Beranda blog Halaman 14

“Pensi Gue” Berlangsung Meriah di SMAN 8 Makassar

0

SMA Negeri 8 Makassar, yang terletak di Jalan Andi Mangerangi II No. 24, menjadi lokasi strategis untuk menghelat Roadshow Kompetisi Fazzio Youth Project “Pensi Gue”, yang merupakan titik kelima dari serangkaian acara yang diselenggarakan oleh PT Suracojaya Abadimotor. Acara ini berlangsung dengan meriah di lapangan terbuka sekolah dan dihadiri oleh berbagai delegasi sekolah, 31 Januari 2025.

Roadshow kali ini melibatkan lima sekolah, yakni SMAN 2 Makassar, SMAN 3 Makassar, SMAN 11 Makassar, SMAN 14 Makassar, dan SMA Negeri 8 Makassar sebagai tuan rumah. Rahadian Khairun Amin, Asisten Manager Divisi Promosi PT Suracojaya Abadimotor, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan dan mengeksplorasi kreativitas siswa melalui berbagai kompetisi, seperti basket Tri on Tri, futsal, tari, olah suara, dan berbagai talenta lainnya. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempublikasikan Fazzio Youth Project “Pensi Gue!” yang mengajak siswa SMA di Makassar untuk berpartisipasi dalam kompetisi Content Creation Challenge dan memenangkan hadiah pentas seni gratis dengan artis ibu kota Nadin Amizah, yang dipersembahkan oleh Yamaha.

Rahadian menambahkan, “Harapan kami adalah agar semua siswa bisa lebih mengenal produk terbaru Yamaha, Yamaha Fazzio, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menampilkan bakat-bakat non-akademik mereka.”

Kepala UPT SMA Negeri 8 Makassar, Iwanuddin dalam sambutannya mengapresiasi pentas seni yang diselenggarakan oleh PT Suracojaya Abadimotor. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menggali bakat dan kreativitas siswa, serta membantu perkembangan mereka. “Kami siap menjadi tuan rumah untuk gelaran skala kota Makassar dan mendukung pengaktualisasian talenta melalui project ini,” tambahnya.

Arsita Amanda, Ketua OSIS SMA Negeri 8 Makassar, juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. “Antusiasme siswa sangat tinggi, dan acara ini menjadi ajang silaturahmi antar sekolah. Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses, dan semoga kami bisa menjadi pelaksana Pentas Seni ‘Pensi’ antar Kota Makassar,” ujarnya.

Partisipasi siswa dalam acara ini sangat tinggi, terlihat dari antusiasme mereka dalam berkreasi menghias helm, cermin, dan gantungan HP yang disediakan oleh penyelenggara acara. Suasana meriah dan penuh keakraban terlihat di antara seluruh peserta, menambah semarak acara ini.

Kesuksesan acara ini juga tak lepas dari persiapan matang yang dilakukan oleh semua pihak. Antusiasme yang tinggi dan semangat sportifitas dari para peserta, bersama dengan sinergitas dari semua pihak yang terlibat, menjadikan kompetisi ini sukses dan lancar. (*)

Banjir dan Longsor Terjang Tolitoli, 12 Rumah dan 1 Masjid Rusak Parah

0

TOLITOLI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tolitoli mengakibatkan banjir dan longsor di Dusun Gindopo, Desa Kayulompa, Kecamatan Basidondo. Bencana ini menyebabkan 12 rumah rusak berat, 12 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, serta satu masjid dilaporkan rusak parah.

Tim SAR dari Kompi 4 Batalyon A Satbrimob Polda Sulteng segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terdampak. Mereka juga membantu membersihkan jalur evakuasi dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, mengapresiasi dedikasi para personel yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini.

“Saya sangat bangga dengan profesionalisme anggota Brimob Polda Sulteng. Meski menghadapi cuaca buruk, mereka tetap bersemangat membantu masyarakat. Kami juga mengapresiasi kerja sama warga dalam penanganan bencana ini,” ujar Kombes Pol Kurniawan di Palu, Minggu (2/2/2025).

Ia menekankan bahwa dalam situasi darurat, kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan bantuan serta menjaga keselamatan warga di wilayah Sulteng,” tambahnya.

Setelah proses evakuasi selesai, personel Kompi 4 Batalyon A Satbrimob Polda Sulteng kembali ke markas untuk melakukan apel konsolidasi dan memastikan kesiapan menghadapi tugas berikutnya.(RN)

Police Goes to School, Kapolres Bone Ingatkan Pelajar Hindari Tawuran dan Bullying

0

BONE – Kapolres Bone AKBP Erwin Syah menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Bone, Jalan Ternate, Kelurahan Joppe’e, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Senin (3/2/2025). Kehadiran Kapolres dalam kegiatan Police Goes to School ini merupakan bagian dari program kepolisian yang digelar serentak di sejumlah sekolah dalam wilayah hukum Polres Bone.

Dalam amanatnya, AKBP Erwin Syah menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi pembina upacara. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian Polres Bone terhadap generasi muda yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Police Goes to School merupakan bentuk kepedulian kami terhadap adik-adik sekalian, yang kelak akan menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar AKBP Erwin Syah.

Ia juga berbagi pengalaman tentang pentingnya disiplin dan semangat belajar dalam mencapai kesuksesan. Menurutnya, dengan kedisiplinan tinggi dan prestasi gemilang, seorang pelajar bisa menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, dan almamater.

Kapolres Bone menekankan agar para pelajar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran dan perundungan (bullying). Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berujung pada sanksi hukum.

“Jadilah contoh yang baik dalam menjaga disiplin dan etika, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Hindari perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” pesannya.

Selain itu, AKBP Erwin Syah juga mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan. Ia mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan dengan menaati aturan lalu lintas.

“Keselamatan adalah yang utama, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Setiap pelanggaran memiliki konsekuensi, mulai dari sanksi administrasi, denda, hingga hukuman pidana,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Kapolres Bone memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi yang berhasil menjawab pertanyaan seputar keselamatan dengan hadiah helm berstandar nasional.

Renungan Harian Kristen, Senin, 3 Fabruari 2025: Menjadi “Sampah Dunia”

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Senin, 3 Fabruari 2025 berjudul: Menjadi “Sampah Dunia”

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari 1 Korintus 4:13

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Menjadi “Sampah Dunia”

1 Korintus 4:13 – kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.

Pengantar:

Tidak mudah menerima “menjadi sampah dunia”. Pertama, karena tidak mudah memahami kebenarannya. Kedua, karena kita terlalu perhatian tentang diri kita, tidak mau menghadapi risiko ditolak, dll.. Kita tidak dipaksa.

Kita dapat menolak untuk “dikhususkan (Allah) untuk memberitakan Injil”. Akan tetapi, seorang hamba Yesus Kristus sejati adalah orang yang bersedia menjadi martir untuk kenyataan Injil Allah. Dan, tujuan Allah memanggil kita bukan untuk dijadikan manusia hebat oleh Allah, melainkan untuk “menyatakan Anak-Nya di dalam aku ….”

Renungan Harian Kristen, Senin, 3 Fabruari 2025

Pernyataan Paulus tersebut tidak berlebihan. Satu-satunya alasan bahwa pernyataan itu boleh jadi tidak benar mengenai kita sebagai pelayan Injil bukanlah bahwa Paulus lupa atau salah paham tentang kebenarannya, melainkan karena kita terlalu perhatian tentang diri kita dan tidak mau risiko membiarkan diri kita menjadi “sampah dunia”.

Apa yang dikatakan Paulus “… menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus …” (Kolose 1:24) bukan bukti dari penyucian, melainkan bukti dari menjadi ‘… dikuduskan untuk memberitakan Injil …’ (Roma 1:1).

“Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian ….” (1 Petrus 4:12) Jika kita merasa heran akan hal-hal yang kita hadapi, itu disebabkan kita penakut dan pengecut.

Kita terlalu memedulikan kepentingan dan hasrat kita sendiri sehingga kita menghindar dari kesulitan dan berkata, “Aku tidak akan takluk; aku tidak akan menyerah, aku tidak akan tunduk.”

Dan, Anda tidak perlu melakukannya, Anda dapat menyelamatkan diri jika Anda mau. Anda dapat menolak untuk membiarkan Allah memperhitungkan Anda sebagai orang yang “dikuduskan untuk memberitakan Injil ….”

Atau, (sebaliknya) Anda dapat berkata, “Aku tidak peduli diperlakukan seperti ‘sampah dunia’ asalkan Injil diberitakan.” Seorang hamba Yesus Kristus yang sejati adalah orang yang bersedia menjadi martir untuk kenyataan Injil Allah.

Bila seseorang bermoral dihadapkan pada penghinaan, amoralitas, ketidaksetiaan, atau ketidakjujuran, dia sedemikian terusik dengan pelanggaran itu sehingga dia menutup diri dan menutup hatinya terhadap si pelanggar/pelaku.

Akan tetapi, keajaiban dari realitas penebusan Allah adalah bahwa pelanggar atau orang bersalah yang terburuk dan terhina sekalipun tidak pernah kehabisan kasih-Nya yang begitu dalam.

Paulus tidak mengatakan bahwa Allah mengkhususkan dia untuk menunjukkan bagaimana Allah akan menjadikannya manusia hebat, melainkan untuk “… menyatakan Anak-Nya di dalam aku …” (Galatia 1:16).

Demikian Renungan hari ini, Senin, 3 Fabruari 2025 diambil dari 1 Korintus 4:13 yang mengisahkan tentang Menjadi “Sampah Dunia” dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Polisi Buru DPO Kasus Penipuan Online Trading Rp4,9 Miliar

0

Palu – Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Sulawesi Tengah terus memburu seorang pelaku berinisial R, warga Sulawesi Selatan, yang diduga berperan dalam menyiapkan lokasi dan pengadaan ponsel untuk kasus penipuan online trading investasi. Sebelumnya, polisi telah menangkap dan memeriksa 21 tersangka terkait kasus ini pada 17 Januari 2025.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengungkapkan bahwa hingga kini para korban yang teridentifikasi merupakan warga negara Malaysia.

“Berdasarkan hasil penyidikan, belum ditemukan korban dari warga negara Indonesia,” ujar Djoko di Palu, Jumat (31/1/2025).

Dari pemeriksaan, penyidik menemukan sembilan nomor rekening korban yang terdaftar di bank asing.

“Para pelaku diduga telah mengumpulkan dana sebesar 1.346.440 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp4,9 miliar,” tambahnya.

Selain itu, terdapat dua pelaku yang masih di bawah umur dan saat ini dalam pendampingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palu.

“Kedua anak berhadapan dengan hukum (ABH) tersebut tengah menjalani penelitian kemasyarakatan oleh Bapas. Kami masih menunggu hasilnya,” jelas Djoko.

Untuk menguatkan bukti, penyidik berencana mengirimkan 37 unit ponsel milik para pelaku ke laboratorium forensik guna pemeriksaan digital forensik.

Polda Sulteng terus mengembangkan kasus ini dan memburu tersangka R yang masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).(RN)

Polisi Buru DPO R dalam Kasus Penipuan Online Trading Rp4,9 Miliar

0

Palu – Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Sulawesi Tengah terus memburu satu tersangka berinisial R, warga Sulawesi Selatan, yang diduga berperan dalam menyiapkan lokasi dan pengadaan ponsel dalam kasus penipuan online trading investasi. Kasus ini telah meraup keuntungan hingga Rp4,9 miliar.

Sebelumnya, polisi telah menangkap dan memeriksa 21 tersangka pada 17 Januari 2025. Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengungkapkan bahwa hingga kini korban yang teridentifikasi berasal dari luar negeri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, belum ditemukan korban dari warga negara Indonesia. Seluruh korban yang teridentifikasi sejauh ini adalah warga negara Malaysia,” ujar Djoko di Palu, Jumat (31/1/2025).

Dari penyelidikan, ditemukan sembilan nomor rekening korban yang berasal dari bank asing.

“Para pelaku diduga telah mengumpulkan dana sekitar 1.346.440 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp4,9 miliar,” tambah Djoko.

Selain itu, terdapat dua pelaku yang masih di bawah umur. Keduanya saat ini dalam pendampingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palu dan masih menjalani proses litmas (penelitian kemasyarakatan).

Djoko juga mengungkapkan bahwa penyidik berencana mengirimkan 37 unit ponsel milik para pelaku ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polda Sulteng terus mengembangkan kasus ini, termasuk memburu tersangka R yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).(RN)

BPJN Sulteng Terus Perbaiki Jalan Pasca Longsor di Poso

0

Palu – Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah terus melakukan perbaikan darurat di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Tagolu-Tentena, Desa Watuawu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, pasca longsor yang terjadi pada Kamis, 23 Januari 2025.

Kepala BPJN Sulteng, Dadi Muradi, mengatakan bahwa upaya perbaikan ini dilakukan agar arus lalu lintas, terutama menjelang mudik Lebaran, tetap berjalan lancar.

“Kami terus melakukan perbaikan darurat agar jalur ini tetap dapat dilalui, terutama menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (31/1/2025).

Selain perbaikan darurat, BPJN Sulteng juga menyiapkan rencana jangka panjang dengan menyusun Detail Engineering Design (DED) sebelum melakukan perbaikan permanen. Koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Kementerian PUPR pun akan dilakukan, mengingat lokasi longsor berada di tikungan sungai yang membutuhkan penanganan lebih komprehensif.

“Perbaikan permanen memerlukan waktu karena kami harus menyiapkan desainnya terlebih dahulu. Selain itu, kami juga memperbaiki jalan desa sebagai jalur alternatif. Jalan ini perlu diperlebar di beberapa tikungan agar kendaraan besar tetap bisa melintas saat jalur utama ditutup untuk perbaikan,” jelasnya.

Hingga saat ini, BPJN Sulteng terus berupaya memastikan akses transportasi di wilayah terdampak longsor dapat segera pulih dan berfungsi optimal.(RN)

Bupati Barru Dukung Peran Sosial Wahdah Islamiyah

0
Barru – Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si, menegaskan dukungannya terhadap peran sosial Wahdah Islamiyah dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) X Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Barru, yang berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru pada 1-2 Februari 2025.

Mengusung tema “Mengokohkan Solidaritas dan Kolaborasi Mewujudkan Indonesia Maju yang Berkah,” Mukerda ini diharapkan dapat merumuskan langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Barru mengapresiasi Wahdah Islamiyah atas kontribusinya, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial.

“Wahdah Islamiyah tidak hanya berperan dalam dakwah dan pendidikan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Saya berharap Mukerda ini menghasilkan komitmen yang semakin memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka dalam organisasi guna menyelesaikan berbagai tantangan internal maupun eksternal. Ia berharap Wahdah Islamiyah dapat terus menjadi lokomotif perubahan sosial dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berakhlak.

Sebagai bentuk apresiasi, pimpinan Wahdah Islamiyah menyerahkan plakat penghargaan kepada Bupati Barru usai acara pembukaan.

Dihadiri Sejumlah Tokoh

Mukerda X Wahdah Islamiyah Barru turut dihadiri berbagai tokoh, di antaranya:
✔ Teguh Iswara Suardi, ST., M.Sc. – Anggota DPR RI Komisi V
✔ A. Yenny, SE – Mewakili Ketua DPRD
✔ Mayor Inf. Aris Surya – Mewakili Dandim 1405.06 Barru
✔ Prof. Dr. H.M. Faried Wagedy, M.A – Ketua MUI Kabupaten Barru
✔ H. Idris Sade, S.Ag., M.Pd. – Mewakili Kementerian Agama Kabupaten Barru
✔ H. Djusran Bachtiar, S.T., M.M. – Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulsel
✔ Ustadz Hasmar Hasan, A.Md. – Wakil Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulsel
✔ Tajuddin, S.Pd., M.Pd. – Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Barru
✔ Ustadz Supyan, S.Pd., P.Pd. – Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Barru
✔ Sejumlah pimpinan SKPD dan OPD Wahdah Islamiyah

Mukerda ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis guna memperkuat solidaritas dan kolaborasi dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan berkah.

Renungan Harian Kristen, Minggu, 2 Februari 2025: Kekuatan Mendesak dari Panggilan Allah

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Minggu, 2 Februari 2025 berjudul: Kekuatan Mendesak dari Panggilan Allah

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari 1 Korintus 9:16

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Kekuatan Mendesak dari Panggilan Allah

1 Korintus 9:16 – Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

Pengantar:

Bagi Paulus, panggilan untuk memberitakan Injil bukan sekadar panggilan yang begitu saja. Panggilan tersebut adalah suatu kekuatan yang membuatnya merasa sangat sedih. “Terkutuk, jika aku tidak memberitakan Injil.”

Ketika seseorang mendengar panggilan itu, mulailah proses kematian diri dan hanya satu hal yang tertinggal, suara panggilan — “… dikhususkan untuk memberitakan Injil”. Beberapa bagian dalam renungan ini terasa sulit karena kedalaman materi maupun penyajiannya, tetapi intinya jelas, seperti yang dapat kita ikuti bersama di bawah ini.

Renungan Harian Kristen, Minggu, 2 Februari 2025

Waspadalah terhadap penolakan untuk mendengar panggilan Allah. Setiap orang yang diselamatkan dipanggil untuk bersaksi mengenai fakta keselamatan yang diperolehnya, tetapi hal itu (panggilan bersaksi) tidak sama dengan panggilan untuk berkhotbah. Bersaksi lebih merupakan suatu ilustrasi dalam khotbah.

Dalam ayat di atas, Paulus menunjuk pada rasa sedih yang dalam, yang timbul dalam dirinya oleh kekuatan yang mengasak atau mendesak dari panggilan untuk memberitakan Injil. Jangan pernah menerapkan apa yang dikatakan Paulus dalam hubungan ini kepada jiwa-jiwa yang dipanggil kepada Allah untuk menerima keselamatan.

Tidak ada yang lebih mudah ketimbang diselamatkan, sebab hal itu semata-mata merupakan karya kuasa Allah, seperti firman yang mengatakan: “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan …” (Yesaya 45:22).

Tuhan tidak pernah menetapkan syarat yang sama bagi pemuridan dengan syarat bagi keselamatan. Kita terbebas dari kutuk dan mendapat keselamatan hanya oleh salib Kristus. Akan tetapi, pemuridan mengandung pilihan atau syarat: “Jikalau seorang …” (Lukas 14:26).

Ucapan Paulus berkenaan dengan hal kita menjadi hamba Yesus Kristus, di mana kita tidak pernah diminta persetujuan mengenai tindakan yang akan kita lakukan atau ke mana kita akan pergi.

Allah menjadikan kita sebagai roti yang dipecah-pecahkan dan anggur yang dicurahkan untuk menyenangkan-Nya. “… dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah” (Roma 1:1), berarti mendengar panggilan Allah.

Ketika seseorang mulai mendengar panggilan itu, mulailah penderitaan karena nama Kristus: setiap ambisi dipotong sebelum kuncup, setiap hasrat hidup dihentikan, setiap pandangan dipadamkan, dan tidak lagi tampak. Hanya satu hal yang tertinggal — “… dikhususkan untuk memberitakan Injil”.

Celakalah jiwa yang mencoba menempatkan kakinya ke arah lain sekali panggilan itu datang kepadanya. Keberadaan sekolah Alkitab bertujuan agar setiap orang dapat mengetahui apakah memang ada pria atau wanita di tempat tersebut yang benar-benar peduli akan pemberitaan Injil Allah dan melihat apakah Allah “menangkap” Anda untuk maksud ini.

Waspadalah terhadap suara panggilan-panggilan lain jika panggilan Allah ditujukan kepada Anda.

Demikian Renungan hari ini, Minggu, 2 Februari 2025 diambil dari 1 Korintus 9:16 yang mengisahkan tentang Kekuatan Mendesak dari Panggilan Allah dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Renungan Harian Kristen, Sabtu, 1 Februari 2025: Panggilan Allah

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Sabtu, 1 Februari 2025 berjudul: Panggilan Allah

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari 1 Korintus 1:17

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Panggilan Allah

1 Korintus 1:17 – Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Pengantar:

Bagi Paulus, satu-satunya hasrat adalah memberitakan Injil Allah. Dia menyambut kepedihan, kekecewaan, dan kesengsaraan untuk satu alasan tersebut, dan hal-hal ini tidak pernah membuatnya tergoyahkan dalam pengabdiannya kepada Injil Allah.

Renungan Harian Kristen, Sabtu, 1 Februari 2025

Paulus menyatakan bahwa panggilan Allah adalah untuk memberitakan Injil. Akan tetapi, ingatlah yang dimaksud Paulus dengan “Injil”, yaitu realitas/kenyataan dari penebusan dalam Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita cenderung menjadikan pengudusan sebagai sasaran pemberitaan kita. Kalau Paulus mengacu pada pengalaman pribadi, itu hanya sebagai ilustrasi, bukan sebagai tujuan pemberitaan.

Kita tidak diamanatkan untuk memberitakan keselamatan atau pengudusan — kita diamanatkan untuk meninggikan Yesus Kristus (lihat Yohanes 12:32). Adalah sesuatu ketidakadilan untuk menyatakan bahwa Yesus Kristus berjerih payah dalam penebusan untuk menjadikan saya seorang kudus.

Yesus Kristus berjerih payah dalam penebusan untuk menebus seluruh dunia, menempatkan dunia sepenuhnya utuh dan dipulihkan di hadapan takhta Allah. Kenyataan bahwa kita dapat mengalami penebusan mengilustrasikan kuasa dari realitas/kenyataan penebusan, tetapi pengalaman itu adalah hasil kemudian (by product), bukan tujuan dari penebusan.

Jika Allah itu manusia, betapa muak dan lelahnya Dia menghadapi permohonan gencar yang kita ajukan untuk keselamatan dan pengudusan kita. Kita membebani Dia sejak pagi hingga malam dengan memohon hal-hal bagi diri kita sendiri, atau bagi sesuatu yang perlu dilepaskan dari kita!

Apabila akhirnya kita menyadari fondasi yang mendasari realitas/kenyataan Injil Allah, kita tidak akan pernah lagi menyusahkan Dia dengan keluhan-keluhan pribadi kita yang sepele.

Satu-satunya hasrat dalam kehidupan Paulus adalah memberitakan Injil Allah. Dia “menyambut” kepedihan, kekecewaan, dan kesengsaraan untuk satu alasan — hal-hal ini membuatnya tak tergoyahkan dalam pengabdiannya kepada Injil Allah.

Demikian Renungan hari ini, Sabtu, 1 Februari 2025 diambil dari 1 Korintus 1:17 yang mengisahkan tentang Panggilan Allah dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.