Beranda blog Halaman 197

Seni Kriya : Pengertian, Karakteristik dan Fungsinya

Seni Kriya adalah cabang seni rupa yang menekankan pada keterampilan tangan dalam proses pembuatan karya seni, yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga fungsional. Berikut penjelasan mengenai pengertian, karakteristik, dan fungsi seni kriya.

Pengertian Seni Kriya

Seni Kriya adalah cabang seni rupa yang menekankan pada keterampilan tangan (craftmanship) dalam proses pembuatannya. Seni ini menghasilkan karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga sering kali bersifat fungsional. Kata “kriya” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “mengerjakan” atau “membuat.” Seni kriya biasanya berkaitan dengan kerajinan tangan yang menggunakan berbagai bahan seperti kayu, logam, kain, keramik, dan lain-lain.

Karakteristik Seni Kriya

  1. Keterampilan Tangan (Handmade): Seni kriya menekankan pada keterampilan manual atau pengerjaan tangan yang tinggi dalam menciptakan suatu karya. Proses pembuatan sering kali melibatkan teknik tradisional yang diwariskan turun-temurun.
  2. Estetika dan Fungsi: Karya seni kriya tidak hanya indah untuk dilihat (estetis), tetapi juga memiliki nilai guna (fungsional). Misalnya, peralatan rumah tangga, furnitur, dan perhiasan.
  3. Penggunaan Bahan Alam dan Tradisional: Seni kriya umumnya memanfaatkan bahan-bahan dari alam, seperti kayu, tanah liat, bambu, kain, dan logam, serta menerapkan teknik-teknik tradisional dalam pengolahannya, seperti anyaman, ukiran, dan tenun.
  4. Keragaman Bentuk dan Fungsi: Seni kriya dapat mengambil berbagai bentuk dan fungsi, mulai dari kriya hias, kriya fungsional, hingga kriya tekstil. Karya seni kriya bisa berupa dekorasi dinding, perabotan, alat musik, dan aksesori.
  5. Proses Produksi yang Teliti: Pembuatan seni kriya sering kali melibatkan proses yang panjang dan mendetail, mulai dari persiapan bahan hingga tahap akhir penyelesaian. Ini mencakup berbagai teknik seperti pemotongan, pembentukan, penghalusan, hingga pewarnaan.

Fungsi Seni Kriya

  1. Fungsi Hias (Dekoratif): Banyak karya seni kriya dibuat untuk keperluan estetika, seperti patung, relief, atau hiasan dinding. Karya-karya ini sering digunakan untuk mempercantik ruang dan memberikan nuansa budaya atau artistik.
  2. Fungsi Pakai (Fungsional): Selain aspek estetika, seni kriya juga memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Contoh karya seni kriya fungsional termasuk furnitur, alat rumah tangga (seperti wadah atau piring), perhiasan, dan tekstil.
  3. Fungsi Simbolis atau Ritual: Seni kriya juga sering digunakan dalam konteks upacara atau ritual keagamaan dan adat. Misalnya, patung-patung dewa dalam tradisi Hindu atau kerajinan tangan yang digunakan dalam perayaan budaya.
  4. Fungsi Ekonomi: Karya seni kriya sering diproduksi untuk dijual, baik sebagai produk seni maupun barang-barang kerajinan yang memiliki fungsi pakai. Industri kerajinan tangan menjadi salah satu sektor ekonomi yang dapat memberikan pendapatan bagi pengrajin.
  5. Fungsi Edukasi: Seni kriya juga bisa memiliki fungsi edukasi, di mana teknik dan tradisi pembuatan kriya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, membantu menjaga warisan budaya dan keterampilan lokal.

Dengan memadukan aspek estetika dan fungsionalitas, seni kriya memainkan peran penting dalam memperkaya budaya visual dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Itulah penjelasan mengenai pengertian, karakteristik, dan fungsi seni kriya.

Renungan Harian Kristen, Rabu, 18 September 2024: Pencobaan-Nya dan Pencobaan Kita

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Rabu, 18 September 2024 berjudul: Pencobaan-Nya dan Pencobaan Kita

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Ibrani 4:15

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Pencobaan-Nya dan Pencobaan Kita

Ibrani 4:15 – Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Pengantar:

Renungan hari ini tentang pencobaan dari iblis, seperti yang juga dialami oleh Yesus. Pencobaan ini sesungguhnya lebih mendasar dan serius dari yang dipikirkan orang pada umumnya. Iblis tidak mencobai kita hanya untuk membuat kita berbuat dosa, tetapi untuk membuat kita kehilangan hal-hal yang ditaruhkan Allah dalam kita melalui kelahiran baru, dan untuk menggeser sudut pandang kita. Dan, hanya Roh Allah yang dapat mengenali hal ini sebagai percobaan dari iblis.

Renungan Harian Kristen, Rabu, 18 September 2024

Sebelum kita lahir baru, jenis pencobaan yang kita pahami ialah seperti yang disebutkan dalam Yakobus 1:14, “… tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.” Akan tetapi, melalui kelahiran baru, kita diangkat ke dalam alam baru, tempat ada pencobaan-pencobaan lain untuk dihadapi, yaitu jenis pencobaan yang dihadapi Tuhan kita.

Pencobaan-pencobaan Yesus tidak menarik bagi kita sebagai orang yang tidak percaya karena hal-hal itu asing atau tidak “at home” bagi sifat manusiawi kita. Pencobaan Tuhan dan pencobaan kita berada dalam alam berbeda sampai kita dilahirkan baru dan menjadi saudara-Nya. Pencobaan Yesus tidak sama seperti pencobaan manusia biasa, melainkan pencobaan Allah sebagai manusia.

Melalui kelahiran baru, Anak Allah menjelma, menjadi nyata, dalam kita (lih. Galatia 4:19), dan dalam kehidupan jasmani kita — Dia mempunyai latar (setting) yang sama seperti dahulu ketika Dia di bumi.

Iblis tidak mencobai kita hanya untuk membuat kita berbuat kesalahan. Iblis mencobai kita untuk membuat kita kehilangan hal-hal yang ditaruhkan Allah dalam kita melalui kelahiran baru, yaitu kemungkinan untuk menjadi berguna atau bernilai bagi Allah. Iblis tidak datang kepada kita dengan alasan untuk menggoda kita agar berdosa, melainkan dengan alasan untuk menggeser sudut pandang kita, dan hanya Roh Allah yang dapat mengenali hal ini sebagai percobaan dari iblis.

Pencobaan berarti suatu ujian dari apa yang kita miliki dalam batin kita, kekuatan rohani kita, oleh kuasa yang ada di luar kita dan asing bagi kita.

Ini membuat pencobaan dari Tuhan kita dapat dijelaskan. Sesudah Yesus dibaptis, setelah menerima tugas-Nya sebagai tokoh “yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29), Dia “dibawa oleh Roh ke padang gurun” (Matius 4:1) untuk dicobai Iblis. Namun, Dia tidak menjadi letih atau kepayahan. Dia mengalami pencobaan dengan “tidak berbuat dosa” dan Dia tetap memelihara semua milik sifat rohani-Nya seluruhnya utuh.

Demikian Renungan hari ini, Rabu, 18 September 2024 diambil dari Ibrani 4:15 yang mengisahkan tentang Pencobaan-Nya dan Pencobaan Kita dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Agar Bayi Cerdas, Ini Rekomendasi Makanan untuk Ibu Menyusui

0

 

ASI tidak hanya berfungsi sebagai sumber makanan bagi bayi, tetapi juga memainkan peran penting dalam perkembangan otaknya. Untuk memastikan bayi tumbuh cerdas, ibu menyusui perlu memperhatikan asupan gizi agar ASI yang diproduksi berkualitas tinggi.

Berikut beberapa rekomendasi makanan ideal untuk ibu menyusui yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan bayi:

Susu

Mengkonsumsi susu dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu selama menyusui. Selain itu, rutin meminum susu juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas ASI, yang berdampak positif pada perkembangan bayi.

Telur

Telur kaya akan protein dan kolin, nutrisi penting untuk mendukung kecerdasan otak bayi. Kekurangan kolin dapat menghambat perkembangan otak bayi dan menyebabkan masalah kognitif. Oleh karena itu, telur yang direbus menjadi pilihan yang sangat baik guna mendukung perkembangan otak bayi.

Ikan Salmon

Ikan salmon merupakan sumber lemak sehat, terutama omega 3 eicosapentaenoic (EPA), yang efektif dalam mendukung kecerdasan otak, daya tahan tubuh, dan kesehatan jantung. Mengonsumsi salmon dapat membantu memastikan kualitas ASI yang optimal untuk perkembangan bayi.

Tiram

Tiram, atau kerang, juga merupakan pilihan makanan yang baik bagi ibu menyusui. Kerang mengandung zinc dan seng, nutrisi yang penting untuk perkembangan otak bayi. Mengintegrasikan tiram dalam diet dapat memberikan manfaat tambahan untuk tumbuh kembang bayi.

Sayur-sayuran

Untuk mendukung kecerdasan bayi, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi banyak sayur-sayuran. Sayuran kaya akan nutrisi, mudah didapat, dan terjangkau. Selain itu, sayuran dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Baik sayuran hijau maupun yang berwarna lain bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Daging

Daging merah dan unggas merupakan sumber makanan yang baik untuk meningkatkan produksi dan kualitas ASI. Protein dan lemak sehat dalam daging juga penting untuk merangsang perkembangan otak dan kecerdasan bayi.

Hati Sapi dan Ayam

Zat besi sangat penting untuk perkembangan otak dan kecerdasan bayi. Oleh karena itu, ibu menyusui dianjurkan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti hati sapi dan ayam, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini.

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan, yang mengandung asam folat tinggi, sangat bermanfaat selama masa menyusui. Asam folat mendukung kualitas ASI dan membantu penyerapan sel darah merah, serta mencegah anemia.

Ibu menyusui dapat memilih berbagai jenis kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kedelai, dan kacang merah, serta memperhatikan cara pengolahannya untuk manfaat maksimal. (*)

Ketahui Mitos dan Fakta Seputar ASI

0

Untuk membantu Anda terhindar dari takhayul yang tidak berdasar, mari lihat beberapa mitos umum tentang ASI dan fakta di baliknya!

Perjalanan menyusui seringkali diwarnai oleh berbagai mitos yang bisa membuat seorang ibu merasa ragu dan cemas. Padahal, ASI sudah diciptakan dengan sempurna untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Menyusui Itu Mudah

Bayi memang memiliki refleks alami untuk mencari puting ibu, namun ibu mungkin memerlukan latihan untuk menemukan posisi dan pelekatan yang tepat. Kadang-kadang, proses ini memerlukan waktu, jadi pastikan Anda mendapatkan dukungan yang memadai untuk mengatasi tantangan ini.

Nyeri Saat Menyusui Itu Wajar

Seharusnya, posisi pelekatan yang benar tidak membuat Mama merasa sakit. Jika Anda mengalami nyeri saat menyusui, mungkin ada masalah dengan pelekatan yang perlu diperbaiki. Bila nyeri berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan konselor laktasi atau tenaga kesehatan yang berpengalaman.

Puting Harus Dibersihkan Sebelum Menyusui

Tidak perlu membersihkan puting sebelum menyusui karena aroma alami puting membantu bayi menemukan puting ibu. Selain itu, bakteri baik di sekitar areola berfungsi untuk membantu bayi membangun sistem kekebalan tubuhnya.

Payudara Kecil Menghasilkan Sedikit ASI

Produksi ASI lebih bergantung pada prinsip supply and demand. Semakin sering payudara dikosongkan, semakin banyak ASI yang dihasilkan. Jadi, ukuran payudara bukanlah faktor utama dalam produksi ASI.

Ibu Berputing Datar Tidak Bisa Menyusui

Meski memiliki puting datar, Anda tetap bisa menyusui bayinya jika posisi pelekatan tepat. Selain itu, nipple shield juga dapat membantu ibu dengan puting datar dalam proses menyusui.

Ibu Tidak Boleh Menyusui Saat Sakit

Ibu yang sedang sakit tetap dapat menyusui bayinya. Bahkan, ASI mengandung antibodi yang bisa membantu bayi membangun kekebalan tubuhnya.

Namun, jika Anda merasa tidak nyaman, menggunakan masker saat menyusui bisa menjadi pilihan. Jika tidak memungkinkan, ASI perah juga bisa menjadi alternatif.

Bayi Bisa Diare Jika Ibu Makan Makanan Pedas

Makanan pedas yang Anda konsumsi tidak akan menyebabkan bayi diare atau kepedasan. Selama bayi tidak menunjukkan reaksi negatif dan buang air besar tetap normal, makan makanan pedas dalam jumlah wajar tidak membahayakan bayi.

Bayi Bakal Pilek Jika Ibu Minum Es

Minum es tidak membuat ASI menjadi dingin dan menyebabkan bayi pilek. ASI menyesuaikan suhu tubuh ibu, jadi pilek pada bayi lebih mungkin disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, bukan oleh konsumsi es.

Bayi Menyusui Lama Karena ASI Ibu Sedikit

Bayi mungkin menyusu lebih sering dan lama selama fase pertumbuhan atau growth spurt. ASI juga lebih mudah dicerna dibandingkan susu formula, jadi bayi mungkin lebih cepat lapar dan membutuhkan menyusu setiap 2-3 jam.

ASI Encer = Tidak Berkualitas

ASI terdiri dari foremilk (encer) yang kaya protein dan laktosa, serta hindmilk (lebih kental) yang mengandung banyak lemak. ASI yang tampak encer bukanlah tanda kualitas yang buruk, melainkan foremilk yang merupakan bagian dari proses penyusuan.

Bayi Baru Lahir Akan Kelaparan Jika ASI Tidak Langsung Keluar

Bayi baru lahir dapat bertahan 2-3 hari tanpa ASI karena masih memiliki cadangan nutrisi dari dalam kandungan. Jadi, jangan panik dan segera memberikan susu formula tanpa saran dokter.

Bayi Harus Disapih Jika Ibu Bekerja

Tidak perlu menyapih bayi jika Anda kembali bekerja. Teknologi pompa ASI memungkinkan Anda untuk tetap menyusui anaknya meski tidak bisa menyusui langsung.

Dengan memahami mitos dan fakta ini, Anda dapat merasa lebih percaya diri dan tenang dalam perjalanan menyusui. (*)

8 Tips Agar ASI Melimpah dan Berkualitas

0

Menyusui adalah perjalanan yang penuh tantangan dan kebahagiaan bagi banyak ibu. Memiliki Air Susu Ibu (ASI) yang melimpah dan kental tentunya menjadi tujuan utama agar bayi mendapatkan nutrisi terbaik.

Untuk mencapai hal ini, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Mari simak lebih dalam ke cara-cara efektif yang dapat membantu memastikan produksi ASI tetap optimal dan berkualitas.

Tips Agar ASI Melimpah dan Kental

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk memastikan produksi ASI tetap melimpah selama masa menyusui:

Menyusui Lebih Sering

Di minggu-minggu awal kelahiran, mungkin suplai ASI belum stabil. Namun, Mama disarankan untuk menyusui bayi setidaknya 2-3 jam sekali, dengan total 8-12 kali sehari. Semakin sering bayi menyusui, semakin banyak produksi ASI yang akan meningkat, karena proses menyusui merangsang pelepasan hormon prolaktin yang berfungsi meningkatkan produksi ASI. Jadi, semakin sering menyusui, semakin baik.

Gunakan Kedua Payudara Secara Bergantian

Jangan hanya menyusui dari satu sisi payudara. Biasakan untuk bergantian, tetapi pastikan bayi menyusui hingga payudara satu kosong sebelum beralih ke payudara lainnya. Ini membantu bayi mendapatkan ASI yang lebih kental, dari foremilk ke hindmilk.

Perhatikan Posisi Perlekatan saat Menyusui

Posisi mulut bayi saat menyusui, atau perlekatan, sangat mempengaruhi keluarnya ASI. Pastikan posisi bayi benar agar ASI dapat keluar dengan lancar dan Mama terhindar dari luka atau nyeri pada puting.

Lakukan Pijat Laktasi

Pijat laktasi dapat membantu meningkatkan produksi ASI yang kental. Pijatan lembut pada payudara akan memfasilitasi aliran ASI ke puting. Pijat juga area tengkuk, bahu, punggung, dan pinggang untuk membantu relaksasi otot dan memperlancar sirkulasi darah serta hormon oksitosin. Mama bisa melakukannya secara manual atau menggunakan lactation massager.

Rutin Memompa ASI

Jika payudara terasa kencang setelah menyusui, itu tanda ada sisa ASI yang perlu dikeluarkan. Pompa ASI untuk mengosongkan payudara, yang dapat meningkatkan produksi ASI melalui teknik power pumping. Ini memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Jika Mama belum memiliki pompa ASI, Mama bisa menyewanya dari Mamasewa, seperti Spectra 9 Plus Hospital Grade – New Motor yang bisa disewa dengan harga terjangkau.

Perhatikan Hidrasi dan Nutrisi

Selama menyusui, penting untuk minum cukup air, sekitar 8-10 gelas sehari, karena kekurangan cairan dapat menurunkan produksi ASI. Selain itu, konsumsi makanan bernutrisi seperti daun katuk, bayam, pare, telur, avokad, kurma, dan gandum untuk mendukung produksi ASI yang melimpah dan kental.

Menyusui di Lingkungan yang Nyaman

Menyusui memerlukan ketenangan. Pilih lingkungan yang nyaman dan pastikan Mama bisa mengelola stres atau kecemasan yang mungkin timbul. Cobalah aktivitas yang meningkatkan mood seperti membaca, meditasi, atau perawatan spa.

Cukup Istirahat dan Hindari Kelelahan

Istirahat yang cukup sangat penting untuk produksi ASI. Kurangi kegiatan di luar rumah dan hindari aktivitas berat agar tidak kelelahan. Usahakan untuk lebih banyak waktu bersantai bersama bayi.

Itulah beberapa tips untuk memastikan ASI Mama melimpah dan kental. Jika Mama membutuhkan peralatan menyusui tanpa harus membelinya, Mama bisa menyewanya di Mamasewa, yang menawarkan berbagai produk sesuai kebutuhan. (*)

8 Rekomendasi Mainan Edukasi Anak Usia 4-6 Tahun

0

Ketika anak memasuki usia 4 tahun, mereka mengalami perkembangan signifikan dalam hal motorik dan kreativitas. Sebagai orang tua, penting untuk memilih mainan yang dapat mendukung tumbuh kembang mereka dengan baik.

Dengan banyaknya pilihan mainan di pasaran, mungkin kamu merasa bingung dalam memilih yang paling sesuai. Tidak semua mainan dapat memenuhi kebutuhan perkembangan anak usia 4 tahun.

Apa mainan yang tepat untuk anak usia 4 tahun? Di usia ini, anak-anak umumnya sudah mulai mandiri dan sangat ingin tahu. Mereka cenderung memiliki imajinasi yang aktif dan kreativitas yang berkembang pesat selama bermain.

Oleh karena itu, penting untuk memilih mainan edukatif yang dapat merangsang kemampuan ekspresi, komunikasi, imajinasi, dan kreativitas mereka.

Lalu, mainan apa saja yang direkomendasikan untuk anak berusia 4 tahun? Berikut adalah 8 rekomendasi mainan edukasi untuk anak usia 4-6 tahun yang bisa dimainkan di rumah:

Block, Lego, atau Mainan Kayu Balok: Melatih Keterampilan Sistematis

Mainan seperti block, Lego, atau balok kayu sangat bermanfaat untuk anak usia dini. Mainan ini mengajarkan anak cara membentuk dan membangun berbagai objek seperti binatang, mobil, atau robot.

Selain merangsang kreativitas dan imajinasi, permainan ini juga memperkenalkan anak pada pola, bentuk, dan warna. Selain itu, anak juga belajar melatih emosi dan keterampilan pemecahan masalah ketika menghadapi kendala seperti runtuhnya bangunan yang mereka buat. Pastikan mainan yang dipilih memiliki ujung yang tumpul dan bahan pewarna yang aman serta berukuran besar untuk menghindari risiko tertelan.

Puzzle: Mengasah Kemampuan Memecahkan Masalah

Puzzle hadir dalam berbagai bentuk dan jumlah potongan sesuai dengan usia anak. Untuk anak usia satu hingga dua tahun, pilih puzzle dengan enam potongan. Untuk usia dua hingga empat tahun, puzzle dengan 8-20 potongan adalah pilihan yang tepat.

Anak usia empat tahun ke atas bisa menikmati puzzle dengan potongan yang lebih banyak dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Pilih motif puzzle yang sesuai dengan minat anak, seperti tema kartun, transportasi, atau makanan.

Alat Musik: Mengasah Minat dan Bakat Musik

Jika anak menunjukkan minat pada musik, pertimbangkan untuk memberikan mainan musik seperti alat musik dari kayu atau plastik. Alat musik ini membantu anak belajar membedakan nada dan suara, serta merangsang keterampilan komunikasi melalui lagu-lagu sederhana. Ini juga melatih sensorik anak dan memperkaya pengalaman musiknya.

Permainan Simulasi Profesi: Memperkenalkan Berbagai Profesi

Mainan yang mensimulasikan berbagai profesi, seperti dokter atau pemadam kebakaran, memungkinkan anak untuk berimajinasi dan berperan sebagai profesional. Selain merangsang imajinasi dan kreativitas, permainan ini juga membantu anak mengenal berbagai jenis profesi dan alat yang digunakan.

Plastisin atau Fun-Doh: Meningkatkan Kreativitas dan Imajinasi

Plastisin atau Fun-Doh adalah bahan mainan yang aman untuk membentuk berbagai objek, seperti bunga atau makanan. Mainan ini merangsang kreativitas dan imajinasi anak serta aman digunakan karena terbuat dari bahan pewarna non-toxic.

Wire Game: Melatih Motorik Halus dan Kesabaran

Wire game atau permainan kawat melatih motorik halus dan kesabaran anak. Anak belajar mengenal warna dan bentuk sambil menyelesaikan tantangan yang ada pada permainan ini. Untuk anak usia empat tahun ke atas, pilih wire game yang sesuai dengan kemampuan anak, terutama dalam hal jumlah garis atau tingkat kesulitannya.

Do It Yourself (DIY) Robot: Mengembangkan Kemampuan Memecahkan Masalah

Mainan DIY robot terdiri dari paket yang memungkinkan anak merakit robot sesuai petunjuk. Ini mengajarkan anak cara menyelesaikan masalah dan mengikuti instruksi secara tepat. Buku petunjuk yang disertakan berisi gambar dan tulisan yang memandu proses perakitan.

Mengenal Huruf dan Angka: Membantu Pengembangan Kognitif

Mainan edukasi yang mengajarkan huruf dan angka sangat bermanfaat untuk mempersiapkan anak belajar membaca dan berhitung. Pilih mainan yang menggunakan metode yang menyenangkan dan interaktif untuk memperkenalkan konsep-konsep dasar ini kepada anak.

Semua mainan ini dirancang untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, baik dari segi kognitif, motorik, maupun sosial. Pilihlah sesuai dengan minat dan kebutuhan anak untuk mendapatkan manfaat maksimal. (*)

Tips Memilih Mainan Edukasi yang Tepat untuk Anak

0

Hati-hati dalam memilih mainan edukasi untuk anak. Mainan yang salah bisa membuat anak cepat bosan dan manfaatnya tidak maksimal. Berikut solusi dan rekomendasi untuk memilih mainan yang tepat.

Bermain adalah aktivitas menyenangkan bagi anak, tetapi memilih mainan edukasi yang tepat bisa memaksimalkan perkembangannya. Mainan edukasi tidak hanya menyenangkan tetapi juga melatih berbagai keterampilan, seperti motorik, sensorik, sosialisasi, daya ingat, kemampuan berbahasa, kreativitas, imajinasi, menambah kosakata, melatih fisik, dan menstimulasi kecerdasan otak.

Di usia empat hingga enam tahun, anak mulai lebih mandiri dalam bermain dan memilih mainannya sendiri. Namun, sebagai orang tua, penting untuk menyediakan mainan yang sesuai untuk mendukung perkembangan komunikasi, bahasa, sosialisasi, dan kepercayaan diri anak saat sekolah. Selain itu, ajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan mainannya, seperti tidak merusak atau melempar, serta merapikannya setelah digunakan.

Berikut jenis mainan edukasi sesuai manfaatnya:

1. Imajinasi dan Kreativitas: Mainan seperti blok, doh, atau magic sand mendorong anak berkreasi dan mengembangkan imajinasi mereka.

2. Kosakata Komunikasi: Permainan kartu atau board game menambah kosakata dan merangsang logika anak.

3. Kecerdasan Otak: Puzzle membantu anak mengenal ruang, berpikir logis, dan menyelesaikan masalah.

4. Pengenalan Huruf dan Angka: Mainan ini membantu anak mulai mengenal huruf dan angka, melatih daya ingat, dan belajar berhitung.

5. Motorik Halus: Mainan seperti masak-masakan, blok, dan menggambar melatih keterampilan motorik halus anak.

Memilih mainan yang sesuai dapat membuat waktu bermain anak lebih bermanfaat dan mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh.

Tips Memilih Mainan Edukasi

Sebelum Anda membeli mainan edukasi, pertimbangkan tips berikut untuk memastikan Anda memilih yang tepat untuk anak:

1. Sesuaikan dengan Usia
Pastikan mainan sesuai dengan usia anak. Kemasan mainan biasanya mencantumkan keterangan usia yang membantu Anda memilih permainan yang tepat. Pilihan mainan yang sesuai akan membuat anak tidak merasa terlalu mudah atau kesulitan, sehingga mereka tetap tertarik dan tidak cepat bosan.

2. Periksa Manfaat Edukasi
Setiap mainan memiliki manfaat edukatif yang berbeda, seperti merangsang motorik, sensorik, perkembangan berpikir, atau kemampuan berkomunikasi. Pilihlah mainan yang dapat mengoptimalkan keterampilan yang ingin Anda dorong pada anak.

3. Sesuaikan dengan Hobi atau Minat Anak
Anak seringkali memiliki minat khusus, seperti musik, robot, atau mobil-mobilan. Pilih mainan yang sesuai dengan minat mereka namun juga berikan variasi untuk memperkenalkan objek baru, seperti binatang, buah, atau sayur, agar perkembangan mereka lebih seimbang dan optimal.

4. Pastikan Mainan Aman dan Bersertifikasi
Keamanan adalah prioritas utama. Hindari mainan dengan ujung tajam atau bahan berbahaya yang bisa melukai anak. Pilih mainan yang memiliki sertifikasi keamanan untuk memastikan bahwa mainan tersebut aman digunakan.

Saat ini banyak pilihan mainan edukasi untuk anak usia 2 tahun ke atas, seperti produk Acosta yang tersedia baik secara online maupun offline. Pilihlah mainan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.

Resep Gulai Daun Singkong, Creamy, Pedas, dan Sedikit Manis

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Gulai Daun Singkong @vitakwee. Gulai Daun Singkong adalah hidangan khas Indonesia yang menggunakan daun singkong sebagai bahan utama.

Hidangan ini dikenal karena kuahnya yang kaya rempah dan bumbu. Daun singkong dimasak dalam kuah gulai yang terbuat dari santan, cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan berbagai rempah lainnya.

Hasilnya adalah hidangan yang creamy, pedas, dan sedikit manis, dengan tekstur daun singkong yang lembut. Gulai Daun Singkong sering disajikan dengan nasi putih dan bisa disertai lauk tambahan seperti ikan, daging, atau tempe. Apakah kamu tertarik dengan cara membuatnya atau lebih suka menikmati versi siap saji?

Resep Gulai Daun Singkong

Bahan:

  • 2 ikat daun singkong (ambil yang daun muda)
  • 2 cm lengkuas, geprek
  • 1 batang serai ,geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 1 genggam teri medan, goreng sisihkan
  • 3 sdm munjung @fibercreme

Bumbu Halus

  • 8 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 6 buah cabe keriting (tambahkan rawit jika suka)
  • 2 butir kemiri
  • 2 ruas kunyit
  • secukupnya air, garam, gula, kaldu totole

Cara Membuat Gulai Daun Singkong

  1. Didihkan air, masukkan garam secukupnya dan daun singkong, rebus sebentar saja, angkat lalu bilas air bersih, peras daun singkong dan cukup iris kasar. Sisihkan.
  2. Tumis bumbu dengan minyak, masukkan lengkus, serai daun salam hingga harum.
    Beri air secukupnya, biarkan mendidih, masukkan daun singkong dan juga @fibercreme lalu beri bumbu. Masukkan teri medan yang sudah digoreng, boleh tambahkan udang segar jika suka.
  3. Biarkan mendidih, koreksi rasa dam angkat. Siap disajikan. (*)

Resep Mie Ayam Jamur, Lezat dan Memuaskan

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Mie Ayam Jamur by @fenn.chen.  Mie Ayam Jamur adalah salah satu hidangan populer dari Indonesia, terutama di daerah Jakarta dan sekitarnya. Hidangan ini merupakan variasi dari mie ayam, yang pada umumnya terdiri dari mie kuning yang disajikan dengan potongan daging ayam dan sayuran.

Untuk Mie Ayam Jamur, ada tambahan jamur yang memberikan rasa dan tekstur yang berbeda. Jamur yang biasa digunakan bisa berupa jamur kancing, jamur shitake, atau jamur lainnya sesuai selera.

Berikut adalah elemen-elemen umum dari Mie Ayam Jamur:

1. Mie: Biasanya mie kuning yang dimasak al dente, memberikan tekstur kenyal yang menyenangkan.

2. Ayam: Biasanya daging ayam yang dipotong kecil-kecil dan dimasak dengan bumbu khas, sering kali menggunakan kecap manis, bawang putih, bawang merah, dan sedikit jahe.

3. Jamur: Jamur yang dipilih biasanya ditumis dengan bumbu yang sama dengan daging ayam atau dengan bumbu tambahan untuk meningkatkan rasa.

4. Kuah: Mie Ayam Jamur sering disajikan dengan kuah kaldu ayam yang bening, yang menambah kelezatan hidangan.

5. Pelengkap: Biasanya disajikan dengan pelengkap seperti sawi hijau, bawang goreng, dan sambal untuk menambah cita rasa.

6. Sambal: Untuk menambah rasa pedas, sering disertakan sambal atau cabai rawit sesuai selera.

Mie Ayam Jamur bisa menjadi pilihan yang sangat lezat dan memuaskan, terutama bagi mereka yang menyukai kombinasi antara mie, daging ayam, dan jamur dalam satu mangkuk. Apakah kamu pernah mencoba membuatnya sendiri atau lebih suka membelinya dari tempat makan tertentu?

Resep Mie Ayam Jamur

Bahan :

  • 2 potong dada ayam
  • 7 siung bawang putih
  • Minyak goreng
  • Kecap ikan
  • Kecap manis
  • Cuka
  • Minyak bawang goreng

Bahan Ayam Jamur:

  • potong dadu Daging ayam
  • 2 sdm minyak wijen
  • secukupnya kecap manis
  • 1 sdm saus tiram
  • secukupnya Lada dan garam
  • 150 gr jamur kancing (sesuai selera
  • 2 sdm tepung maizena untuk mengentalkan saus

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang putih sampai harum.
  2. Masukan daging ayam dan jamur kancing, aduk-aduk.
  3. Masukan minyak wijen, kecap manis, saus tiram, lada dan garam.
  4. Masukan air secukupnya.
  5. Masak sampai daging matang.
  6. Terakhir masukan larutan tepung maizena, aduk rata.

Cara Membuat Mie Ayam Jamur

  1. Rebus mie sampai matang, tiriskan.
  2. Masukkan mie ke mangkuk, beri minyak bawang, saus ayam jamur, kecap ikan, kecap manis dan cuka secukupnya.
  3. Campur rata.
  4. Sajikan dengan sayur chai sim, bawang goreng. (*)

Renungan Harian Kristen, Selasa, 17 September 2024: Guna dari Pencobaan

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Selasa, 17 September 2024 berjudul: Guna dari Pencobaan

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari 1 Korintus 10:13

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Guna dari Pencobaan

1 Korintus 10:13 – Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Pengantar:

Barangkali tidak ada hal yang begitu sering membingungkan dan mengundang pertanyaan bagi orang awam seperti pencobaan. Renungan hari ini melihat sisi “Guna dari Pencobaan”. Selanjutnya di bawah ini, yang dibahas secara padat dan mendalam, dan dilanjutkan besok.

Renungan Harian Kristen, Selasa, 17 September 2024

Kata pencobaan telah mempunyai konotasi buruk bagi kita dewasa ini, karena kita cenderung menggunakan kata tersebut dalam cara yang salah.

Pencobaan itu sendiri bukanlah dosa: pencobaan adalah sesuatu yang harus kita hadapi karena kita adalah manusia. Tidak dicobai berarti bahwa kita salah sedemikian memalukan sehingga sudah terlalu hina untuk dihiraukan.

Namun, banyak di antara kita mengalami pencobaan yang tidak seharusnya kita derita hanya karena kita telah menolak untuk mempersilakan Allah mengangkat kita ke tingkat yang lebih tinggi, tempat kita akan menghadapi pencobaan dari jenis yang lain.

Keberadaan batin seseorang, apa yang dimilikinya secara batiniah, bagaimana keberadaan rohani dirinya, menentukan bentuk pencobaan yang dialaminya dari luar. Pencobaan itu sesuai dengan keberadaan sesungguhnya dari orang yang sedang dicobai, dan menyingkapkan kemungkinan dari keberadaan/sifatnya.

Setiap orang sebenarnya menentukan atau “memilih” tingkat pencobaannya sendiri, karena pencobaan akan datang kepadanya sesuai dengan tingkat keberadaan batin yang mengendalikannya.

Pencobaan datang kepada saya, menuntun saya pada suatu kemungkinan jalan pendek untuk perwujudan sasaran saya yang tertinggi. Pencobaan tidak mengarahkan saya menuju apa yang saya ketahui sebagai hal yang jahat, tetapi terhadap hal yang menurut pengertian saya baik.

Memang, pencobaan dapat menjadi sesuatu yang sungguh membingungkan untuk sementara waktu, sebab saya tidak tahu apa yang benar atau apa yang salah. Namun, bila saya menyerah pada pencobaan, saya telah menjadikan nafsu menjadi ilah saya, dan menjadi bukti bahwa saya tidak jatuh ke dalam dosa lebih dini, sebelumnya, hanya karena malu-malu.

Pencobaan bukanlah sesuatu yang dapat kita hindari. Malah sebenarnya, pencobaan perlu bagi kehidupan seseorang yang begitu cepat berputar.

Waspadalah dengan pemikiran bahwa Anda dicobai melebihi siapa pun. Apa yang Anda alami merupakan bagian dari “warisan” hidup manusia, dan bukanlah sesuatu yang tidak pernah dialami orang lain sebelumnya.

Allah tidak menyelamatkan kita dari pencobaan, tetapi Dia menopang kita di tengah pencobaan itu (lih. Ibrani 2:18 dan 4:15-16).

Demikian Renungan hari ini, Selasa, 17 September 2024 diambil dari 1 Korintus 10:13 yang mengisahkan tentang Guna dari Pencobaan dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.