Beranda blog Halaman 223

Resep Udang Asam Manis, Kombinasi Rasa yang Lezat

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Udang Asam Manis ala @mamanavsaka. Udang asam manis adalah salah satu hidangan populer dalam masakan Asia, khususnya dalam kuliner Indonesia dan Cina.

Hidangan ini terkenal dengan kombinasi rasa asam dan manis yang lezat, yang dihasilkan dari penggunaan saus yang terbuat dari bahan-bahan seperti kecap manis, cuka, dan gula.

Bahan-bahan Utama

Udang: Biasanya menggunakan udang yang masih segar dan berukuran sedang hingga besar. Udang harus dibersihkan dan dikupas, dengan kepala dan ekor bisa disisakan sesuai selera.

Saus Asam Manis

Kecap Manis: Memberikan rasa manis dan warna gelap pada hidangan.
Cuka: Menambahkan rasa asam yang segar. Cuka beras atau cuka putih sering digunakan.
Gula Pasir: Menambah rasa manis yang seimbang dengan cuka.
Saus Tomat: Menambah kekayaan rasa dan memberi konsistensi pada saus.
Bawang Putih dan Jahe: Dihaluskan atau dicincang halus untuk memberikan aroma dan rasa yang kuat.

Sayuran: Biasanya ditambahkan paprika merah dan hijau, serta bawang bombay, yang diiris-iris. Sayuran ini memberikan rasa, tekstur, dan warna pada hidangan.

Bahan-bahan Tambahan

Kecap Asin: Untuk memberikan rasa gurih.
Maizena: Digunakan untuk mengentalkan saus, biasanya dicampur dengan sedikit air untuk membentuk larutan.

Udang asam manis adalah hidangan yang nikmat dan mudah disiapkan, cocok untuk makan malam keluarga atau acara spesial. Dengan kombinasi rasa asam, manis, dan sedikit gurih, hidangan ini pasti memikat selera.

Resep Udang Asam Manis

Bahan Marinasi:
– 200 gr Udang
– Secukupnya Garam, Lada, Penyedap

Bahan Kering:
– 10 Sdm Terigu Segitiga
– 2 Sdm Maizena
– 1 Sdt Baking Powder
– Secukupnya Lada, Penyedap

Bahan Basah Pencelup:
– 2 Putih Telur
– 2 Sdm Susu Bubuk Full Cream
– Sedikit Air

Bahan Saos Asam Manis:
– 5 Sdm Saos Tomat
– 1 Gelas Air
– 1/2 Sdm Maizena
– 2 Sdm Gula
– 1 Sdm Saos Tiram
– 1/2 Bombay
– 1 Bawang putih
– 1 batang Daun bawang
– Secukupnya Gula, Garam, Penyedap

Cara Membuat Udang Asam Manis

  1. Udang dibersihkan dan dicuci, campur rata dengan bahan marinasi. Diamkan 30 menit.
  2. Aduk rata bahan kering, ambil 4 sdm bahan kering ke wadah lain. Lalu masukkan udang ke 4 sdm bahan kering tersebut. Guling-gulingkan merata.
  3. Celupkan udang ke bahan basah yang sudah diaduk rata. Lalu masukkan ke wadah bahan-bahan kering. Gulingkan merata. Bisa langsung goreng atau bisa diulang kembali stepnya.
  4. Jika diulang lagi stepnya: ke basah – ke kering kembali. Jadi total proses= kering-basah-kering-basah-kering. Hasilnya lebih kriuk.
  5. Goreng udang lalu tiriskan.
  6. Saos: geprek dan cincang bawang putih lalu tumis dengan sedikit minyak.
  7. Masukkan air dan bahan lain, masukkan maizena ke kuah yang sudah dilarutkan di wadah lain dulu.
  8. Aduk rata, koreksi rasa.
  9. Tuang saos di atas udang goreng tadi. Sajikan. (*)

Zulmansyah-Sasongko Umumkan Struktur PWI Pusat Hasil KLB

0

Ketua Umum PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat H Sasongko Tedjo, mengumumkan secara resmi struktur baru kepengurusan baru PWI Pusat sisa masa bakti 2023-2028 hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI yang digelar di Jakarta, 18 Agustus lalu.

Kepengurusan baru PWI Pusat tersebut berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan lima formatur yang ditetapkan dalam KLB PWI, yakni Zulmansyah Sekedang (Ketum PWI Pusat), Sasongko Tedjo (Ketua DK PWI Pusat), Lutfil Hakim (Ketua PWI Jawa Timur), Kesit B Handoyo (Ketua PWI Jakarta) dan Sarjono (Ketua PWI Sulawesi Tenggara).

“Sementara, terdapat 90 nama yang diamanahkan menjadi pengurus PWI Pusat sisa masa bakti 2023-2028. 90 nama itu ditetapkan oleh lima formatur melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 01/TF-KLB/PWI-P/VIII/2024,” jelas Zulmansyah, Rabu (23/8).

Untuk struktur Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Sasongko Tedjo didampingi Wakil Ketua Herbert Timbo P Siahaan, Sekretaris Nurcholis MA Basyari dengan anggota-anggotanya Banjar Chairuddin, Akhmad Munir, Nasihin Masha, Diapari Sibatangkayu Harahap, Helmi Burman dan Fathurrahman.

Di pengurus harian PWI Pusat, Ketum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang didampingi Sekretaris Jenderal Wina Armada Sukardi dan Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto. Ada juga nama mantan Sekjen PWI Mirza Zulhadi sebagai Ketua Bidang Organisasi, Ketua PWI Papua Barat Bustam sebagai Ketua Bidang Pembinaan Daerah, Agus Sudibyo sebagai Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan, Ahmed Kurnia Suriawijaya sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Auri Jaya sebagai Ketua Bidang Luar Negeri.

“Sebahagian pengurus lama PWI Pusat 2023-2028 memang dipertahankan. Beberapa bertukar posisi agar ada penyegaran. Tapi paling penting, semua pengurus nantinya akan menanda-tangani pakta integritas taat dan patuh dengan PD, PRT, KEJ dan KPW PWI. Serta bilamana suatu ketika terkena sanksi oleh Dewan Kehormatan, wajib taat dan patuh melaksanakannya,” tegas Zulmansyah.

Untuk struktur Dewan Penasehat PWI Pusat, H Ilham Bintang didaulat sebagai Ketua. Didampingi mantan Ketum PWI Pusat 2018-2023 H Atal S Depari sebagai Wakil Ketua dan Asro Kamal Rokan sebagai Sekretaris. Semua anggota dewan penasehat adalah wartawan senior dan praktisi media, diantaranya adalah Tribuana Said, Karni Ilyas, Iman Brotoseno, Budiman Tanuredjo, Iswara Dharmayana, Helena Rea, Retno Pinasti, M Nigara, Mohd Yazid, Pangeran Rusdi Effendi, Immanuel Panggabean, Sutrimo dan Syahdanur.

Sementara di Dewan Pakar PWI Pusat, Dhimam Abror diamanahkan sebagai Ketua, didampingi Prof Rajab Ritonga sebagai Wakil Ketua dan Nurjaman Mochtar sebagai Sekretaris. Anggotanya ada Prof Bagir Manan, Siswono Yudhohusodo, Gories Mere, M Agung Dharmajaya, Firdaus, Adnan NS, Supirman, Tofan Mahdi dan Muhammad Amru.

SK HCB Tak Berlaku

Pada kesempatan itu, Ketua DK PWI Pusat Sasongko Tedjo kembali menegaskan semua surat-surat keputusan yang ditanda-tangani HCB setelah tanggal 16 Juli 2024 tidak berlaku. “Berdasarkan SK DK Nomor 50 tanggal 16 Juli, HCB sudah bukan anggota PWI lagi. Dia sudah terkena pemberhentian penuh. Itu berarti semua SK yang ditanda-tanganinya tidak berlaku. Apalagi Keputusan DK PWI itu juga sudah dikuatkan dan dikukuhkan dalam Sidang Pleno Kongres Luar Biasa PWI,” tegas Sasongko.

Karena itu, sejumlah PWI Provinsi yang disebut-sebut sudah dibekukan berdasarkan SK HCB, itu tidak berlaku karena tidak sesuai dan melanggar ketentuan PD dan PRT PWI. Begitu pun wartawan yang diberikan mandat untuk menjadi carteker di PWI Provinsi, sebaiknya menolak dan tidak perlu mengikutinya.

Sasongko juga mengingatkan potensi pelanggaran PD PRT bagi wartawan di daerah, atau pun yang di pusat, yang bersedia menerima SK Carteker setelah PWI Provinsi dibekukan HCB. Itu berarti terang-terangan melawan keputusan DK PWI Pusat. “Akan ada sanksi organisatoris dari DK PWI bagi wartawan yang masih mengikuti SK HCB. Silahkan pengurus DKP PWI Provinsi memproses dan melaporkannya ke DK PWI Pusat,” tutup Sasongko.(HMS)

SMAN 19 Kabupaten Bone Rutin Gelar “Sulawesi Selatan Berdoa”

0

Salah satu program Gubernur Sulawesi Selatan, yaitu “Sulawesi Selatan Berdoa,” telah kami adaptasi di SMA Negeri 19 Kabupaten Bone dalam bentuk kegiatan rutin. Setiap hari, pelajaran dimulai dengan sesi membaca Alqur’an selama 10 hingga 15 menit, dan pada hari Jumat, kegiatan ini dilaksanakan lebih intensif.

Pada pekan pertama, kami melaksanakan literasi Alqur’an dengan metode “One Teacher One Juz,” yang melibatkan guru serta siswa-siswi. Dengan metode ini, kami menargetkan tiga kali khatam dalam satu jam pertama setiap hari Jumat, seperti yang disampaikan oleh Kepala UPT SMAN 19 Kabupaten Bone, Abdul Rauf, Selasa (27/8).

Pada Jumat kedua, kegiatan literasi buku dilakukan dengan siswa-siswi menceritakan dan mempresentasikan bacaan mereka, yang kemudian dinilai oleh Bapak/Ibu Guru. Jumat ketiga diisi dengan ta’lim bulanan yang bertujuan meningkatkan karakter siswa-siswi, dengan mendatangkan penceramah dari luar dan bekerja sama dengan pondok pesantren terdekat.

“Sementara pada Jumat keempat, kami mengadakan bakti sosial, termasuk olahraga dan pembersihan lingkungan,” tambah Kepsek Abdul Rauf.

UPT SMAN 19 Bone juga menyebutkan bahwa literasi Alqur’an melibatkan seluruh siswa-siswi dan dibimbing oleh guru kelas masing-masing. Kami memiliki pembina rohani Islam (rohis) yang membantu meningkatkan bacaan tajwid.

“Tahun ajaran ini, kami telah mengidentifikasi kemampuan membaca Alqur’an siswa kelas 10, memisahkan mereka yang terbata-bata dari yang lancar. Untuk siswa yang belum lancar, kami telah membuat program khusus yang melibatkan kerja sama dengan orang tua siswa.” (Ahrs)

SD Inpres Perumnas Antang 3 Selenggarakan Event Kreativitas

0

SD Inpres Perumnas Antang 3 Makassar menyelenggarakan Event Kreativitas ke-5 yang resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, H Aminuddin Taraweh pada 28-31 Agustus 2024. Acara ini mengusung tema “Menggali Kreativitas Tanpa Batas untuk Menggenggam Generasi Emas yang Berakhlak.”

Menurut Kepala SD Inpres Perumnas Antang 3 Makassar, Andi Asriani dalam wawancaranya dengan FAJAR PENDIDIKAN, kegiatan ini melibatkan seluruh siswa yang berjumlah 572 orang. Tujuan utama dari event ini adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menampilkan kreativitas mereka.

Event ini mencakup 14 jenis lomba, yaitu lomba gambar bercerita, mendongeng, dai cilik, adzan, pembacaan UUD 1945, rangking I, pantomim, menari, vocal group, menyanyi solo, kriya, mewarnai, LBB, dan lomba kebersihan. (Azis)

Mahasiswa KKN UINAM 75 Gelar Yasinan Bersama Masyarakat di Desa Bontoharu

0

BULUKUMBA, FAJAR PENDIDIKAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 75 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) dari Posko 6 Desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, menggelar kegiatan Yasinan bersama masyarakat setempat di Masjid Nahi Munkar, Desa Bontoharu.

Yasinan, sebuah tradisi membaca Surat Yasin secara berjamaah atau sendiri yang biasanya dilakukan pada malam Kamis atau Jumat, menjadi agenda utama kegiatan ini. Selain membaca Surat Yasin, kegiatan ini juga diisi dengan tahlil, doa bersama, dan pengajian keagamaan. Yasinan sering dilakukan untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia atau untuk memohon berbagai hajat.

Yasinan memiliki keutamaan, yaitu pengampunan dosa bagi yang membacanya pada malam hari, karena di dalamnya terkandung ayat-ayat Al-Qur’an, kalimat-kalimat tauhid, takbir, tahmid, sholawat, dan doa. Tradisi ini menjadi bagian penting dari praktik keagamaan umat Islam di Indonesia dan telah disunnahkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya.

Imam Desa Bontoharu, Bapak H. Ambo Asse, mengapresiasi kegiatan Yasinan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UINAM bersama masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian tradisi keagamaan di desa tersebut. “Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual kepada generasi muda,” ujar Bapak H. Ambo Asse.

Citizen Reporter: Sudarwinti

Mahasiswa KKN UINAM Sukses Gelar Forum Silaturahmi Islami di Desa Waempubbu

0
BONE, FAJAR PENDIDIKAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar (UINAM) Angkatan 75 yang berposko di Desa Waempubbu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, berhasil menggelar “Forum Silaturahmi Islami” (FSI) di Mushollah TK/TPA 010 AML AL-Fitrah, Selasa (28/8/2024).
Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara warga Desa Waempubbu, orang tua santri TPA, dan mahasiswa KKN UINAM.

Dalam sambutannya, Koordinator Desa (Kordes) Mahasiswa KKN UINAM Posko Desa Waempubbu, Fathir Almaidah Ahsah, menjelaskan bahwa FSI merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UINAM Angkatan 75 di desa tersebut.

“Forum Silaturahmi Islami ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antarsesama umat muslim. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, ‘Barangsiapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi,’” ungkapnya.

Acara FSI diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa religius, dimulai dengan shalat magrib berjamaah, dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber kompeten di bidang agama dan pendidikan, Andi Alim Bahri, S.Pd. Forum ini membahas pentingnya menjalin silaturahmi dengan orang tua, kerabat, dan sesama umat muslim.

Di akhir acara, para peserta diajak menikmati hidangan bersama sebagai bentuk kebersamaan. Suasana hangat dan akrab terasa di antara warga desa, santri, orang tua santri, dan mahasiswa KKN, menandakan bahwa tujuan Forum Silaturahmi Islami ini berhasil tercapai.

Kegiatan dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah. Langkah-langkah positif ini diharapkan dapat terus berlanjut demi kebaikan bersama.*

Guru di Bengo Ikuti Workshop P5 di SDN 144 Liliriawang

0

BONE, FAJAR PENDIDIKAN – Guru dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, mengikuti workshop Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 144 Liliriawang, Desa Liliriawang, Bengo, Rabu (28/8/2024). Workshop ini berlangsung selama tiga hari, mencakup tiga gugus di Kecamatan Bengo.

Acara ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Bengo, dengan narasumber Murniati, Guru SDN 144 Liliriawang, serta didampingi oleh Pengawas SD Wilayah Bengo, H. Nuhung. Workshop ini diikuti oleh para guru yang tergabung dalam KKG Gugus 1.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bengo, Akib, menyatakan bahwa workshop P5 diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam mengimplementasikan P5 di sekolah masing-masing. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas penyusunan modul pembelajaran yang sesuai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Ketua KKG Gugus I, Hj. Rosdiana, menjelaskan bahwa workshop berlangsung selama tiga hari, dengan sesi pertama di Gugus 1, sesi kedua di Gugus 2, dan sesi ketiga di Gugus 3. “Workshop di Gugus 1 diikuti oleh guru kelas 1-6 dari enam SD di Gugus 1, dengan materi penyusunan alur dan modul ajar P5,” jelas Kepala UPT SDI 5/81 Liliriawang ini.

Rosdiana menambahkan, kegiatan workshop P5 dilaksanakan secara berkelompok, di mana setiap kelompok menyusun alur kegiatan yang kemudian dipresentasikan. “Tujuannya agar tim fasilitator P5 mampu menyusun alur dan modul ajar yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Ia berharap, setelah mengikuti workshop ini, para pendidik dapat menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran P5 sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Tujuan teks eksposisi adalah untuk memberikan penjelasan, informasi, atau pengetahuan kepada pembaca mengenai suatu topik secara jelas dan objektif. Berikut adalah contoh teks eksposisi beserta strukturnya:

Judul: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Mental

1. Pernyataan Umum (Tesis):

Olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental. Dengan rutin berolahraga, seseorang dapat mengurangi risiko gangguan mental dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

2. Rangkaian Argumen:

  • Argumen 1: Mengurangi Stres dan Kecemasan
    Olahraga terbukti efektif dalam mengurangi stres dan kecemasan. Ketika berolahraga, tubuh memproduksi endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Endorfin ini membantu mengurangi perasaan stres dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak aktif.
  • Argumen 2: Meningkatkan Kualitas Tidur
    Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Dengan tidur yang lebih nyenyak, otak dapat beristirahat dengan baik, sehingga kesehatan mental juga terjaga. Kurang tidur sering kali dikaitkan dengan berbagai gangguan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan. Oleh karena itu, olahraga menjadi salah satu cara alami untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.
  • Argumen 3: Meningkatkan Kepercayaan Diri
    Olahraga juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan diri. Saat seseorang mencapai target kebugaran tertentu, misalnya, mereka merasa lebih percaya diri dan memiliki pandangan positif terhadap diri mereka sendiri. Kepercayaan diri yang meningkat ini berdampak positif pada kesehatan mental, karena seseorang merasa lebih mampu menghadapi tantangan hidup.

3. Penegasan Ulang (Kesimpulan):

Dengan demikian, olahraga memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental. Tidak hanya membantu mengurangi stres dan kecemasan, olahraga juga meningkatkan kualitas tidur dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian demi menjaga keseimbangan mental dan fisik.

Dengan demikian, pembaca diharapkan dapat memahami topik tersebut dengan baik, mendapatkan wawasan baru, atau memiliki pandangan yang lebih terperinci tentang suatu isu. Teks eksposisi juga bertujuan untuk menyampaikan argumen atau pendapat yang didukung oleh fakta dan data, sehingga pembaca dapat mempertimbangkan dan mungkin menerima sudut pandang yang disajikan oleh penulis.

Apa Saja Jenis-Jenis Teks Eksposisi??

Teks eksposisi dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tujuan dan cara penyampaiannya. Berikut adalah beberapa jenis teks eksposisi:

  1. Eksposisi Definisi:
    • Teks ini bertujuan untuk memberikan definisi atau pengertian dari suatu konsep, istilah, atau objek tertentu. Penjelasannya terfokus pada pemahaman makna dan ciri-ciri utama dari sesuatu yang dijelaskan.
    • Contoh: Penjelasan tentang apa itu “ekosistem” dan elemen-elemennya.
  2. Eksposisi Proses:
    • Jenis eksposisi ini menjelaskan langkah-langkah atau tahapan dalam melakukan sesuatu atau bagaimana suatu proses terjadi. Teks ini sering digunakan untuk memberikan petunjuk atau instruksi.
    • Contoh: Penjelasan tentang cara membuat kue atau bagaimana fotosintesis terjadi pada tumbuhan.
  3. Eksposisi Klasifikasi:
    • Teks ini membagi atau mengelompokkan suatu topik ke dalam beberapa kategori atau jenis berdasarkan karakteristik tertentu. Eksposisi ini membantu pembaca memahami hubungan antara bagian-bagian dari sesuatu yang lebih besar.
    • Contoh: Klasifikasi jenis-jenis olahraga berdasarkan intensitasnya (ringan, sedang, berat).
  4. Eksposisi Ilustrasi:
    • Eksposisi ilustrasi memberikan penjelasan tentang suatu topik dengan menggunakan contoh atau ilustrasi spesifik. Ini membantu pembaca memahami konsep dengan lebih konkret.
    • Contoh: Penjelasan tentang pentingnya pendidikan dengan memberikan contoh negara-negara yang berhasil meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan.
  5. Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan:
    • Jenis eksposisi ini membahas dua atau lebih hal dengan cara membandingkan persamaan dan perbedaannya. Teks ini membantu pembaca melihat bagaimana dua hal berbeda atau sama dalam berbagai aspek.
    • Contoh: Perbandingan antara metode pembelajaran tradisional dan metode pembelajaran daring.
  6. Eksposisi Analisis:
    • Teks ini menguraikan suatu topik menjadi beberapa bagian atau elemen yang lebih kecil untuk memahami bagaimana bagian-bagian tersebut bekerja bersama. Eksposisi analisis biasanya digunakan dalam diskusi yang lebih kompleks.
    • Contoh: Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara.
  7. Eksposisi Laporan:
    • Eksposisi ini memberikan laporan atau paparan tentang suatu peristiwa, kejadian, atau hasil penelitian secara rinci dan objektif. Biasanya digunakan dalam laporan ilmiah atau jurnalistik.
    • Contoh: Laporan tentang hasil penelitian pengaruh pola makan terhadap kesehatan jantung.

Masing-masing jenis teks eksposisi ini memiliki struktur dan fokus yang berbeda sesuai dengan tujuan penulisannya.

Ciri-Ciri dan Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi memiliki beberapa ciri-ciri khas yang membedakannya dari jenis teks lainnya. Berikut adalah ciri-ciri teks eksposisi:

  1. Bersifat Informatif: Teks eksposisi bertujuan untuk memberikan informasi, pengetahuan, atau penjelasan mengenai suatu topik kepada pembaca. Informasi yang disampaikan bersifat faktual dan objektif.
  2. Mengandung Fakta dan Data: Teks eksposisi biasanya didukung oleh fakta, data, dan bukti-bukti yang relevan untuk memperkuat argumen atau penjelasan yang diberikan.
  3. Bersifat Logis dan Objektif: Penjelasan dalam teks eksposisi disusun secara logis dan objektif, tanpa melibatkan emosi atau opini pribadi yang tidak didukung oleh fakta.
  4. Menggunakan Bahasa yang Jelas dan Lugas: Teks eksposisi ditulis dengan bahasa yang jelas, lugas, dan mudah dipahami, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan efektif kepada pembaca.
  5. Struktur yang Jelas: Teks eksposisi biasanya memiliki struktur yang terdiri dari tesis (pengenalan topik), rangkaian argumen (penjelasan atau pendukung), dan penegasan ulang (kesimpulan).
  6. Mengandung Definisi, Proses, atau Klasifikasi: Teks eksposisi sering kali menjelaskan suatu konsep, proses, atau mengklasifikasikan suatu hal untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pembaca.
  7. Tidak Berusaha Mempengaruhi Emosi: Berbeda dengan teks persuasi, teks eksposisi tidak berusaha mempengaruhi emosi pembaca, melainkan hanya menyampaikan informasi atau penjelasan berdasarkan logika dan fakta.

Ketujuh ciri-ciri teks eksposisi ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara teks eksposisi dan jenis teks lainnya.

Struktur Teks Eksposisi

Struktur teks eksposisi umumnya terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

  1. Pernyataan Umum (Tesis):
    • Bagian ini merupakan pengenalan topik atau gagasan utama yang akan dibahas dalam teks. Tesis berfungsi sebagai kerangka dasar yang akan dijelaskan lebih lanjut melalui argumen atau penjelasan. Pernyataan umum biasanya mencakup pernyataan singkat yang menggambarkan topik secara keseluruhan dan mengarahkan pembaca pada inti dari eksposisi.
  2. Rangkaian Argumen:
    • Pada bagian ini, penulis menguraikan argumen, penjelasan, atau fakta yang mendukung pernyataan umum atau tesis. Setiap argumen biasanya disertai dengan bukti, data, contoh, atau penjelasan yang relevan. Bagian ini bertujuan untuk memperkuat tesis dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pembaca mengenai topik yang dibahas.
  3. Penegasan Ulang (Kesimpulan):
    • Bagian penutup ini berisi penegasan ulang dari tesis yang telah dibahas. Penulis biasanya merangkum kembali argumen-argumen yang telah disampaikan dan menegaskan kembali pandangan atau kesimpulan yang diambil. Kesimpulan ini bertujuan untuk memperjelas atau mempertegas apa yang telah diuraikan dalam teks, sehingga pembaca mendapatkan gambaran yang utuh mengenai topik tersebut.