Beranda blog Halaman 181

Seni Musik : Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsurnya

Seni musik adalah salah satu cabang seni yang ada di dunia. Artikel ini akan membahas mengenai pengertian, fungsi, beserta unsur-unsur seni musik.

Pengertian Seni Musik

Seni musik adalah bentuk seni yang menggunakan suara sebagai media ekspresinya. Musik terdiri dari elemen-elemen seperti nada, ritme, harmoni, dan melodi yang diatur sedemikian rupa untuk menciptakan keindahan dan menyampaikan emosi. Musik bisa dimainkan melalui instrumen musik, vokal, atau kombinasi keduanya. Selain sebagai sarana hiburan, musik juga memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ritual keagamaan, pendidikan, budaya, dan sosial.

Fungsi Seni Musik

Seni musik memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan manusia, antara lain:

  1. Ekspresi Emosi: Musik menjadi sarana untuk mengekspresikan berbagai perasaan seperti kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, dan cinta.
  2. Hiburan: Musik berfungsi sebagai sumber hiburan yang menyenangkan bagi pendengarnya, baik melalui konser, rekaman, atau pertunjukan langsung.
  3. Media Komunikasi: Melalui musik, pesan-pesan sosial, budaya, atau moral dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih efektif dan emosional.
  4. Pendidikan: Musik juga digunakan dalam proses belajar, membantu perkembangan kognitif, keterampilan sosial, dan pemahaman budaya.
  5. Terapi dan Penyembuhan: Musik sering digunakan dalam terapi untuk membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Terapi musik juga digunakan dalam rehabilitasi untuk membantu penyembuhan fisik dan mental.
  6. Sarana Religius: Musik digunakan dalam berbagai upacara keagamaan sebagai sarana pemujaan dan meditasi untuk menciptakan suasana spiritual.
  7. Motivasi dan Produktivitas: Musik dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas, terutama saat melakukan aktivitas fisik atau pekerjaan tertentu.
  8. Pengikat Budaya dan Identitas Sosial: Musik membantu membangun dan memperkuat identitas budaya suatu masyarakat serta menciptakan ikatan sosial di antara individu dalam komunitas tersebut.

Unsur-Unsur Seni Musik

Unsur-unsur seni musik merupakan elemen dasar yang membentuk sebuah karya musik, antara lain:

  1. Melodi: Rangkaian nada yang membentuk suatu tema atau ide musik yang bisa dikenali dan diingat.
  2. Ritme: Pola ketukan atau waktu yang memberikan alur dan struktur dalam musik.
  3. Harmoni: Gabungan dari beberapa nada yang dimainkan atau dinyanyikan secara bersamaan untuk menciptakan akord dan warna musik.
  4. Tempo: Kecepatan atau lambatnya musik dimainkan. Tempo ditandai dengan istilah seperti “allegro” (cepat), “andante” (sedang), dan “adagio” (lambat).
  5. Dinamika: Tingkat keras atau lembutnya suara dalam musik, memberikan variasi dan emosi pada musik.
  6. Timbre (Warna Suara): Kualitas unik dari suara yang membedakan satu instrumen atau suara dari yang lain. Timbre memungkinkan kita mengenali jenis instrumen atau vokal yang dimainkan.
  7. Tangga Nada (Skala): Urutan nada-nada dalam pola tertentu, seperti mayor, minor, atau pentatonik, yang memberikan kerangka bagi melodi dan harmoni.
  8. Tekstur Musik: Bagaimana berbagai suara dalam musik diatur dan berinteraksi satu sama lain, seperti monofonik (satu suara), homofonik (melodi dengan pengiring akor), dan polifonik (banyak melodi dimainkan bersamaan).
  9. Ekspresi: Cara musisi menyampaikan emosi dan perasaan melalui musik, dengan menggunakan unsur-unsur seperti dinamika, tempo, dan artikulasi.

Kombinasi dari unsur-unsur ini memungkinkan musisi untuk menciptakan karya musik yang unik, emosional, dan komunikatif.

Resep Ubi Krispi Cokelat Lumer, Renyah dan Creamy

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Ubi Krispi Cokelat Lumer. Ubi Krispi Cokelat Lumer adalah camilan yang menarik perhatian karena kombinasi rasa dan teksturnya yang unik.

Rasa manis dari cokelat leleh berpadu sempurna dengan rasa gurih dari ubi yang digoreng. Ubi memberikan kelezatan alami, sementara cokelat menambahkan dimensi rasa yang lebih kaya. Kombinasi ini membuat setiap gigitan terasa memuaskan.

Tekstur menjadi salah satu daya tarik utama. Bagian luar ubi yang krispi memberikan sensasi renyah saat pertama kali digigit, sedangkan bagian dalam yang lembut menawarkan kelembutan yang kontras. Cokelat yang lumer menambah elemen creamy yang mengikat semuanya menjadi satu.

Kelebihan
Bahan Sederhana: Menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat.
Fleksibel: Dapat disesuaikan dengan berbagai topping dan jenis cokelat.
Penuh Energi: Ubi sebagai sumber karbohidrat memberikan energi yang baik.

Kekurangan
Kalori Tinggi: Penggunaan cokelat dan minyak dapat meningkatkan kalori, sehingga perlu diperhatikan bagi yang menjaga pola makan.
Proses Pembuatan: Membutuhkan waktu dan usaha untuk menggoreng dan melapisi dengan cokelat.

Secara keseluruhan, Ubi Krispi Cokelat Lumer adalah camilan yang memuaskan dan menggugah selera, cocok untuk dinikmati di berbagai kesempatan!

Resep Ubi Krispi Cokelat Lumer

*Hasil 11 buah

Bahan:

  • 250 g ubi ungu sudah dikukus dan dihaluskan (sudah dingin)
  • 1 sdm margarin
  • 1 sdm gula halus
  • 1/4 sdt garam halus
  • 35g tepung terigu

Bahan Pelapis:

  • 15 g tepung terigu
  • 1/2 butir telur
  • Secukupnya air

Campur dan larutkan, kekentalan sedang

  • Tepung Roti secukupnya
  • Minyak goreng

Bahan Isi:

Secukupnya selai cokelat/messes/chocochip

Cara Membuat Ubi Krispi Cokelat Lumer

  1. Campur ubi, gula halus dan margarin, aduk rata (ulen ringan pakai tangan), masukkan garam dan tepung terigu, aduk rata.
  2. Ambil sedikit sekitar 30 g, bulatkan, pipihkan dan taruh isian, bulatkan lagi agak setengah lonjong. Lakukan sampai habis.
  3. Celupkan ke bahan pelapis, lalu gulingkan di tepung roti.
  4. Panaskan minyak, lalu goreng hingga matang. Angkat, tiriskan dan sajikan. (*)

Resep Es Teller, Minuman Pelepas Dahaga, Manis dan Segar

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Es Teller. Es Teller adalah salah satu kuliner es yang menyegarkan dan menggugah selera. Kombinasi antara es serut yang dingin, santan yang creamy, dan berbagai potongan buah segar seperti alpukat, nangka, dan kelapa muda menjadikannya pilihan sempurna untuk melepas dahaga, terutama di hari yang panas.

Rasa Es Teller sangat bervariasi, mulai dari manis, gurih, hingga sedikit asam, tergantung pada jenis buah yang digunakan. Santan memberikan kelembutan dan kekayaan rasa, sementara es serut menambah sensasi dingin yang menyegarkan. Tekstur yang beragam dari buah-buahan yang dipotong dadu memberikan pengalaman makan yang menarik.

Penyajian Es Teller biasanya menarik, sering kali dalam mangkuk besar atau gelas transparan yang memamerkan lapisan warna-warni dari bahan-bahan. Sirup manis yang ditambahkan di atasnya membuatnya semakin menggoda dan bisa disesuaikan dengan selera, ada yang suka lebih manis atau sebaliknya.

Setiap daerah di Indonesia mungkin memiliki versi Es Teller yang sedikit berbeda, dengan tambahan bahan lokal yang unik. Beberapa versi juga menggunakan gelatin atau kolang-kaling untuk memberikan variasi tekstur.

Es Teller adalah pilihan yang sempurna untuk pencinta makanan manis dan segar. Mudah ditemukan di berbagai tempat, dari pedagang kaki lima hingga restoran, dan sangat cocok dinikmati kapan saja. Jadi, jika kamu belum mencobanya, pastikan untuk merasakan kesegaran Es Teller yang menggoda!

Resep Es Teller

Bahan:

  • Alpukat 2-3 buah
  • Nangka 250g/secukupnya
  • Kelapa muda (dari 1kelapa)
  • Sagu mutiara (opsional)

Bahan Kuah:

  • Susu kental manis 200 g (sesuai selera)
  • Susu Evaporasi 380g
  • Air kelapa muda -+500 ml (dari 1 kelapa)
  • Es batu secukupnya

Resep ini bisa untuk 10 porsi Cup 16Oz

Selamat mencoba. (*)

Ayo Ajak Anak Jalan Kaki, Ini Manfaatnya

Tahukah Anda bahwa setiap 22 September diperingati sebagai Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Sedunia atau World Car Free Day? Kegiatan ini bukan hanya inisiatif pemerintah daerah, tetapi juga dilaksanakan di seluruh dunia untuk mendorong pengguna kendaraan bermotor beralih ke alternatif lain, seperti berjalan kaki.

Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Indonesia

Indonesia pun ikut merayakan HBKB, yang pertama kali diadakan di Jakarta pada 22 September 2001. Pada 23 Mei 2002, koalisi LSM lingkungan mulai menyelenggarakan acara ini pada minggu terakhir setiap bulan, berlangsung selama 8 jam dari pukul 06:00 hingga 14:00 WIB.

Pada 2009, durasi acara dipersingkat menjadi dua jam, namun diadakan dua kali sebulan. Sejak 13 Mei 2012, HBKB dilaksanakan setiap Minggu dari pukul 06:00 hingga 11:00 WIB.

Manfaat Anak Ikut Rayakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Jika di kota Anda ada kegiatan HBKB, ajaklah anak ke sana! Selain menjadi tempat rekreasi, ini juga kesempatan bagi anak untuk terbiasa berjalan kaki. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Stimulasi dan Kesempatan Belajar: Mengajak anak berjalan kaki dapat membuka kesempatan baginya untuk menjelajahi lingkungan baru.

2. Kesehatan Mental: Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat meningkatkan suasana hati dan rasa nyaman, terutama di area terbuka hijau.

3. Pola Tidur yang Lebih Baik: Aktivitas fisik seperti berjalan kaki membantu meningkatkan kualitas tidur anak.

4. Memperkuat Tubuh: Berjalan kaki membantu membangun kekuatan tulang, otot, jantung, dan paru-paru.

5. Mengembangkan Keterampilan Motorik: Aktivitas ini sangat baik untuk meningkatkan keseimbangan, postur tubuh, dan koordinasi.

6. Mengurangi Risiko Penyakit: Aktivitas fisik yang teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe-2 di masa depan.

7. Keterampilan Sosial: Berjalan bersama teman dan keluarga membantu anak belajar berinteraksi dengan orang lain.

Dengan semua manfaat ini, tidak ada alasan untuk tidak mengajak anak ke HBKB atau World Car Free Day, kan? (*)

Renungan Harian Kristen, Selasa, 1 Oktober 2024: Tempat bagi Pengalaman Hidup Indah dengan Allah

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Selasa, 1 Oktober 2024 berjudul: Tempat bagi Pengalaman Hidup Indah dengan Allah

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Markus 9:2

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Tempat bagi Pengalaman Hidup Indah dengan Allah

Markus 9:2 – Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,

Pengantar:

Kita tidak dimaksudkan untuk berada di gunung dengan Allah, yaitu saat-saat yang luar biasa dan mempunyai arti tersendiri dalam hidup kita. Kita dimaksudkan untuk ditempatkan di lembah dan menghadapi hal-hal biasa, tempat kita harus membuktikan daya tahan kita. Kita harus waspada terhadap keserakahan rohani, yaitu ketika kita menjadikan saat-saat indah dengan Allah sebagai satu-satunya saat penting.

Renungan Harian Kristen, Selasa, 1 Oktober 2024

Ketika kita memandang segala hal dari perspektif Allah, kita akan mengalami seluruh saat pemuliaan di gunung — times of exaltation on the mountain — yang membuat kita ingin tetap tinggal di sana. Akan tetapi, Allah tidak pernah mengizinkan kita tetap tinggal di sana.

Ujian yang sesungguhnya dari kehidupan rohani adalah ketika kita menunjukkan kemampuan untuk turun dari gunung. Jika kita hanya mempunyai kekuatan untuk naik, berarti ada yang tidak beres.

Memang, berada di atas gunung bersama Allah merupakan sesuatu yang menakjubkan. Namun, seseorang naik ke sana hanya agar dia kemudian dapat turun dan menolong orang yang kerasukan setan di lembah (lih. Markus 9:14-19). Kita tidak dimaksudkan untuk berada di gunung, untuk menikmati terbitnya matahari, atau menikmati atraksi keindahan lainnya dalam kehidupan.

Namun, itu semua dimaksudkan semata-mata untuk menjadi saat-saat inspirasi. Kita dimaksudkan untuk ditempatkan di lembah dan menghadapi hal-hal biasa dalam kehidupan; dan di situlah kita harus membuktikan daya tahan (stamina) dan kekuatan kita.

Namun, keserakahan rohani (spiritual selfishness) kita selalu ingin saat-saat indah di atas gunung itu terulang kembali. Kita merasa bahwa kita dapat hidup dan berbicara seperti malaikat yang sempurna, seandainya saja kita dapat tinggal di puncak gunung.

Saat-saat pemuliaan itu luar biasa dan mempunyai arti tersendiri dalam hidup kita dengan Allah. Namun, kita harus waspada untuk mencegah agar keserakahan rohani kita tidak menjadikannya sebagai satu-satunya saat penting. Kita cenderung berpikir bahwa segala sesuatu yang terjadi dapat diubahkan menjadi pelajaran yang berharga.

Dalam kenyataan sesungguhnya, hal itu diubahkan menjadi sesuatu yang bahkan lebih baik dari pelajaran, yaitu karakter. Pengalaman puncak gunung tidak dimaksudkan untuk mengajarkan sesuatu kepada kita, tetapi itu dimaksudkan untuk membentuk pribadi kita.

Ada jebakan yang buruk dalam selalu bertanya, “Apakah kegunaan dari pengalaman ini?” Kita tidak pernah dapat mengukur hal-hal rohani dengan cara demikian. Saat berada di puncak gunung merupakan saat-saat yang jarang terjadi, dan itu dimaksudkan untuk sesuatu dalam tujuan Allah.

Demikian Renungan hari ini, Selasa, 1 Oktober 2024 diambil dari Markus 9:2 yang mengisahkan tentang Tempat bagi Pengalaman Hidup Indah dengan Allah dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

0

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan keutuhan dan kejayaan Pancasila. Melalui peringatan ini, kita diajak untuk merenungkan arti kesaktian Pancasila serta pentingnya menjaga dan mempertahankan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Pancasila sebagai dasar negara pernah menghadapi berbagai tantangan. Salah satu peristiwa yang berpengaruh besar adalah Tragedi G30S PKI, di mana enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI AD dibunuh dalam upaya kudeta oleh PKI.

Peristiwa ini menjadi bagian kelam dalam sejarah Indonesia, dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menjadikan Indonesia sebagai negara komunis.

G30S PKI menandai upaya PKI untuk mengubah Pancasila menjadi ideologi komunis, dan beberapa perwira serta banyak orang lainnya menjadi korban dalam perebutan kekuasaan tersebut. Hingga kini, peristiwa ini masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi mengenai pelaku dan motif di baliknya.

Untuk mengenang peristiwa ini dan mengingat ancamannya terhadap eksistensi Pancasila, pemerintah Orde Baru menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui keputusan resmi pada 17 September 1966.

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna yang dalam bagi bangsa Indonesia. Peringatan ini mencakup beberapa aspek penting:

1. Penghormatan terhadap Pahlawan
Hari ini menjadi momen untuk mengenang para pahlawan yang gugur demi melindungi Pancasila, yang telah berjuang mempertahankan nilai-nilainya sebagai dasar negara.

2. Perjuangan Mempertahankan Pancasila
Peringatan ini mengingatkan kita akan usaha para pahlawan dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila bukan sekadar kata-kata, tetapi merupakan landasan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Meningkatkan Nasionalisme dan Patriotisme
Peringatan ini bertujuan membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan patriotisme yang mungkin mulai memudar. Dalam menghadapi tantangan zaman, mencintai Pancasila sebagai identitas nasional adalah kunci untuk membangun bangsa yang kuat dan bersatu.

4. Sikap Mempertahankan Kesaktian Pancasila
Setiap individu diharapkan memiliki sikap kuat untuk mempertahankan kesaktian Pancasila, yang mencakup kesetiaan terhadap nilai-nilainya, komitmen untuk keadilan dan persatuan, serta partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.

Melalui peringatan ini, kita diingatkan akan pentingnya menjaga dan memperkuat ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Dengan kesadaran dan kesatuan, kita dapat melangkah maju sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Di tengah perubahan zaman, peringatan ini juga mengajarkan kita untuk terus beradaptasi dan memperbarui pemahaman terhadap Pancasila agar tetap relevan dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. Dengan demikian, Pancasila akan terus menjadi pilar kekuatan bangsa Indonesia dalam perjalanan sejarahnya. (*)

Mengenal Efek Nokturia dan Cara Mencegahnya

0

Nokturia adalah kondisi di mana seseorang sering buang air kecil di malam hari. Dr Bansai, seorang dokter terkemuka di Shivpuri, menjelaskan bahwa Nokturia sebenarnya merupakan tanda adanya penyumbatan aliran darah ke jantung dan otak. Ini adalah gejala dari gagal jantung, bukan masalah pada kandung kemih.

Nokturia lebih umum dialami oleh orang dewasa dan lansia, yang sering terbangun di malam hari untuk ke toilet. Banyak yang disarankan untuk menghindari minum air sebelum tidur, dengan anggapan hal itu dapat mengganggu tidur karena harus sering buang air kecil.

Namun, yang mereka tidak sadari adalah bahwa mengurangi asupan cairan sebelum tidur justru dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke di pagi hari pada orang dewasa dan lansia.

Nokturia terjadi bukan karena disfungsi kandung kemih, melainkan karena penurunan fungsi jantung seiring bertambahnya usia. Jantung yang lemah tidak mampu memompa darah dari bagian bawah tubuh dengan efektif.

Pada siang hari, ketika berdiri, darah lebih banyak mengalir ke bawah, sehingga jantung tidak menerima cukup darah, mengakibatkan peningkatan tekanan di bagian bawah tubuh dan pembengkakan.

Saat berbaring di malam hari, tekanan dari posisi tersebut membantu darah mengalir kembali, dan kelebihan cairan yang disimpan dalam jaringan masuk ke dalam aliran darah. Ginjal kemudian bekerja lebih keras untuk memisahkan kelebihan air dan mengeluarkannya melalui kandung kemih, yang merupakan salah satu penyebab utama Nokturia. Biasanya, orang perlu buang air kecil lagi setelah 3 atau 4 jam tidur.

Setelah beberapa kali buang air kecil di malam hari, volume darah berkurang, dan kehilangan cairan juga terjadi melalui pernapasan. Hal ini membuat darah menjadi lebih kental, dan saat tidur, detak jantung melambat.

Dengan aliran darah yang lebih lambat dan darah yang kental, pembuluh darah yang menyempit dapat lebih mudah tersumbat, menjelaskan mengapa serangan jantung atau stroke sering terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 5 hingga 6.

Bukan Masalah Kandung Kemih

Penting untuk dipahami bahwa Nokturia bukanlah masalah pada kandung kemih, melainkan akibat penuaan. Sangat disarankan untuk meminum air hangat sebelum tidur dan juga setelah bangun untuk buang air kecil di malam hari. Jangan takut dengan Nokturia; yang terpenting adalah tetap terhidrasi, karena kekurangan cairan dapat membahayakan kesehatan.

Selanjutnya, untuk meningkatkan efisiensi jantung, penting untuk berolahraga secara teratur. Tubuh manusia tidak akan rusak jika digunakan secara aktif, malah sebaliknya, semakin sering digunakan, semakin kuat. Hindarilah makanan tidak sehat, terutama yang tinggi pati dan gorengan. (*)

Eks Ketum PWI Pusat dkk Diusir dari Gedung Dewan Pers

0

Dewan Pers secara resmi melarang Hendry Ch Bangun, eks Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), untuk berkantor di lantai 4 Gedung Dewan Pers Jakarta. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno yang digelar oleh Dewan Pers pada 29 September 2024, menyusul adanya perselisihan internal di tubuh PWI.

Hendry Ch Bangun yang sebelumnya menjabat Ketum PWI diberhentikan secara penuh oleh Dewan Kehormatan PWI, yang menilai bahwa ia telah melakukan sejumlah pelanggaran. Dengan pemberhentian ini, ia tidak lagi memiliki hak untuk berkantor di Gedung Dewan Pers atau menggunakan fasilitas di sana.

Keputusan tersebut mengacu pada surat dari PWI yang diajukan kepada Dewan Pers pada bulan September 2024.

Dalam rapat pleno tersebut, Dewan Pers juga memutuskan untuk menangguhkan penggunaan ruang di Gedung Dewan Pers oleh kedua pihak yang berseteru dalam kepengurusan PWI.

Hal ini dilakukan guna menjaga integritas Gedung Dewan Pers yang merupakan aset negara, serta memastikan tidak ada penggunaan ruang secara sepihak sebelum konflik internal selesai.

Selain larangan penggunaan ruang kantor, Dewan Pers dalam surat keputusan yang ditandatangani Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, juga menunda pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) oleh PWI.

“Penundaan ini akan berlaku hingga ada kesepakatan antara kedua kubu yang sedang berseteru. Keputusan ini dimaksudkan untuk memastikan proses sertifikasi wartawan berjalan dengan baik dan adil di bawah pengawasan Dewan Pers,” kata Ninik, seperti dikutip Senin (30/9).

Dewan Pers juga meminta kepada kedua kepengurusan PWI untuk segera menunjuk perwakilan yang dapat mewakili organisasi tersebut dalam Badan Penyelenggara Pemilihan Anggota (BPPA).

Jika kesepakatan tidak tercapai, Dewan Pers menganggap bahwa PWI telah melepaskan haknya untuk memilih. Langkah ini diambil oleh Dewan Pers untuk menjaga kelancaran operasional serta melindungi kepentingan seluruh anggota PWI.

Dewan Pers berharap agar permasalahan internal di tubuh PWI dapat segera diselesaikan secara baik demi keberlanjutan organisasi tersebut. (*)

Zulmansyah Sekedang Dkk Dukung Dewan Pers, HCB Melawan

0

Dewan Pers telah mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan perselisihan internal di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Dengan Surat Keputusan (SK) Nomor: 1103/DP/K/IX/2024, Dewan Pers melarang Hendry C Bangun, mantan Ketua Umum PWI Pusat, beserta jajarannya untuk menggunakan kantor PWI di Gedung Dewan Pers mulai 1 Oktober 2024.

Keputusan ini mendapatkan dukungan luas dari pengurus PWI Pusat yang dipimpin oleh Zulmansyah Sekedang, serta pengurus PWI dari berbagai daerah. Mereka berkumpul di Gedung Dewan Pers untuk menunjukkan solidaritas dan menghargai langkah yang diambil. Hadir pula perwakilan dari PWI Riau, PWI Bangka Belitung, PWI Banten, PWI Jawa Barat, dan PWI DKI Jakarta.

Ilham Bintang, Ketua Dewan Penasihat PWI, menjelaskan bahwa keputusan ini mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI yang memilih pengurus baru. Meskipun Kementerian Hukum dan HAM belum memberikan pengesahan resmi atas kepengurusan tersebut, sikap Dewan Pers memberikan legitimasi terhadap pengurus hasil KLB.

“Satu hal, surat itu dan sikap Menkumham memberi pengakuan kepada eksistensi PWI hasil KLB. Namun, berdasarkan imbauan Kumham, sebaiknya hanya ada satu PWI, sehingga kedua institusi memutuskan untuk bersikap netral,” tambah Ilham.

Dampak bagi Hendry C Bangun

Dengan keluarnya SK ini, Hendry C Bangun dan kelompoknya kehilangan hak untuk menggunakan fasilitas dan sumber daya PWI. Ini merupakan pukulan berat bagi Hendry, yang berusaha keras mempertahankan posisinya sebagai Ketua Umum PWI.

Keputusan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di internal PWI dan menciptakan suasana kondusif untuk konsolidasi organisasi.

“Pihak yang paling terpukul adalah HCB dan rekan-rekannya, mereka secara de facto dan de jure diusir dari Gedung Dewan Pers,” ungkap Ilham.

Ketua Umum PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, menyatakan bahwa pihaknya telah menggelar Rapat Pleno untuk merespons surat Dewan Pers. “Kami mengapresiasi sikap tegas Dewan Pers. Rapat Pleno PWI Pusat juga mendukung langkah ini,” tegas Zulmansyah. (*)

Waspadai Bayi dan Ibu Hamil dari Gangguan Ummu Sibyan

0

Bagi yang memiliki bayi atau pasca melahirkan, perawatannya tidak hanya dilakukan untuk fisiknya saja. Namun perlu pula berupaya menghindarkan bayi dari gangguan “makhluk halus”. Makhluk ini biasa orang menyebutnya “Ummu Sibyan”.

Sebuah pelajaran yang penting dicamkan. Waktu Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam. Namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala.

Pada waktu itulah, seluruh umat Islam diingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela, sambil mengucapkan bismillah. Agar makhluk halus atau sejenis Ummu Sibyan, tidak masuk ke dalam rumah.

Ummu Sibyan ditengarai sejenis wanita. Namun, dia bukan wanita yang baik. Tapi ingin mengganggu penghuni rumah, terutama bila di dalam rumah itu ada bayi atau wanita yang sedang hamil.

Siapakah Ummu Sibyan?

Mungkin ada yang pernah dengar sebutan itu. Pastinya banyak juga yang belum pernah dengar. Diriwayatkan dari pada Nabi Sulaiman bin Daud Alaihis salam (as).

Bahwa baginda telah melihat seorang perempuan tua yang rambutnya beruban. Kedua matanya berwarna biru. Kedua keningnya bertanduk. Betisnya kecil. Rambutnya kusut masai. Mulutnya ternganga nganga dan keluar pucuk api dari dalam mulut. Dapat membelah bumi dengan kukunya yang tajam dan bisa memecahkan batu bata yang besar dengan pekikan suaranya.

Nabi Allah Sulaiman bertanya kepadanya. Siapakah kamu? Apakah kamu dari jenis manusia atau jin? Karena aku tidak pernah melihat wanita yang jelek selain dari pada engkau.

Perempuan itu menjawab. “Akulah Ummu Sibyan (ibu penyakit sawan) yang dapat menguasai ke atas anak Adam, lelaki dan perempuan.”

“Aku bisa masuk ke rumah-rumah. Bisa berkokok seperti ayam, menyalak seperti anjing, bertebah seperti lembu, bersuara seperti keledai dan kura kura, bersiul seperti ular.”

“Aku pun bisa bertukar-tukar wajah dengan berbagai rupa. Aku bisa mengikat rahim perempuan, bisa membunuh anak-anak di dalam kandungan dan mereka semua tidak mengetahui, bahwa itu adalah angkara dari aku.”

“Aku memasuki ke dalam rahim perempuan, aku ikat rahimnya serta sumbat, lalu dia tidak boleh mengandung. Dan jadilah rahimnya kosong.”

“Aku masuk ke dalam perut perempuan yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang membesar. Aku akan menendangnya, maka dia akan keguguran, maka jadilah rahimnya kosong semuanya.”

Aku masuk kepada kanak-kanak perempuan, atau pun orang-orang perempuan yang telah dicalitkan tanda, dengan tanda kepadanya. Lalu aku kenakan penyakit dengan ekorku. Aku tukarkan kegembiraan orang-orang yang sudah bertunangan dengan kecelakaan.”

“Aku masuk ke dalam badan lelaki dan aku menghirup spermanya yang putih pekat. Dan tinggal di dalamnya mani yang cair lagi jernih, maka jadilah dia mandul dan tidak akan melahirkan keturunan.”

“Aku juga pergi kepada orang yang berjualan. Dan aku palingkan jualannya. Dengan begitu, dia tidak akan mendapatkan keuntungan. Aku meresap ke dalam bumi yang kering, lalu aku sapu menjadikan dia tandus. Dengan itu, ia tidak lagi menjadi subur dan segala tanaman tidak akan menghasilkan buah.”

“Aku juga menyekat kanak-kanak yang kecil. Aku campakkan kepadanya kepanasan yang sangat dan kesakitan yang mengerikan. Maka dengan itu menggigillah badan mereka, serta diconteng-conteng rupa paras mereka supaya dibenci orang.”

Nabi Allah Sulaiman pun menangkapnya sambil berkata, “Wahai perempuan yang celaka, kamu tidak boleh lari dari genggamanku, sehingga berikan satu perjanjian serta sumpah setia kepada anak-anak Adam, laki laki, perempuan.”

Tanda-tanda bayi terkena gangguan Ummu Sibyan

  1. Bayi menangis melalak (matanya terbelalak memandang ke atas atau sudut tertentu).
  2. Anak-anak yang berjalan jatuh, seakan-akan dia didorong.
  3. Mengigau sambil mengatif gigi berulang kali.
  4. Demam panas hanya setelah Ashar hingga sebelum subuh.

Kesan dari gangguan di atas, akan mengakibatkan:

  1. Sawan Tangis
  2. Autisme (over hiperaktif)
  3. Nakal yang berlebihan
  4. Keterbelakangan akalnya
  5. Berbagai kompilasi otak

Tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Ummu Sibyan

  1. Rasa sesak dadanya, terutamanya selepas waktu Ashar, yang mungkin berlarutan hingga tengah malam.
  2. Pikiran kusut.
  3. Sakit di bagian tulang-tulang belakang.
  4. Mengigau ketika tidur.
  5. Bermimpi dengan mimpi menakutkan.

Cara Menghindari Gangguan Ummu Sibyan

  1. Tutup pintu dan jendela rumah waktu magrib.
  2. Jangan angkat jemuran yang sudah bermalam di luar rumah (jemuran yang tidak kering). (Ana)