Beranda blog Halaman 7

Mahasiswa KKN Unhas Susun Banner Statistik Desa Bolaromang untuk Perencanaan Berbasis Data

0

Gowa,  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 113 Posko 6 di Desa Bolaromang, Kabupaten Gowa, menyusun banner statistik kependudukan sebagai acuan perencanaan pembangunan berbasis data. Program yang berlangsung sejak 30 Desember 2024 hingga 8 Februari 2025 ini bertujuan menyediakan data demografi yang akurat dan mudah diakses bagi aparat desa serta masyarakat.

Statistik desa menjadi elemen penting dalam pengambilan kebijakan, terutama untuk merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Namun, hingga saat ini, Desa Bolaromang belum memiliki statistik kependudukan yang terpajang sebagai referensi utama. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Tematik Unhas melakukan berbagai tahapan untuk menyusun banner statistik yang informatif dan terintegrasi.

Kegiatan diawali dengan observasi dan diskusi bersama aparat desa untuk memahami kebutuhan data. Selanjutnya, mahasiswa mengumpulkan serta merekap informasi kependudukan dari Kartu Keluarga di tiga dusun, yakni Lappara’na, Bolaromang, dan Langkoa. Data yang telah terkumpul kemudian diinput dan diperiksa ulang menggunakan Excel sebelum dianalisis lebih lanjut.

Analisis meliputi distribusi usia, rasio jenis kelamin, serta tren pertumbuhan penduduk, yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk infografis. Setelah proses analisis selesai, hasilnya dicetak dalam bentuk banner statistik kependudukan dan dipasang di lokasi strategis agar dapat diakses oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Dengan adanya banner ini, diharapkan aparat desa dapat lebih mudah mengidentifikasi berbagai tren kependudukan, seperti komposisi usia produktif, kebutuhan infrastruktur, serta layanan sosial. Selain itu, masyarakat juga dapat memahami pentingnya pencatatan data yang valid dan terkini. Ke depan, pembaruan data secara berkala akan memastikan informasi yang tersaji tetap relevan dan dapat terus mendukung pengambilan keputusan berbasis data di tingkat desa.

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan

0

Gowa, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 113 Posko 6 di Desa Bolaromang, Kabupaten Gowa, menginisiasi program pemanfaatan limbah pertanian dengan mengolah sekam padi menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif. Program yang berlangsung sejak 26 Desember 2024 hingga 6 Februari 2025 ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang potensi sekam padi sebagai solusi energi ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Sekam padi yang selama ini dianggap sebagai limbah di Desa Bolaromang ternyata memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Pemanfaatan sekam padi menjadi briket diyakini mampu mengurangi sampah pertanian serta menyediakan bahan bakar yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Program ini diawali dengan observasi untuk menganalisis ketersediaan bahan baku serta peluang pemanfaatannya. Mahasiswa kemudian mengadakan pelatihan pembuatan briket sekam padi kepada masyarakat, termasuk sosialisasi manfaat penggunaannya. Selain itu, mereka juga menyusun panduan informatif sebagai bahan edukasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Tak hanya berdampak pada pengelolaan limbah, inisiatif ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Dengan memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk bernilai jual, diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi alternatif serta menciptakan solusi ekonomi berbasis lingkungan.

Sosialisasi Cagar Biosfer Sulsel, Wakil Bupati Barru: Kolaborasi Itu Kunci!

0

Makassar, 26 Februari 2025 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menggelar Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma’rupanne di Hotel Harper Makassar, Rabu (26/2). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Bupati Barru, akademisi, NGO, serta perwakilan instansi pemerintah dari tingkat kabupaten hingga kementerian.

Wakil Bupati Barru Tekankan Pentingnya Cagar Biosfer

Mewakili Bupati Barru yang tengah menghadiri retret kepala daerah di Magelang, Wakil Bupati Barru berkesempatan membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Cagar Biosfer bukan sekadar kawasan konservasi, tetapi juga berperan dalam pembangunan sosial, ekonomi, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Keberadaan Cagar Biosfer sangat strategis, tidak hanya dalam perlindungan alam, tetapi juga dalam mendukung riset dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya optimalisasi tiga zona utama dalam Cagar Biosfer guna berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, terutama bagi masyarakat yang bermukim di pesisir hutan.

Wakil Bupati Barru juga menyinggung kondisi Kabupaten Barru yang memiliki luas sekitar 117 ribu hektare, dengan 68% di antaranya merupakan kawasan hutan lindung. Namun, kurang dari 50% wilayah tersebut memiliki tutupan pohon yang memadai, sehingga menjadi tantangan besar dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Jika hutan tidak kita jaga mulai sekarang, dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, luas hutan Indonesia bisa menyusut drastis hingga hanya tersisa seperempatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa status Cagar Biosfer memberikan peluang besar untuk membangun kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kolaborasi bukan sekadar kerja sama, tetapi lebih dari itu. Kita harus duduk bersama, berdiskusi, dan mencapai kesepakatan mengenai peran masing-masing pihak, baik pemerintah, NGO, akademisi, maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Tiga Zona Utama dalam Cagar Biosfer

Plt. Kepala BBKSDA Sulsel, T. Heri Wibowo, S.Hut., M.Eng, dalam paparannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membahas langkah strategis dalam proses pengusulan Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma’rupanne.

Konsep Cagar Biosfer terdiri atas tiga zona utama, yaitu:

  1. Zona Inti – mencakup Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dan Taman Wisata Alam Cani Sidenreng.
  2. Zona Penyangga – meliputi Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).
  3. Zona Transisi – mencakup wilayah administratif Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Bone.

“Dengan pembagian zonasi yang jelas, kita dapat menciptakan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Saat ini, proses pengusulan Cagar Biosfer telah memasuki tahap inisiasi nominasi untuk mendapatkan pengakuan resmi dari UNESCO.

Komitmen Pemprov Sulsel dan Kabupaten Barru

Dalam sesi diskusi, Wakil Bupati Barru mempertanyakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap program ini serta peran masing-masing kabupaten dalam pengelolaan Cagar Biosfer. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru siap memasukkan rencana pengelolaan Cagar Biosfer dalam dokumen RPJMD Kabupaten Barru 2024-2030.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan sinergi antar berbagai pihak semakin erat dalam mewujudkan Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma’rupanne sebagai kawasan konservasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

SMPN 1 Marioriwawo Lantik Pengurus MPK dan OSIS, Regenerasi Kepemimpinan Pelajar

0

Marioriwawo, 24 Februari 2025 – SMPN 1 Marioriwawo resmi melantik Anggota Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan Kabinet Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti 2025/2026. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di lingkungan sekolah, setelah melewati proses Pemilu Raya Pelajar yang berlangsung selama tiga minggu.

Ketua Komisi Pemilihan Raya Pelajar (KPRP), Citra Paramida, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian pemilu hingga pelantikan. “Alhamdulillah, proses pemilihan berjalan dengan baik, dan hari ini langsung dilantik oleh Bapak Kepala Sekolah,” ujarnya.

Pendidikan Demokrasi bagi Pelajar

Kepala SMPN 1 Marioriwawo, Muslimin, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bukti nyata keberhasilan kaderisasi di sekolah. Ia menilai, pemilu internal ini menjadi wadah edukasi bagi siswa dalam memahami prinsip demokrasi.

“Melalui proses ini, siswa belajar tentang sistem pemilihan, demokrasi, dan kepemimpinan. Mereka menentukan pemimpin organisasi secara mandiri tanpa intervensi guru,” ungkap Muslimin, yang akrab disapa Bobi.

Menurutnya, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam memahami bagaimana sistem demokrasi bekerja di kehidupan nyata.

Struktur Kepengurusan Baru

Pada pelantikan tersebut, Selviana ditunjuk sebagai Ketua MPK sementara. Sementara itu, Ahmad Fauzan dan Nurul Aisyah resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden OSIS. Selain mereka, Kepala Staf Fikri Ramdhani beserta para menteri di kabinet OSIS juga dilantik untuk menjalankan berbagai program sekolah selama satu tahun ke depan.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan OSIS dapat semakin aktif dalam menyalurkan aspirasi siswa serta berkontribusi dalam kemajuan sekolah.

Inspektorat Sulsel Periksa Akhir Masa Jabatan Bupati Barru

0

Barru, 25 Februari 2025 – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pemeriksaan akhir masa jabatan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Barru periode 2021-2025. Kunjungan kerja ini berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Barru dan bertujuan mengevaluasi kinerja pemerintahan daerah selama lima tahun terakhir.

Wakil Bupati Barru menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim Inspektorat Provinsi. Ia berharap hasil pemeriksaan ini dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat untuk sinkronisasi dan perbaikan dokumen pemerintahan, terutama dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

“Kami berharap evaluasi ini menjadi bahan masukan bagi penyempurnaan RPJMD dan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, seperti ketidaksesuaian indikator antara RPJMD dan Renstra, serta masih rendahnya pemahaman beberapa kepala SKPD dalam menerjemahkan indikator kinerja.

Transparansi Keuangan dan Infrastruktur

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Barru menekankan pentingnya transparansi anggaran. Ia meminta agar tidak ada pengeluaran anggaran sebelum Bupati Barru kembali ke daerah serta menginstruksikan Inspektorat Kabupaten Barru untuk melakukan pengecekan langsung ke OPD guna mengetahui kondisi keuangan saat ini.

“Kami memerlukan laporan keuangan yang jelas dan akurat. Tantangan efisiensi anggaran juga harus menjadi perhatian, terutama dalam memenuhi janji politik terkait pembangunan infrastruktur jalan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa pasca pelantikan, pemerintah Barru telah melaporkan kepada Gubernur Sulsel mengenai kondisi jalan yang banyak mengalami longsor dan membutuhkan alokasi anggaran besar untuk perbaikannya.

Pemeriksaan Inspektorat dan BPK

Inspektur Daerah Provinsi Sulsel, Marwan Mansyur, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan menilai capaian kinerja pemerintahan sebelumnya, termasuk utang dan belanja daerah.

“Kami akan melakukan pemeriksaan hingga 5 Maret 2025 untuk memastikan seluruh indikator telah berjalan sesuai rencana atau masih ada yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan juga melakukan pemeriksaan interim terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Barru tahun 2024.

Perwakilan Kepala BPK RI Sulsel, Arief Prasojo, menegaskan bahwa pemeriksaan ini membutuhkan kesiapan OPD dalam menyediakan dokumen dan data yang diperlukan dalam batas waktu yang ditentukan.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Barru berencana mengumpulkan pimpinan OPD guna memastikan kelancaran proses pemeriksaan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Dengan adanya evaluasi ini, pemerintah Barru berharap dapat menyajikan laporan keuangan yang akurat dan transparan sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan ke depan.

Upacara di Barru Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

0

BARRU – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Kantor Bupati Barru, Senin (24/2/2025), saat upacara pengibaran bendera digelar. Wakil Bupati Barru bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru.

Upacara tersebut turut dihadiri Plh. Sekda Barru, staf ahli, asisten Setda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta kepala sekolah tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP. Selain itu, para kepala puskesmas serta ASN dari berbagai OPD, kantor kecamatan, dan kelurahan di Kecamatan Barru juga hadir dengan disiplin dan kebersamaan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Barru menyampaikan apresiasi kepada mantan Bupati dan Wakil Bupati Barru periode 2016-2021, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., dan Aska Mappe, atas dedikasi mereka dalam memajukan daerah. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Barru saat ini, A. Ina Kartika Sari, pembangunan daerah akan berorientasi pada visi Barru Berkeadilan, Barru Maju Berkelanjutan, dan Insya Allah Barru Sejahtera Lebih Cepat.

“Kami ingin memastikan seluruh ASN memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi. Dari tingkat RT hingga kepala perangkat daerah, semua harus bekerja maksimal. Jika ada yang tidak siap untuk perubahan, lebih baik menyingkir,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya disiplin bagi ASN serta mengajak seluruh aparatur untuk menghormati hasil Pilkada. “Tidak ada lagi nomor satu, dua, atau tiga. Sekarang kita satu, bersama mengikuti irama kepemimpinan Ibu Bupati,” ujarnya penuh semangat.

Dalam upaya menjaga transparansi keuangan daerah, Wakil Bupati menginstruksikan agar tidak ada pengeluaran anggaran atau proses pelelangan sebelum Bupati kembali dari kegiatan retret di Magelang. Ia menugaskan PBJ dan Inspektorat untuk memastikan penggunaan anggaran yang bijak dan sesuai aturan.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan Surat Edaran Bupati Barru Nomor 07 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya salat berjamaah di awal waktu serta peningkatan kegiatan keagamaan. Ia juga menginstruksikan seluruh SKPD untuk menggalakkan kerja bakti, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperbaiki pencahayaan di area kantor dan Alun-Alun agar semakin nyaman bagi masyarakat.

Menjelang Ramadan, Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada ASN dan masyarakat serta mengajak semua pihak menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh persiapan.

Upacara berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat baru dalam pemerintahan Kabupaten Barru.

Kelas Kepenulisan Bersama Institute Angkatan 7 Angkat Tema Merayakan Kata dan Keberagaman

0

Untuk ketujuh kalinya, Bersama Institute for Interfaith Encounter and Religious Literacy kembali melaksanakan kelas kepenulisan dengan tema; Merayakan Kata dan Keberagaman.

Kata dan Keberagaman diangkat sebagai tema utama karena tema ini dianggap sangat relevan dengan realitas sosial masyarakat yang dewasa ini mulai melupakan tradisi bermain kata (menulis) dan tidak menyadari makna keberagaman.

Kelas kepenulisan yang bertempat di Obia Cafe dan Eatery ini sengaja didesain dalam kelompok kecil sehingga para mahasiswa bisa lebih fokus dalam belajar dan mempraktekkan apa yang dipelajarinya.

Seperti kelas-kelas sebelumnya, kelas ini diikuti oleh anak-anak muda dari program studi yang berbeda. Melalui kelas ini, para mahasiswa dikenalkan tentang langkah-langkah menulis opini dan kenapa mereka harus belajar menulis.

Tradisi menuliskan gagasan masih dianggap penting karena menulis bukan hanya tentang merangkai kata namun juga mengajari seseorang untuk berfikir secara terstruktur.

Hasil dalam kelas kepenulisan ini diharapkan dapat menembus kolom opini media massa yang berada di Makassar sekaligus dapat menjadi penyemangat agar tradisi literasi tetap terus diperjuangkan. (*)

Dua Warga Sigi Dibacok Pemabuk, Polisi Amankan Pelaku

0

SIGI – Seorang pemuda berinisial MF (32), warga Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, ditangkap polisi usai melakukan penganiayaan terhadap dua orang warga dalam kondisi mabuk. Pelaku diamankan oleh Polres Sigi dengan bantuan Polres Palolo pada Jumat (21/2/2025).

Kasi Humas Polres Sigi, Iptu Nuim Hayat, mengungkapkan bahwa insiden penganiayaan terjadi di Desa Petimbe, Kecamatan Palopo, pada Kamis (20/2/2025) dini hari. Akibat serangan dengan senjata tajam, korban berinisial FA mengalami luka di bagian kepala, punggung, dan tangan, sementara korban MH mengalami luka di tangan dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Palolo.

“Pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi penganiayaan. Setelah dilakukan negosiasi, MF akhirnya menyerahkan diri kepada anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Palolo, Brigpol Baharuddin, dan selanjutnya diserahkan ke Polres Sigi,” ujar Iptu Nuim Hayat dalam keterangannya, Sabtu (22/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika pelaku menegur kedua korban yang melintas di jalan Desa Ampera menggunakan sepeda motor dan meminta mereka untuk memperlambat laju kendaraan. Namun, korban merasa tidak terima dan sempat mengajak pelaku berduel.

“Saat kedua korban meninggalkan lokasi, pelaku ternyata membuntuti mereka menggunakan sepeda motor, lalu langsung menyerang dengan senjata tajam,” tambahnya.

Saat ini, pelaku MF beserta barang bukti sebilah pisau telah diamankan di Polres Sigi untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama keluarga korban, agar tidak melakukan tindakan balasan dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tutup Iptu Nuim.(RN)

Polisi Tangkap 17 Pengedar dan Pengguna Narkoba di Morowali Utara

0

MORUT – Dalam dua bulan terakhir, Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dan mengamankan 17 pelaku, terdiri dari pengedar dan pengguna. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 85,88 gram.

Kasus terbaru terjadi pada Jumat (21/2/2025), di mana polisi menangkap seorang pengedar berinisial KMR (34) di Desa Bungkintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara. Dari tangan tersangka, petugas menyita sabu seberat 48,37 gram.

Kabag SDM Polres Morowali Utara, Kompol Marthen Ratu, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat. “Pelaku membeli sabu dari seseorang berinisial A yang berdomisili di Parepare, Sulawesi Selatan. Narkotika tersebut diambil di Desa Taripa, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dalam dua paket dengan berat total sekitar 100 gram,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (22/2/2025).

Kompol Marthen menambahkan, sabu tersebut dijual kembali dengan harga Rp1,3 juta per gram. Dari total 100 gram yang diperoleh, sebanyak 40 gram telah beredar di Kabupaten Morowali Utara, sementara sisanya 48,37 gram diamankan sebagai barang bukti.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi guna memberantas peredaran narkoba di wilayah Morowali Utara.(RN)

Ratusan Siswa SMAN 15 Bone Antusias Ikuti Program BRUS KUA Ulaweng

0

BONE – Ratusan siswa SMAN 15 Bone antusias mengikuti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, pada Jumat (21/2/2025). Program ini bertujuan mencegah pernikahan anak di bawah usia 19 tahun, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Usia Nikah.

Kepala KUA Ulaweng, H. Muhammad Saleh, menegaskan komitmen pihaknya dalam menyelenggarakan BRUS di tingkat SMP dan SMA sederajat. Ia menyebutkan, program ini telah berjalan secara nasional sejak 2022 dan menjadi agenda rutin KUA di berbagai kecamatan.

“Melalui bimbingan ini, kami ingin membentuk karakter generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berkepribadian baik serta mencegah pernikahan dini,” ujarnya.

Program BRUS kali ini turut dipantau oleh tim SIP-PEKA Bone, yang merupakan bagian dari strategi pencegahan pernikahan anak di bawah pengawasan Bappenas Bone. Pemantauan dilakukan saat sesi materi yang disampaikan Fasilitator BRUS Kemenag Bone, Fatma Utami Jauharoh.

Antusiasme peserta semakin meningkat saat sesi interaktif berlangsung. Di akhir kegiatan, seluruh siswa bersama fasilitator mendokumentasikan kebersamaan mereka dengan meneriakkan yel-yel semangat.

Materi BRUS mencakup berbagai aspek penting, seperti mengenali potensi diri, menghadapi tantangan remaja masa kini, bahaya pernikahan anak dan kehamilan tidak diinginkan, hingga konsep remaja Qur’ani. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya pendidikan, membentuk karakter positif, serta mendorong mereka untuk merencanakan masa depan yang lebih baik.