Man jadda wajada,” yang berarti barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. “Hari Santri bukan hanya milik para santri dan pesantren, tetapi milik kita semua sebagai elemen bangsa yang mencintai negara,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Barru mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan para pahlawan, ulama, dan santri yang telah gugur dalam perjuangan untuk kemaslahatan bangsa dan agama, agar ditempatkan di sisi Allah yang terbaik bersama para syuhada.

Acara dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Barru, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Plh. Sekda Barru, Kepala Kantor Kemenag, Sekretaris MUI, para pimpinan OPD, camat, pimpinan pesantren, dan undangan lainnya.

GenBI Sulawesi Selatan Gelar Seminar “Boost Your Future” untuk Persiapkan Anggota Hadapi Dunia Kerja

Makassar, – GenBI Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan seminar daring bertajuk Boost Your Future pada Kamis, 24 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk membekali anggota GenBI dengan pengetahuan dan strategi dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, khususnya melalui program magang MBKM dan magang mandiri.

Ketua Wilayah GenBI Sulawesi Selatan, Josafat Togap Hamonangan Sinaga, membuka acara dengan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Deputi PSDM yang telah menyelenggarakan program ini. “Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, di mana anggota GenBI dapat mengetahui tips dan trik untuk sukses dalam MBKM atau magang mandiri. Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Josafat.

Seminar dibagi menjadi dua sesi, masing-masing dipandu oleh pemateri berpengalaman. Sesi pertama dibawakan oleh Ibnu Alif Daffa Gymnastiar, yang membahas magang MBKM. Materi mencakup tips dan trik pendaftaran, termasuk pemilihan perusahaan, penyusunan CV yang ATS-friendly, serta teknik wawancara yang efektif. Ibnu menekankan pentingnya melakukan riset dan persiapan sebelum mendaftar.

Sesi kedua, yang dipandu oleh Fauzi Osama, mengupas manfaat magang mandiri. Fauzi menjelaskan bahwa magang mandiri tidak hanya meningkatkan hard skills, tetapi juga soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, dan manajemen waktu. “Melalui magang mandiri, Anda dapat memperluas jaringan profesional, membangun relasi dengan praktisi industri, serta meningkatkan kemampuan analisis dan problem-solving,” ungkapnya.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan pemateri dalam sesi tanya jawab. Selain itu, panitia menyelenggarakan sesi ice breaking dan permainan yang menambah semarak suasana seminar.

Acara ini dihadiri oleh 136 peserta anggota GenBI Sulawesi Selatan dan didukung oleh 24 staf Deputi PSDM sebagai panitia. Ketua Panitia, Phoenix Sembiring, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kegiatan ini adalah bagian dari program Deputi PSDM untuk pengembangan pengetahuan anggota GenBI mengenai dunia magang. Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi dalam suksesnya acara ini,” katanya.

Salah satu peserta, Nirsah Damayanti, memberikan kesan positif terhadap seminar tersebut. “Acara Boost Your Future sangat bermanfaat dan inspiratif. Dari kedua sesi, saya belajar banyak tentang magang mandiri dan MBKM, yang membuka pandangan baru mengenai dunia kerja,” tuturnya dengan antusias.

Boost Your Future menjadi salah satu program andalan Deputi PSDM GenBI Sulawesi Selatan untuk membekali anggotanya dengan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan semangat yang tinggi, seminar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anggota GenBI dalam meraih kesuksesan di masa depan.