Beranda blog Halaman 20

Sukses Hadirkan 7.400 Pengurus PEKNAS Sulteng dan Pejabat Negara, Siapa Isram Said Lolo?

0

PALU – Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Nasional (PEKNAS) Sulawesi Tengah periode 2024-2029 menjadi momen yang mencuri perhatian. Dengan kehadiran 7.400 anggota dari seluruh Sulawesi Tengah, acara yang digelar di Sriti Convention Hall pada Kamis (16/1) ini berhasil mendatangkan dua pejabat negara: Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza serta Kepala Badan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga mencerminkan komitmen PEKNAS dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Bahkan, di balik kemegahan acara, terselip kisah perjuangan para pengurus yang rela menempuh perjalanan berat, seperti menyeberangi sungai, laut, dan pegunungan demi menghadiri pelantikan tersebut.

Di balik suksesnya acara tersebut, ada sosok sentral bernama Isram Said Lolo (ISL). Aktivis era 1990-an ini dikenal sebagai pejuang ekonomi rakyat yang konsisten membela hak kaum dhuafa. Tahun lalu, ia mencoba peruntungan politik dengan maju sebagai calon Bupati Parigi Moutong melalui jalur independen, membawa visi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Kunci Keberhasilan: Niat dan Kepercayaan
Isram menyebut kunci keberhasilannya adalah niat baik dan kepemimpinan yang berbasis kepercayaan. “Semua harus dimulai dengan niat yang baik. Saya yakin, dengan niat yang benar, Tuhan akan membuka jalan,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPW PEKNAS Sulteng, Minggu (19/1).

Ia menegaskan pentingnya memiliki dasar kepemimpinan yang kokoh, meliputi dedikasi, inovasi, dan membangun kepercayaan masyarakat. “Tanpa kepercayaan dari masyarakat, sulit menggerakkan ribuan orang seperti ini. Ini membuktikan betapa pentingnya trust dalam kepemimpinan,” kata Isram.

Lebih lanjut, Isram menekankan perlunya nilai jual dan keikhlasan dalam memimpin. “Keikhlasan itu mendatangkan campur tangan Tuhan. Kalau saya hanya mengandalkan kemampuan diri, mungkin hanya 50 persen yang hadir. Tapi dengan keikhlasan dan kehendak Tuhan, semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Visi Besar untuk Ekonomi Kerakyatan
Sebagai Ketua DPW PEKNAS Sulteng, Isram memiliki visi besar untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi berbasis kewirausahaan. Ia berharap PEKNAS dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah, sejalan dengan cita-citanya untuk mengentaskan kemiskinan di daerah.

Kesuksesan pelantikan ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Isram Said Lolo, yang tidak hanya membawa visi besar, tetapi juga mampu memobilisasi ribuan pengurus dengan dedikasi dan kepercayaan. Sebuah langkah awal yang menjanjikan bagi PEKNAS Sulteng untuk periode kepengurusan lima tahun mendatang. (RN)

Isram Said Lolo: “Berbisnis dengan Tuhan” yang Membawanya Menjadi Ketua DPW PEKNAS Sulteng

0

PALU – Isram Said Lolo, putra asli Pantai Timur, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, telah lama berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan sejak aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Lahir pada 2 Mei 1974, Isram menerapkan metode unik yang ia sebut sebagai “Berbisnis dengan Tuhan,” sebuah konsep yang pada awalnya tampak tidak lazim secara logika dasar. Namun, menurutnya, metode ini berlandaskan ajaran agama dan diwujudkan melalui praktik sedekah.

“Bisnis dengan Tuhan itu cara saya untuk mempercepat hasil dengan cara yang tepat dan aman,” ujar Isram.

Keyakinan ini ia terapkan saat mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Nasional (PEKNAS) untuk membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PEKNAS Sulawesi Tengah. Dari target waktu empat bulan yang diberikan, Isram berhasil merampungkannya hanya dalam 30 hari.

“Saya bilang ke DPP, cukup beri waktu satu bulan. Kalau dalam 30 hari tidak terbentuk kepengurusan di setiap kecamatan di Sulawesi Tengah, bahkan satu kabupaten saja, silakan bekukan mandat saya,” tegas Isram saat ditemui di Sekretariat DPW PEKNAS Sulteng, Sabtu (18/1/2025).

Tiga Konsep Kunci Keberhasilan

Isram mengungkapkan, kesuksesannya membangun kepengurusan PEKNAS Sulteng berkat penerapan tiga konsep strategis: metode yang tepat, orang yang tepat, dan waktu yang tepat.

“Alhamdulillah, saya menetapkan strategi dengan mengangkat isu kemiskinan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Saya juga memastikan semua kepengurusan lengkap dan berbasis data—dari nama, KTP, hingga biodata,” jelasnya.

Hasilnya, kepengurusan DPW, DPD, dan DPC PEKNAS Sulteng berhasil dibentuk dengan melibatkan 7.400 anggota yang tersebar di seluruh kota dan kabupaten. Seluruh struktur tersebut hadir dalam pelantikan periode 2024–2029 di Sriti Convention Hall, Kamis (16/1).

Keyakinan dan Awal Keraguan

Namun, di balik keberhasilannya, Isram sempat merasa ragu saat pertama kali diminta memimpin PEKNAS. Ia khawatir organisasi ini tidak memiliki visi yang jelas atau berafiliasi dengan partai politik.

“Setelah saya pelajari AD/ART, tata tertib organisasi, dan profil PEKNAS, saya menemukan kesamaan visi, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Saya terima amanah ini karena PEKNAS independen dan fokus pada pemberdayaan masyarakat,” ungkap Isram, yang juga dikenal sebagai pendiri dan Direktur LSM FORMAT.

Mengangkat Ekonomi Masyarakat

Isram menekankan bahwa PEKNAS bukan sekadar organisasi kemasyarakatan biasa. Organisasi ini memiliki fokus spesifik pada penguatan kewirausahaan, pembinaan pemuda, dan pemberdayaan masyarakat.

“Visi PEKNAS sejalan dengan misi saya saat mencalonkan diri sebagai Bupati Parigi Moutong, yaitu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat miskin melalui penguatan UMKM. Inilah yang membuat saya yakin untuk menerima amanah sebagai Ketua DPW,” tutupnya.(RN)

Ketum GBNN Kunjungi Situs Bersejarah di Gowa Usai Pengukuhan Pengurus DPC GBNN

0

GOWA – Seusai melantik dan mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Kabupaten Gowa di Aula Markas Kodim 1409/Gowa, Kamis (18/1/2025), Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GBNN melanjutkan agenda kunjungan ke sejumlah situs bersejarah di Butta Gowa. Destinasi yang dikunjungi meliputi Balla Lompoa, Makam Kerajaan Sultan Hasanuddin, dan Makam Guru Besar Islam Syekh Yusuf.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum DPP GBNN menyampaikan rasa bangga dan keharuannya melihat berbagai peninggalan bersejarah di Gowa. Ia menekankan pentingnya menjaga, melestarikan, dan mengambil teladan dari tokoh-tokoh pejuang nasional yang menjadi bagian dari sejarah daerah ini.

“Kita harus menjadi pribadi yang memiliki jiwa ksatria dan semangat berkorban yang tinggi, sejalan dengan visi dan misi organisasi GBNN,” pesan Ketum GBNN di sela-sela kunjungannya.

Turut hadir mendampingi dalam agenda ini adalah Drs. H. Salman, salah satu Pembina GBNN sekaligus Kepala Biro Fajar Pendidikan Kabupaten Gowa. Salman yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Bankom (Bantuan Komando) GBNN menyampaikan bahwa Bankom GBNN akan bermitra dengan Kodim 1409/Gowa dalam mendukung komunikasi Bimbingan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bimkamtibmas) di wilayah tersebut.

Drs. H. Salman Pembina GBNN
Drs. H. Salman Pembina GBNN

Di kesempatan yang sama, Salman menyoroti potensi wisata alam Gowa, khususnya kawasan Malino. Menurutnya, Malino yang berada di dataran tinggi dengan pemandangan indah dan hasil pertanian yang melimpah menjadi daya tarik besar bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Harapan kami, situs-situs bersejarah dan tempat wisata ini terus dijaga dan dilestarikan. GBNN sebagai garda terdepan diharapkan mampu membuat terobosan positif untuk membangun Kabupaten Gowa ke depan, bekerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta,” ujar Salman menutup keterangannya.

Renungan Harian Kristen, Rabu, 22 Januari 2025: Adakah Saya Memandang kepada Allah?

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Rabu, 22 Januari 2025 berjudul: Adakah Saya Memandang kepada Allah?

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Yesaya 45:22

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Adakah Saya Memandang kepada Allah?

Yesaya 45:22 – Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.

Pengantar:

Kita sering tidak menyadari bahwa kita lebih mudah terfokus pada berkat, bukan pada Sumber berkat, yaitu Allah sendiri. Bahkan, renungan hari ini mengatakan, kesulitan rohani terbesar yaitu memusatkan perhatian pada Allah.

Renungan Harian Kristen, Rabu, 22 Januari 2025

Kalimat “berpalinglah kepada-Ku”, dalam Alkitab King James adalah “look unto me”, artinya “pandanglah kepada-Ku”.

Apakah kita berharap Allah datang kepada kita dengan berkat-berkat-Nya dan menyelamatkan kita? Dia bersabda, “Pandanglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan”.

Kesulitan rohani terbesar adalah memusatkan perhatian kepada Allah, dan berkat-berkat-Nya itulah yang justru membuat hal ini menjadi sangat sulit. Kesukaran hampir selalu membuat kita memandang kepada Allah, tetapi berkat-berkat-Nya cenderung mengalihkan perhatian kita ke arah yang lain.

Pelajaran dasar dari Khotbah di Bukit adalah mempersempit semua perhatian Anda sampai pikiran, hati, dan tubuh Anda terpusat kepada Yesus Kristus, “Pandanglah kepada-Ku ….”

Banyak di antara kita mempunyai gambaran dalam benak kita mengenai bagaimana seharusnya citra seorang Kristen. Dan, “mencari” citra seperti ini dalam diri orang Kristen lain akan menjadi penghalang dalam pemusatan perhatian kita kepada Allah. Sering masalahnya menjadi tidak sederhana.

Dia sebenarnya mengatakan, “Pandanglah kepada-Ku, maka engkau diselamatkan — saat itu juga!” bukan, “Engkau akan diselamatkan pada suatu hari kelak.” Kita akan menjumpai hal yang kita cari, jika kita mau memusatkan perhatian kepada-Nya.

Akan tetapi, banyak hal membuat perhatian kita teralihkan dari Allah dan kemudian kita merasa tidak dipedulikan-Nya. Sementara Dia terus berkata kepada kita, “Pandanglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan.”

Semua kesulitan, pencobaan, dan kecemasan kita tentang hari esok akan lenyap bila kita memandang kepada Allah. Bangunlah dan pandanglah Allah. Bangunlah harapan Anda di atas Dia.

Betapa pun banyaknya hal yang tampaknya menekan Anda, bertekadlah untuk mengenyahkannya, lalu pandanglah Dia. “Pandanglah kepada-Ku ….” Keselamatan menjadi milik Anda pada saat Anda memandang Dia.

Demikian Renungan hari ini, Rabu, 22 Januari 2025 diambil dari Yesaya 45:22 yang mengisahkan tentang Adakah Saya Memandang kepada Allah? dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Resmi Dibuka; Link, Syarat dan Jadwal Seleksi

0

Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu, 17 Januari 2025. Ini adalah kesempatan emas bagi masyarakat yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi LPDP (@lpdp_ri), masa pendaftaran berlangsung dari 17 Januari hingga 17 Februari 2025. Bagi yang diterima, perkuliahan dapat dimulai paling cepat pada Juli 2025.

“Program beasiswa tahun ini menawarkan berbagai pembaruan dan penyesuaian ketentuan. Pastikan untuk membaca Buku Panduan dengan teliti,” demikian pernyataan yang diunggah oleh LPDP.

Untuk informasi lebih lanjut dan mengakses laman pendaftaran, calon peserta dapat mengunjungi situs resmi LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login

Berikut adalah jadwal seleksi Beasiswa LPDP 2025:

  • 17 Januari – 17 Februari: Pendaftaran
  • 18 Februari – 6 Maret: Seleksi Administrasi
  • 7 Maret: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
  • 8 Maret – 10 Maret: Pengajuan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi
  • 24 Maret: Pengumuman Hasil Sanggah Seleksi Administrasi
  • 14 April – 28 April: Seleksi Bakat Skolastik
  • 2 Mei: Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik
  • 6 Mei – 5 Juni: Seleksi Substansi
  • 19 Juni: Pengumuman Hasil Seleksi Substansi

Langkah-langkah Pendaftaran Beasiswa LPDP

Calon pendaftar harus mengikuti beberapa langkah yang ditetapkan oleh LPDP, di antaranya:

  1. Registrasi Online: Lakukan registrasi di situs web pendaftaran Beasiswa LPDP melalui beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
  2. Pengunggahan Dokumen: Lengkapi dan unggah seluruh dokumen yang diperlukan sesuai dengan formulir pendaftaran.
  3. Submit Formulir: Setelah mengisi formulir, pastikan untuk men-submit untuk mendapatkan kode registrasi.
  4. Dokumen Pendukung: Pastikan dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat, dan dokumen lain diterbitkan sesuai dengan ketentuan LPDP.

Proses seleksi pada tahun 2024 dapat dilakukan secara online, offline, atau hybrid (gabungan keduanya). LPDP akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kebijakan seleksi yang berlaku.

Pendaftar juga diminta untuk memilih kota/lokasi seleksi yang disediakan oleh LPDP dalam formulir pendaftaran. Ini untuk mempersiapkan kemungkinan jika seleksi dilakukan secara offline atau hybrid di masa mendatang.

LoA atau SKP

Salah satu syarat penting dalam pendaftaran beasiswa LPDP adalah memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Surat Keterangan Penerimaan Tanpa Syarat (SKP). SKP ini merupakan surat resmi dari perguruan tinggi yang menyatakan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat apa pun, kecuali beberapa persyaratan administratif seperti sponsor dana dan dokumen fisik ijazah.

Beberapa hal yang harus dipastikan terkait SKP:

  1. Universitas dan Program Studi: Harus sesuai dengan pilihan yang diajukan dalam formulir aplikasi.
  2. Jadwal Kelas: Penerimaan studi harus mematuhi ketentuan LPDP terkait jadwal kelas yang diizinkan.
  3. Surat Penundaan: Jika penerimaan tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, pendaftar harus melampirkan Surat Penundaan dari universitas yang mengeluarkan SKP.

Jika SKP yang diunggah tidak memenuhi persyaratan LPDP, maka pendaftar akan dianggap tidak memenuhi syarat untuk pendaftaran.

Dengan dibukanya pendaftaran Beasiswa LPDP 2025, ini menjadi peluang besar bagi calon mahasiswa untuk mengejar pendidikan tinggi di luar negeri dengan dukungan pendanaan penuh dari pemerintah. Pastikan mengikuti seluruh prosedur dan persyaratan yang berlaku untuk memaksimalkan kesempatan ini. (*)

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Bone dan Forkopimda Tanam Jagung

0

Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah bersama Plt Sekda Bone, A Fajaruddin; Bupati terpilih, H Andi Asman Sulaiman serta Region Head PTPN 1 Regional 8, melaksanakan penanaman jagung serentak dalam program 1 Juta Hektar di Desa Bolli, Kecamatan Ponre, Selasa (21/1).

Kegiatan penanaman jagung ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Dandim 1407, Letkol Inf Moch Rizqi; Ketua Pengadilan Negeri, Safri; Dandenpom XIV/1, Letkol Cpm Paryoto; Danyon C Pelopor, Kompol Rudi; Kepala Perum Bulog, Maysius Patintingan; Kasatpol PP, Andi Akbar serta unsur dinas terkait dan Forkopimca Ponre.

Penanaman jagung serentak 1 Juta Hektar yang digagas Polres Bone ini bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bone, PTPN 1 Regional 8 Unit Kebun Bone, serta kelompok tani setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebelum penanaman, acara diawali dengan pengarahan melalui zoom meeting yang dipimpin oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo; Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan Irwasum Polri.

Plt Sekda Bone, A Fajaruddin, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Pj Bupati Bone, Andi Winarno Eka Putra, yang berhalangan hadir. Ia juga menekankan harapan agar program penanaman jagung ini dapat mendukung tercapainya swasembada pangan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Bone.

“Besar harapan kami, melalui penanaman jagung 1 Juta Hektar ini di Desa Bolli, Kabupaten Bone dapat mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi petani,” ujar Plt Sekda Bone.

Bupati Bone terpilih, Andi Asman Sulaiman dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi kepada Polres Bone yang telah menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan ini. Ia menambahkan bahwa Pemkab Bone akan menyiapkan 500 hektar lahan untuk pensiunan Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat Bone dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.

“Untuk mendukung ketahanan pangan nasional, kami juga akan menyediakan lahan untuk pensiunan Polri, TNI, dan masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kita menjamin kesejahteraan masyarakat Bone,” jelas Bupati terpilih, Andi Asman Sulaiman.

Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah menyampaikan bahwa program penanaman jagung serentak 1 Juta Hektar bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dalam negeri, khususnya jagung, dan mendukung Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Melalui penanaman jagung serentak ini, kami berharap hasil panennya dapat mendukung program Makan Siang Gratis bagi anak sekolah, yang pada akhirnya dapat menciptakan SDM unggul dan berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas,” tutup Kapolres Bone.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Bone dapat semakin terjamin dan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional. (*)

Stand UNIFA Curi Perhatian di Sulawesi Education & Techno Expo 2025

0

Sulawesi Education & Techno Expo 2025 resmi dibuka hari ini di Phinisi Ballroom Claro, Makassar. Pameran yang berlangsung selama tiga hari, dari 21-23 Januari 2025, ini menjadi platform bagi perguruan tinggi se-Sulawesi untuk memperkenalkan inovasi dan keunggulan mereka di bidang pendidikan dan teknologi.

Pada hari pertama expo, stand Universitas Fajar (UNIFA) mencuri perhatian banyak pengunjung. Berlokasi strategis di dekat panggung utama, stand UNIFA menarik keramaian berkat berbagai aktivitas interaktif yang ditawarkan.

Salah satu yang paling menarik adalah mini podcast yang disediakan untuk pengunjung. Siswa-siswa yang datang bisa merasakan langsung pengalaman menjadi podcaster, berbicara di depan kamera dengan gaya mereka sendiri.

Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melatih kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum.

Selain itu, stand UNIFA juga menampilkan atraksi live painting oleh mahasiswa jurusan Arsitektur. Dengan sentuhan kreativitas dan keterampilan tinggi, para mahasiswa melukis secara langsung di hadapan pengunjung. Proses pembuatan karya seni ini memukau banyak orang, menciptakan suasana dinamis dan penuh inspirasi di sekitar stand.

Sulawesi Education & Techno Expo 2025 akan berlangsung hingga 23 Januari mendatang. Dengan berbagai kegiatan menarik yang ditawarkan, UNIFA berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang hadir. (*)

Renungan Harian Kristen, Selasa, 21 Januari 2025: Merenungkan Kembali Perbuatan Allah

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Selasa, 21 Januari 2025 berjudul: Merenungkan Kembali Perbuatan Allah

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Yeremia 2:2

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Merenungkan Kembali Perbuatan Allah

Yeremia 2:2 – “Pergilah memberitahukan kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan: Beginilah firman TUHAN: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin, bagaimana engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tiada tetaburannya.

Pengantar:

Apakah saya masih mengasihi Allah dengan menyala-nyala seperti pada mulanya atau saya hanya berharap Allah mengasihi saya dan selalu mengeluh karena banyak hal tidak terjadi sesuai dengan keinginan saya?

Renungan Harian Kristen, Selasa, 21 Januari 2025

“Beginilah firman Tuhan: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, ….” (Yeremia 2:2)

Apakah saya masih mengasihi Allah seperti pada mulanya, atau saya hanya berharap Allah mengasihi saya? Apakah segala sesuatu dalam hidup saya membuat hati-Nya bersukacita atau saya selalu mengeluh karena banyak hal tidak terjadi sesuai dengan keinginan saya?

Seseorang yang telah lupa akan harta kekayaan Allah tidak akan dipenuhi sukacita. Sungguh indah untuk mengenang bahwa Yesus Kristus mempunyai kebutuhan yang dapat kita penuhi — “Berilah Aku minum” (Yohanes 4:7). Berapa besarkah kasih yang telah saya tunjukkan kepada-Nya minggu lalu? Sudahkah hidup saya mencerminkan nama baik-Nya?

Allah sedang berkata kepada umat-Nya, “Kalian tidak mengasihi Aku lagi sekarang, tetapi Aku ingat akan masa kalian mengasihi Aku dahulu.” Dia bersabda, “Aku teringat … kepada kasihmu pada waktu engkau menjadi pengantin” (Yeremia 2:2).

Apakah kasih saya kepada Yesus Kristus sekarang masih meluap-luap seperti pada mulanya, ketika saya meninggalkan jalan saya untuk membuktikan pengabdian saya kepada-Nya? Apakah Dia pernah mendapati saya sedang merenungkan masa lalu, ketika saya hanya memedulikan Dia?

Masih seperti itukah keadaan saya sekarang atau saya telah memilih hikmat manusia di atas kasih sejati kepada-Nya? Apakah saya sedemikian mengasihi Dia sehingga saya tidak peduli ke mana pun Dia akan memimpin saya? Atau, apakah saya menimbang-nimbang berapa banyak kehormatan yang saya terima untuk pelayanan yang harus saya berikan kepada-Nya?

Sementara saya mengingat kembali hal-hal yang diperbuat Allah pada diri saya, saya mungkin juga mulai menyadari bahwa Dia tidak seperti dahulu biasanya kepada saya.

Bila ini terjadi, saya seharusnya membiarkan rasa malu dan hina yang ditimbulkan oleh perenungan tersebut dalam hidup saya, sebab hal itu akan mendatangkan dukacita rohani, dan “dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan …” (2 Korintus 7:10).

Demikian Renungan hari ini, Selasa, 21 Januari 2025 diambil dari Yeremia 2:2 yang mengisahkan tentang Merenungkan Kembali Perbuatan Allah dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

500 Wartawan PWI Telah Mendaftar Ikut HPN Riau 2025

0

Lebih dari 500 wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari seluruh Indonesia telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan diselenggarakan di Riau. Antusiasme yang tinggi dari kalangan jurnalis ini terlihat dari jumlah pendaftar yang terus meningkat sejak pendaftaran dibuka oleh PWI Pusat.

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan hal tersebut dalam rapat Panitia Pengurus PWI Pusat yang membahas persiapan HPN 2025 di Riau. Dalam keterangannya, Zulmansyah mengungkapkan, “Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan Sekretariat Negara (Setneg) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk memastikan kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam peringatan HPN 2025 yang akan digelar di Provinsi Riau,” katanya di Jakarta, Senin (20/1).

Selain berkoordinasi dengan Setneg dan Kominfo, Zulmansyah juga menyebutkan bahwa PWI Pusat aktif berdiskusi dengan Dewan Pers dan konstituen lainnya untuk menyukseskan pelaksanaan HPN 2025. Salah satu hal yang sedang dibahas adalah tema HPN yang akan diusung, yakni “Pers Berintegritas Menuju Indonesia Emas.”

“Kolaborasi dengan Dewan Pers dan berbagai pihak terkait sangat penting untuk memastikan acara ini berjalan lancar, terutama dalam merumuskan tema yang relevan dengan perkembangan pers dan teknologi digital saat ini,” tambahnya.

HPN 2025 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi insan pers dalam menghadapi berbagai tantangan era digital, serta memperkuat peran pers sebagai pilar keempat demokrasi.

PWI optimistis acara ini akan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antar wartawan, sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menghadapi dinamika dunia media yang terus berkembang.

“Antusiasme yang tinggi dari para wartawan yang telah mendaftar menunjukkan semangat dan kepedulian mereka terhadap kelanjutan profesi jurnalistik. Kami berharap HPN 2025 di Riau ini bisa menjadi ajang untuk membangun sinergi lintas sektor yang lebih baik,” ujar Zulmansyah.

PWI Pusat juga akan terus memberikan informasi terbaru mengenai rangkaian acara HPN 2025, termasuk detail mengenai pelaksanaan dan para pembicara yang akan hadir dalam peringatan tersebut.

Rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk HPN 2025 di Riau antara lain Rakernas dan Seminar SIWO PWI, Sarasehan Pers bersama Forum Pemimpin Redaksi, Bakti Sosial Wartawan Indonesia bersama IKWI, Silaturrahmi Dewan Kehormatan PWI Se-Indonesia, Pameran Jurnalistik, Malam Keakraban Wartawan, dan masih banyak lagi. (Hum)

Pascasarjana Unifa Sosialisasi Program RPL di Kantor Bupati Takalar

0

Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) kembali mengadakan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Reguler di Kantor Bupati Takalar. Acara sosialisasi ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bapak PJ Bupati Takalar, Muhammad Hasbi.

Selain itu hadir juga Kepala BKPSDM Kabupaten Takalar, H Zulkarnaen; perwakilan ASN dari berbagai dinas, camat dan kepala badan di Kabupaten Takalar serta Dekan Fakultas Pascasarjana UNIFA, Mujahid Yunus; Wakil Dekan, Sri Gusty; Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Andi Vita Sukmarini dan Ketua Program Studi Magister Manajemen, Nurmadhani Fitri Suyuthi.

Dalam sambutannya, PJ Bupati Takalar, Muhammad Hasbi mengimbau agar semua ASN bisa mengikuti Program RPL yang ditawarkan oleh Pascasarjana Unifa. Dia juga menjamin salah satu Program Studi Pascasarjana Unifa, yakni Magister Ilmu Komunikasi Unifa adalah salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan.

“Terkhusus untuk Magister Ilmu Komunikasi, saya menjamin yang terbaik dan menawarkan konsentrasi yang pas dengan kebutuhan para pegawai, yaitu komunikasi politik.”

Hasbi juga membagikan pengalamannya saat menjalani perkuliahan di Unifa dengan menceritakan semua pelayanan civitas akademik yang sangat baik dan mempermudah informasi kepada mahasiswa.

Dekan Fakultas Pascasarjana, Mujahid dalam sosialisasinya menegaskan bahwa program RPL ini telah mendapatkan izin dari Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan tetap diawasi dan diperiksa oleh lembaga SIERRA.

Perkuliahan tetap berproses secara legal sehingga program ini tidak perlu diragukan. Adapun kebutuhan perkuliahan akan diberikan kemudahan pelayanan dengan sistem online (hybrid) dan penyediaan tenaga pendidik yang profesional.

Sementara itu, Wakil Dekan Pascasarjana sekaligus Kaprodi MRIL, Sri Gusty memberikan informasi penting kepada para ASN yang hadir bahwa Program RPL bisa diikuti tanpa harus meninggalkan tempat bekerja serta Program RPL ini juga membantu bagi siapa pun yang belum menyelesaikan perkuliahan, bahkan yang pernah Drop Out (DO) untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan waktu yang singkat.

Diharapkan dengan adanya Sosialisasi Program RPL yang dilakukan Pascasarjana Unifa mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM, dengan memberikan kemudahan dalam pengembangan karier aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar. (*)