Beranda blog Halaman 4

Semangat Gotong Royong, Lansia Bangun Pagar Pastori Gereja

0

Sebagai bentuk bakti kepada masyarakat, para lansia yang dipimpin oleh Abraham Arbas turut serta dalam kegiatan gotong royong untuk pembuatan pagar rumah Pastori Gereja Jemaat Maranatha di Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulteng, pada Jumat (14/3).

Kegiatan gotong royong ini bertujuan sebagai sarana komunikasi sosial antarwarga desa. Hal ini diharapkan dapat menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian, baik antarwarga maupun antara masyarakat dengan pemerintah setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Kepala Desa Endrimon Bilalu mengungkapkan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga, khususnya para lansia. Ia menyebutkan bahwa semangat gotong royong ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan lomba Desa Kabupaten Banggai Kepulauan pada bulan April 2025.

“Gotong royong adalah budaya luhur yang harus kita pertahankan. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membangun pagar fisik, tetapi juga memperkuat pagar persatuan dan kebersamaan di antara kita,” tegasnya.

Kegiatan gotong royong ini berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan, mulai dari pemasangan batu pondasi pagar hingga tahap akhir penyelesaian Rumah Pastori Jemaat Maranatha Tunggaling. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi antara warga dan pemerintah desa mengenai berbagai program pembangunan, serta persiapan untuk penilaian lomba Desa.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, hubungan antara warga, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa akan semakin erat, serta dapat memotivasi generasi muda untuk menjaga keasrian, kebersihan, dan keindahan lingkungan Desa Tunggaling.

Pemerintah Desa Tunggaling berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat demi terwujudnya desa yang aman, nyaman, dan sejahtera.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Jufri Sutia dan Sekretaris Desa Esran Sumuding mengucapkan terima kasih kepada para lansia yang turut berpartisipasi dan tidak kalah semangatnya dengan para pemuda dalam kegiatan gotong royong ini.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan para lansia dan semangat gotong royong warga masyarakat. Ini membuktikan bahwa kita bisa menyelesaikan banyak hal jika bekerja bersama,” ungkap Jois Malingkas, Bendahara Desa.

 

Pekerjaan akan lebih mudah terselesaikan jika dilakukan dengan gotong royong, apalagi jika dilakukan dalam kelompok. Manfaat gotong royong dalam kelompok akan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien,” tutupnya. (*)

Bupati Barru: Anak Barru Harus Jadi Dokter di Kampung Sendiri

0

Barru – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Safari Ramadhan Tingkat Kabupaten Barru yang digelar di Masjid Nurul Huda, Dusun Ujunge, Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, pada Kamis malam, 13 Maret 2025, bertepatan dengan malam ke-14 Ramadhan 1446 H.

Sebelum pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah, Bupati Barru bersama rombongan melaksanakan buka puasa bersama di kediaman H. Sappe di Awerange, Desa Batupute. Safari Ramadhan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Barru AFK Majid dan istri, penceramah Muhammad Yunus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Diskumdag, Kabag Kesra dan Plh. Kabag Protokol Setda Barru, Kepala Kantor Kemenag, Camat Soppeng Riaja, Ketua TP PKK kecamatan, Kepala Desa Batupute, Ketua Pembangunan Masjid Nurul Huda, Imam masjid, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta jamaah masjid.

Dalam sambutannya, Bupati Barru mengungkapkan bahwa kegiatan Safari Ramadhan dilaksanakan secara serentak oleh pemerintah daerah, di mana dirinya dan Wakil Bupati menyebar ke berbagai wilayah demi menyapa langsung masyarakat.

“Kami tidak hanya berbuka puasa bersama, tetapi dalam pelaksanaan salat Isya dan Tarawih, kami berpencar. Ini bentuk perhatian dan kebersamaan kami sebagai pemerintah kepada seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Batupute atas sambutan yang hangat, serta menegaskan bahwa tidak ada sekat dalam membangun Barru. Semua pihak memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Saya dan Wakil Bupati adalah satu kesatuan. Tidak ada yang bisa memisahkan kami selama kepemimpinan ini. Tujuan kami hanya satu: untuk mappadeceng (berbuat kebaikan) demi kemajuan dan kebahagiaan masyarakat Barru,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa visi misi yang telah diusung saat Pilkada kini akan menjadi pedoman pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Barru selama lima tahun ke depan.

Ia juga menyinggung proyek strategis Kawasan Industri Barru (KIBAR) yang tengah diupayakan agar bisa segera terwujud. Bupati berharap, kehadiran KIBAR mampu menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak muda di Barru tanpa harus merantau keluar daerah.

Di bidang pendidikan, Bupati mendorong para siswa di Batupute dan sekitarnya untuk bersungguh-sungguh dalam mengejar cita-cita, termasuk menjadi dokter dan tenaga profesional lainnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan membantu pembiayaan UKT bagi mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi negeri, baik untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

“Tidak boleh ada lagi anak-anak Barru yang putus kuliah karena masalah biaya. Pemerintah hadir untuk mendukung generasi emas 2045,” ujarnya.

Menanggapi arahan Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, Bupati juga menyoroti pentingnya kebersihan WC sekolah dan penanganan sampah. Ia mengajak para guru, kepala sekolah, camat, hingga kepala desa untuk turut memperhatikan kondisi sarana prasarana di sekolah, terutama tingkat SD dan SMP.

“Kami akan menganggarkan pengadaan tempat sampah atau container di setiap sekolah. Ini menjadi perhatian serius pemerintah karena kebersihan lingkungan sekolah mencerminkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa,” tutur Bupati.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani masalah sampah di tujuh kecamatan di Barru. Salah satu bentuk nyata adalah mencegah pembuangan sampah ke laut dan sembarangan tempat.

“Kalau kepala daerah tidak mampu menangani sampah, Presiden bahkan berencana membentuk Kementerian Persampahan. Maka kita harus ambil bagian dan mencari solusi bersama,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati menyinggung pentingnya mengangkat identitas Soppeng Riaja sebagai kawasan santri, khususnya keberadaan Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang selama ini belum memiliki penanda lokasi yang jelas. Pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah untuk memperkenalkan kawasan tersebut sebagai ikon keislaman Barru.

Terkait pengembangan ekonomi, Bupati mengungkapkan rencana pembangunan Rest Area di Soppeng Riaja. Dirinya bersama AFK Majid sebagai legislator akan berupaya agar proyek tersebut bisa terealisasi dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar.

Di akhir sambutannya, Bupati mengumumkan bahwa ke depan akan tersedia layanan pengaduan masyarakat melalui telepon langsung atau WhatsApp yang akan diterimanya secara pribadi. Ini sebagai bentuk keterbukaan pemerintah dalam menyerap aspirasi dan keluhan warga secara cepat.

“Saya ingin masyarakat merasa bahwa kepala daerahnya bisa dihubungi dan hadir menyelesaikan masalah mereka. Dukungan masyarakat saat Pilkada lalu adalah amanah yang akan kami jaga,” pungkasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan selama bulan suci, Bupati Barru juga menyerahkan bantuan syiar operasional Ramadhan kepada pengurus Masjid Nurul Huda.

Baru Lulus SLTA, Aninggel Ikuti Uji Kompetensi Wartawan, Termuda

0

Aningelldivita Chintysihasananda lahir pada bulan Oktober 2003 di cirebon, sebuah kota yang dikenal dengan budaya serta Kulinernya. Di usia yang masih sangat muda, Aninggelldivita telah menciptakan prestasi yang mengesankan dengan menjadi peserta termuda dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Bandung. Keberaniannya untuk terlibat dalam dunia jurnalistik mencerminkan semangat generasi Z, yang dikenal dengan keberanian dan kebaruan dalam menyikapi tantangan zaman.

Dari usia  masih 18 tahun yang sangat muda , Aninggell menunjukkan minat yang mendalam terhadap dunia media, khususnya jurnalisme. Kegemarannya membaca, menulis, dan mengikuti perkembangan isu-isu terkini memperkaya wawasan serta pengetahuannya di bidang ini. Peran kedua orangtuanya sangat penting sekali dalam mempengaruhi hidupnya untuk mendukung dan memberikan motivasinya

Menurut Aninggell, mengambil bagian dalam Uji Kompetensi Wartawan adalah langkah penting untuk mengakui serta memperkuat kemampuannya di bidang ini. Dalam pandangannya, momen tersebut merupakan titik balik yang membuka jalannya menuju karir yang lebih serius di dunia jurnalistik.

Kehadirannya sebagai peserta termuda dalam UKW memberikan warna baru di media, menunjukkan bahwa generasi Z mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan jurnalistik, dengan cara berpikir yang inovatif dan koneksi kuat terhadap perkembangan teknologi dan media sosial.

Transformasi yang dibawa oleh individu seperti Aninngelldivita diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk mengeksplorasi potensi mereka dalam dunia yang terus berubah ini, terutama dalam konteks media dan jurnalisme.

Pelaksanaan Uji Komptensi Wartawan UKW di UKW di Grand Asrilia Hotel Convention dan Restaurant, Jl. Pelajar Pejuang 45, No 123 Bandung

Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada bulan November 2022  berlangsung di Grand Asrilia Hotel Kota Bandung, yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menjadi ajang penting untuk memastikan bahwa wartawan di Indonesia memiliki kompetensi yang memadai.

Aninggel Ikuti Uji Kompetensi Wartawan
Aninggel Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Tujuan utama dari UKW adalah untuk meningkatkan standar kualitas jurnalis dan memberikan pengakuan profesional terhadap wartawan yang telah mengikuti proses uji tersebut. Dengan meningkatnya kebutuhan akan informasi yang akurat dan terpercaya, UKW berperan krusial dalam mendukung perkembangan industri media di Indonesia.

Pentingnya UKW tidak hanya terbatas pada pengakuan kemampuan, tetapi juga berperan dalam mendorong partisipasi dan profesionalisme wartawan di seluruh tanah air. Dengan adanya ujian ini, wartawan diharapkan dapat memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka, sehingga mampu mendukung perkembangan masyarakat melalui berita yang berkualitas.

Dalam konteks ini, peserta termuda dari generasi Z menjadi sorotan, menandakan adanya regenerasi dalam dunia jurnalisme yang membawa perspektif baru dan dinamis.

Pelaksanaan UKW di Bandung yang melibatkan Dewan Pers sebagai lembaga yang menetapkan tata cara dan standar yang harus dipatuhi. Proses ujian ini melibatkan serangkaian tes yang dirancang untuk mengukur kompetensi wartawan dalam berbagai aspek, termasuk etika jurnalistik, penulisan berita, serta penguasaan teknologi informasi.

Peserta diharuskan untuk mengikuti tahapan yang telah ditentukan, dimulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan ujian. Dengan demikian, UKW tidak hanya sekedar ritual, melainkan sebuah proses yang diharapkan dapat menjamin kualitas wartawan di Indonesia.

Dengan demikian, UKW di Bandung merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas jurnalis di negara ini. Melalui acara ini, diharapkan dapat diperoleh wartawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Apalagi dengan kehadiran peserta termuda yang penuh semangat, menciptakan harapan baru untuk era jurnalisme yang lebih baik di masa depan.

Aninggelldivita, sebagai peserta termuda dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Bandung, menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam dunia jurnalistik. Dengan semangat Generasi Z yang mengedepankan inovasi dan kreativitas, Aninggelldivita memiliki komitmen kuat untuk membuktikan bahwa generasi muda dapat berkontribusi secara profesional di bidang media.

“Saya percaya bahwa perspektif segar yang dibawa oleh generasi muda sangat berharga dalam menyampaikan berita,” ujar Aninggel.

Pernyataan ini mencerminkan ambisinya untuk menjadi jurnalis yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu memimpin dengan ide-ide baru yang relevan untuk masyarakat.

Selama persiapannya menuju UKW, Aninggelldivita menjadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk memperdalam keterampilan jurnalistiknya. Ia menyadari bahwa kompetensi profesional adalah kunci untuk sukses dalam dunia media yang sangat kompetitif.

“Saya ingin belajar sebanyak mungkin agar dapat menjadi jurnalis yang berkompeten dan dapat diandalkan,” imbuhnya.

Dengan pemahaman bahwa dunia informasi terus berkembang, Aninngelldivita bertekad untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan pelatihan yang relevan.

Ambisi Aninggelldivita tidak hanya terfokus pada pencapaian pribadi, tetapi juga mencakup harapan untuk menginspirasi rekan-rekannya. Ia berkomitmen untuk memotivasi generasi muda lainnya agar berani mengambil langkah dalam dunia jurnalistik dan menjadikan platform media sebagai alat untuk menyuarakan isu-isu penting.

Dengan arah yang jelas dan semangat yang membara, Aninggell siap menjalani perjalanan ini dan menunjukkan bahwa peserta termuda dalam UKW juga dapat menghadirkan pertimbangan dan kualitas dalam jurnalisme.

Aninggelldivita, sebagai peserta termuda dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW), telah berhasil memberikan suatu inspirasi baru bagi banyak generasi muda. Keberaniannya untuk enter ke dunia jurnalistik pada usia yang relatif muda menunjukkan komitmennya dalam mengeksplorasi potensi diri dan berkontribusi pada masyarakat melalui media.

Jejaknya dalam UKW tidak hanya menciptakan pengakuan bagi dirinya sendiri, namun juga membuka jalan untuk anak-anak muda lainnya yang ingin menempuh karier di bidang ini.

Tidak hanya itu, untuk mewujudkan impianya Aninggelldivita, dengan usia yang relatif sangat muda  mendirikan Perusahaan Media PT Danakirti Media Groups untuk mencoba menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi Z lainya yang mau berkarya berkiprah di dunia jurnalis. Perusahaan yang menaungi portal berita wartabelanegara.com dan ex-pose.net  ini, Aninggel terus memberikan suport kepada rekan tim kerjanya.

Perjuangan Aninggelldivita dalam menghadapi tantangan dan stigma seringkali dihadapi oleh generasi Z, yang sering dianggap kurang berpengalaman. Namun, dia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih sertifikat yang diakui di dunia jurnalistik. Dengan langkah beraninya, ia mendorong anak muda lainnya untuk berani mengambil langkah pertama dalam dunia yang mungkin tampak menakutkan. Influencenya di media sosial dan melalui berbagai kegiatan jurnalistik semakin memperkuat posisinya sebagai panutan bagi generasi muda lainnya yang bercita-cita menjadi wartawan.

Satu aspek penting yang perlu dicatat adalah peran generasi Z dalam mengubah landscape media. Generasi ini dikenal dengan kemahiran teknologi dan cara berpikir kritis yang mungkin berbeda dari generasi sebelumnya. Aninggelldivita tidak hanya menjadi contoh bagi sebagiannya, tetapi juga bagian dari transformasi cara kita mengkonsumsi informasi. Dengan menjelajahi format dan platform baru, generasi muda dapat menyebarluaskan berita dan cerita keaudien yang lebih luas dengan cara yang lebih kreatif dan efisien, membuat jurnalisme menjadi lebih relevan dan modern.

Keberadaan Aninggelldivita dalam UKW menjadi simbol harapan, menginspirasi generasi muda untuk tidak hanya mengejar impian mereka, tetapi juga berkontribusi positif dalam dunia jurnalistik yang sedang berkembang. Dengan motivasi dan bakat yang ada, generasi Z dapat memainkan peran penting dalam menghadapi tantangan media di masa mendatang, tentu saja, menjalani uji kompetensi wartawan tentu menjadi langkah awal yang baik.

Aksi Unras Mahasiswa dan Forbes Berlangsung Tertib, Wakapolres Bone Sampaikan Ini

0

Wakapolres Bone Kompol Antonius Tutleta, S.Pd. memimpin langsung pengamanan dan menerima aspirasi ratusan pengunjuk rasa di depan Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Bone, Rabu sore (12/3).

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan oleh massa gabungan organisasi mahasiswa dan Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone.

Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung, Polres Bone menerjunkan puluhan personel kepolisian. Pengamanan ketat namun tetap humanis ini bertujuan untuk memastikan bahwa aksi unjuk rasa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan.

Selama aksi berlangsung, Wakapolres juga melakukan dialog dengan perwakilan massa untuk mendengar langsung tuntutan dan aspirasi yang mereka sampaikan. Wakapolres menerima aspirasi ini mewakili Kapolres Bone AKBP Erwin Syah yang saat ini sedang melaksanakan ibadah Umrah.

“Terkait dengan tuntutan yang ada, kami akan laporkan kepada pimpinan dan akan melakukan tindakan hukum terhadap oknum terkait kasus yang diajukan,” ungkap Kompol Antonius Tutleta.

“Untuk sanksi dan lain sebagainya ada di kebijaksanaan pimpinan. Kalau oknum tersebut terbukti, kita akan melakukan proses pidana, kode etik, dan tindakan disiplin. Dan apabila tidak terbukti, nanti kebijaksanaan pimpinan yang menentukan,” jelasnya.

Wakapolres Bone juga menginformasikan bahwa Kapolres Bone AKBP Erwin Syah telah mengeluarkan surat perintah untuk menonaktifkan Kasat Narkoba dari jabatannya, Keputusan ini diambil oleh Kapolres Bone atas izin dan persetujuan dari Kapolda Sulawesi Selatan.

“Pelaksanaan aksi unjuk rasa berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. Ini semua tidak terlepas dari sudah dewasanya masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka,” tutup Wakapolres Bone.

Pendekatan dialogis yang diterapkan Polres Bone dalam menghadapi unjuk rasa ini menunjukkan komitmen Polri untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menyelesaikan berbagai permasalahan melalui jalur yang konstruktif dan humanis.

“Polri hadir untuk melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan pendekatan yang humanis dan dialogis dalam setiap pengamanan aksi massa,” tambah Wakapolres Bone. (HRS)

Bupati AAS: Kebersihan Bukan Hanya untuk Meraih Penghargaan, Harus Jadi Kebiasaan

0

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (AAS) mengingatkan bahwa kebersihan bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi harus menjadi kebiasaan. Hal ini disampaikan AAS saat memimpin kerja bakti bersih Beramal di Kota Watampone, Rabu (12/3/2025).

“Kebersihan itu bukan sekedar untuk meraih penghargaan, tetapi harus diterapkan setiap saat,” kata Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

Bupati Bone melibatkan ribuan ASN, TNI – Polri dalam rangka Kerja Bakti Pagi Bersih Beramal di sepanjang sungai Jl. Ahmad Yani – Jl. Besse Kajuara. Kemudian, Sungai Jl. Bank Danamon – Jl. Sukawato, dan Sungai di Jl. Sambaloge Baru – Jl. Jenderal Sudirman.

Sebelum kerja bakti, Bupati Bone memimpin apel pagi dalam rangka Kerja Bakti Pagi Bersih Beramal Bersama Unsur Forkopimda Bone Di Alun-Alun Eks Pasar Sentral, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman didampingi oleh Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin melibatkan unsur Forkopimda serta ASN lingkup pemda bone.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menegaskan bahwa 50 persen penilaian kinerja ASN akan berbasis pada kebersihan lingkungan kerja, termasuk kebersihan kantor, WC, dan pekarangan.

“Harus dimulai dari ASN, baru kita bisa mengajak masyarakat. Kami juga akan menyusun regulasi terkait sanksi bagi pelanggar, termasuk denda yang lebih besar bagi ASN yang tidak menjadi teladan, bahkan 1.000 kali lipat dari masyarakat,” tukasnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Bone atas partisipasi dalam kerja bakti dengan melibatkan anggota TNI – Polri.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Bone menekankan pentingnya budaya kebersihan yang harus dibiasakan dan menjadi bagian dari nilai keimanan.

“Kegiatan ini harus menjadi kebiasaan yang menular ke masyarakat. Kita percaya dan optimis bahwa Bone bisa lebih baik ke depan, sehingga program Maberre bisa kita wujudkan,” jelasnya.*

Teken MoU dengan USM, Ini Harapan Bupati Bone

0

Pemerintah Kabupaten Bone menjalin kerja sama dengan Universitas Sipatokkong Mambo (USM). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jl. Petta Ponggawae, Kota Watampone, Senin (10/3/2025).

MoU itu ditandatangani langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M, bersama Rektor Universitas Sipatokkong Mambo, Dr. Hj. Hasnidar, S.St., M.Kes.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menuturkan kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Bone.

Dia berharap dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dengan Universitas Sipatokkong Mambo diharapkan visi pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di Bone dapat lebih mudah terwujud, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset, serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang akan dijalankan bersama,” ujar Bupati.

Sementara itu, Rektor Universitas Sipatokkong Mambo, Dr. Hj. Hasnidar, menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjadikan pendidikan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

“Universitas tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga berperan dalam memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi daerah. Dengan adanya MoU ini, kami siap berkolaborasi dalam berbagai program yang mendukung pembangunan Bone,” ungkapnya.

Ke depan, diharapkan akan lahir berbagai inisiatif strategis dari kerja sama ini, mulai dari program penelitian bersama, pelatihan bagi aparatur sipil negara, hingga pemberdayaan masyarakat melalui program berbasis akademik.*

SMP Negeri 18 Makassar Sesuaikan Proses Belajar di Bulan Ramadhan, Terapkan Nilai Religius dan Toleransi

0

Makassar – SMP Negeri 18 Makassar, yang berlokasi di Jalan Dg. Tata Kompleks Hartaco, Kepala Sekolah Sofyan Haeruddin SPd, MPd, menyesuaikan proses belajar mengajar selama bulan suci Ramadhan sesuai dengan petunjuk Kementerian Pendidikan dan himbauan Wali Kota Makassar.

Menyesuaikan dengan kondisi bulan Ramadhan, jam belajar siswa di sekolah dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengabaikan proses pembelajaran.

Selain penyesuaian jadwal, pihak sekolah juga mengintegrasikan nilai-nilai religius dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu kegiatan rutin yang diterapkan adalah shalat Dhuha berjamaah, yang dilakukan sebelum memulai pelajaran. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa yang disiplin dan religius sejak dini.

Tak hanya itu, SMP Negeri 18 Makassar juga menanamkan sikap toleransi dalam lingkungan sekolah. Meskipun mayoritas siswa menjalankan ibadah puasa, sekolah tetap mengedukasi mereka untuk menghormati teman-teman yang tidak berpuasa, sehingga tercipta suasana yang harmonis di lingkungan pendidikan.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal, serta nilai-nilai keagamaan dan toleransi semakin tertanam dalam diri siswa.

Bupati Barru Tanam Jagung di Balusu, Petani Dapat Kejutan

0

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah program Tanam Jagung Bersama, yang digelar di Dusun Bulu Dua, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Jumat (7/3).

Bupati Barru hadir langsung dalam kegiatan ini, didampingi Asisten II Setda Barru, Kepala Bagian Ekonomi, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta sejumlah pejabat lainnya, termasuk Camat Balusu, Kapolsek Balusu, perwakilan Danramil Balusu, dan PLTU Indonesia Power Bawasaloe. Turut serta para lurah, kepala desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani se-Kecamatan Balusu.

Dukungan Nyata untuk Petani

Kegiatan diawali dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Bupati Barru, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak guna memperkuat ketahanan pangan di daerah.

“Ini pengalaman pertama saya menanam bibit jagung bersama petani. Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti peran TNI dan Polri dalam sektor pertanian. Menurutnya, TNI lebih berfokus pada produksi padi, sementara Polri berperan dalam pengembangan jagung.

“Presiden memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan rakyat, termasuk melalui program makan bergizi yang harus terus didukung,” tambahnya.

Ia pun meminta Dinas Pertanian lebih proaktif dalam menjemput peluang bantuan dari pemerintah pusat, mulai dari bibit, alat mesin pertanian (alsintan), hingga infrastruktur irigasi.

“Tidak boleh ada petani yang tidak kebagian bantuan. Kita harus bergerak cepat agar Kabupaten Barru terus berkembang,” tegasnya.

Bantuan untuk Petani

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati Barru menyerahkan dua akta notaris gratis kepada Kelompok Tani Makkawarue Dua dan KT Pemuda Lapinceng, guna memperkuat legalitas mereka dalam mengelola usaha pertanian.

Selain itu, bantuan benih padi hibrida varietas Inpari 32 juga disalurkan kepada kelompok tani se-Kecamatan Balusu untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Para petani pun menyambut baik bantuan tersebut dan berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan hasil panen.

Bukan Sekadar Seremoni

Bupati menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan harus benar-benar berjalan efektif. Ia meminta seluruh instansi terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan pemanfaatan bantuan secara maksimal.

“Kami tidak ingin ini hanya menjadi acara simbolis. Pemerintah harus mengawal langsung agar petani benar-benar merasakan manfaatnya. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus bekerja untuk masyarakat Kabupaten Barru,” tegasnya.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Barru semakin berkembang dan mampu menjadi pilar utama perekonomian daerah.

Bupati Barru: Pastikan Tak Ada Warga Kesulitan Makan

0

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru kembali mempertegas komitmennya dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Mallusetasi, Kamis (6/3), ini disambut antusias oleh warga yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Pemimpin Hadir di Tengah Masyarakat

GPM kali ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Ketua I DPRD Barru Andi Yenni, SE, serta anggota DPRD lainnya. Turut hadir Asisten II Setda Barru, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdag), serta perwakilan Perum BULOG Cabang Parepare. Kehadiran Camat Mallusetasi, Kapolsek, Danramil, kepala desa, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM dan Kelompok Wanita Tani (KWT) semakin menegaskan dukungan terhadap upaya ketahanan pangan di daerah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemandirian pangan, acara diawali dengan penyerahan bibit sayuran secara simbolis kepada KWT oleh Bupati Barru, Wakil Ketua DPRD, dan Kepala Dinas Pertanian.

Bupati Barru: Tidak Boleh Ada Masyarakat Kelaparan

Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa GPM di Mallusetasi menjadi yang pertama kali digelar di tingkat kecamatan pada tahun ini. Program ini, kata dia, sejalan dengan visi Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat serta mendukung agenda nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak Presiden Prabowo telah berpesan kepada kepala daerah, jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan makan dan tidak sejahtera. Ini menjadi tugas utama kami sebagai pemimpin daerah,” ujar Bupati.

Ia memastikan bahwa harga bahan pokok yang dijual dalam GPM lebih murah dibandingkan harga pasar. Jika ditemukan pedagang yang menjual dengan harga lebih tinggi, warga diminta segera melapor.

“Kalau ada harga lebih mahal dari biasanya, laporkan ke saya. GPM ini harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pelayanan prima dari jajaran pemerintah daerah. Bahkan, ia berencana membuka jalur pengaduan langsung bagi masyarakat yang merasa tidak dilayani dengan baik oleh pejabat atau ASN di lingkup Pemkab Barru.

“Saya akan bagikan nomor telepon khusus. Jika ada pejabat atau ASN yang menyulitkan warga, laporkan langsung ke saya!” ujarnya.

21 Bahan Pokok Dijual dengan Harga Terjangkau

Berbeda dari pasar murah biasa yang umumnya menyediakan sembilan jenis bahan pokok, GPM di Mallusetasi menghadirkan 21 komoditas dengan stok melimpah. Produk yang dijual antara lain beras SPHP 5 kg, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai rawit, serta berbagai olahan pangan dari KWT seperti abon ayam, kerupuk daun kelor, teh kelor, dan aneka camilan sehat.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar berbelanja dengan tertib. “Kita sedang menjalani bulan suci, jangan lupa tetap tersenyum dan berbelanja dengan nyaman,” katanya.

Peresmian Musholla Kantor Camat Mallusetasi

Usai membuka GPM, Bupati Barru melanjutkan agenda dengan meresmikan Musholla di lantai dua Kantor Camat Mallusetasi. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pegawai dan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, masyarakat Kecamatan Mallusetasi kini dapat menyambut Ramadan dengan lebih tenang. Ketersediaan bahan pokok yang cukup dan harga yang terjangkau menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memastikan kesejahteraan warganya.

“Manfaatkan GPM ini dengan baik, ajak keluarga dan tetangga yang belum berbelanja. Stok cukup, jadi jangan khawatir!” tutup Bupati.

GPM ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Perum BULOG Cabang Parepare.

Andi Ina Resmi Menjabat Bupati Barru, Suardi Saleh Pamit

0

Barru – Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Barru periode 2021–2025, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si – Aska Mappe, SH kepada Bupati dan Wakil Bupati Barru periode 2025–2030, Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si – Dr. Abustan A. Bintang, M.Si berlangsung di lantai VI Menara MPP Kantor Bupati Barru, Rabu (5/3/2025).

Prosesi sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan serta penandatanganan berita acara sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Acara ini dihadiri Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Abd. Hayat Gani, M.Si, Ketua DPRD Barru, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, pimpinan OPD, staf ahli, asisten Setda, para kabag, camat, lurah, dan kepala desa.

Dalam sambutannya, Suardi Saleh mengucapkan selamat kepada Andi Ina Kartika Sari dan Dr. Abustan A. Bintang yang telah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa kebijaksanaan dan keadilan bagi masyarakat Barru.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada DPRD Barru serta seluruh pihak yang telah bersama-sama membangun daerah ini. Semoga di bawah kepemimpinan yang baru, Barru yang telah maju bisa semakin berkembang dan sejahtera lebih cepat,” ujarnya.

Suardi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas harapan-harapan yang belum sempat terwujud selama masa kepemimpinannya. “Saya berharap hal baik yang telah dicapai dapat dijaga, dan yang belum bisa dilanjutkan oleh pemimpin yang baru,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa sertijab ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari babak baru pembangunan Kabupaten Barru. Ia menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Suardi Saleh dan Aska Mappe atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjabat.

“Pembangunan yang telah dirintis, kebijakan yang diperjuangkan, serta warisan kepemimpinan yang ditinggalkan akan menjadi landasan bagi kami dalam melanjutkan estafet kepemimpinan,” kata mantan Ketua DPRD Sulsel itu.

Andi Ina juga menekankan bahwa kepemimpinan saat ini harus adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam mencari solusi, serta kolaboratif dalam menghadapi tantangan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Barru yang lebih maju dan sejahtera.

“Mari jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk bersatu dan bergerak demi kemajuan Barru. Dengan sinergi dan gotong royong, kita yakin dapat menjawab tantangan zaman dan membawa Barru ke masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.