Beranda blog Halaman 89

Resep Hurricane Chiffon Cake, Ringan dan Lembut

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Hurricane Chiffon Cake. Hurricane Chiffon Cake adalah variasi dari chiffon cake yang semakin populer di kalangan penggemar kue ringan dan lembut.

Kue ini dikenal karena teksturnya yang sangat ringan, lembut, dan sedikit kenyal, dengan kelembapan yang pas dan rasa yang tidak terlalu manis. Berikut adalah ulasan mengenai Hurricane Chiffon Cake:

Tekstur

Hurricane Chiffon Cake memiliki tekstur yang luar biasa ringan dan empuk. Ketika dipotong, kue ini tampak seperti spons halus yang meleleh di mulut. Berbeda dengan kue yang lebih padat, chiffon cake cenderung lebih ‘bouncy’, karena adonan yang mengandung banyak udara berkat teknik pemisahan telur dan pengocokan putih telur. Kelembutan dan kekenyalan pada setiap gigitan membuat kue ini begitu menyenangkan untuk dimakan.

Rasa

Secara umum, rasa dari Hurricane Chiffon Cake cenderung netral, sehingga cocok dipadukan dengan berbagai macam topping atau isian. Rasa manisnya tidak berlebihan, memberikan keseimbangan yang pas dengan kelembutannya. Kue ini sering disajikan dengan topping seperti whipped cream, buah-buahan segar, atau sirup, menambah dimensi rasa yang lebih kaya.

Resep Hurricane Chiffon Cake

Bahan:

  • 8 butir kuning telur
  • 25 gram gula pasir
  • 70 ml minyak sayur
  • 160 ml susu cair
  • 200 gram terigu protein rendah
  • 2 sendok makan coklat bubuk
  • Chefmatechocolate
  • 8 butir putih telur
  • Sejumput garam
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 80 gram gula pasir

Cara Membuat Hurricane Chiffon Cake

  1. Whisk kuning telur, gula pasir hingga tercampur rata. Lalu masukkan susu cair. Whisk lagi hingga tercampur rata.
  2. Tambahkan terigu yang sudah diayak. Aduk hingga tercampur rata. Bagi adonan menjadi 2 bagian sama banyak. Satu bagian beri cokelat bubuk, aduk lagi hingga tercampur rata. Lalu sisihkan.
  3. Kocok putih telur dan sujumput garam, hingga berbusa. Tambahkan jeruk nipis, lalu masukkan gula pasir secara bertahap. Kocok hingga medium peak. (Tengah mengocok, bisa discrap pakai spatula, untuk memastikan semua tercampur rata).
  4. Setengah bagian maringue, ditambahkan ke adonan cokelat secara bertahap, aduk lipat secara rata. Selanjutnya, tuang ke loyang. Pertama, tuang ke adonan plain dulu, lalu adonan cokelat.
  5. Panggang hingga matang. Sesuaikan oven masing-masing. (Resep ini menggunakan oven listrik, 160 derajat celsius). Panggang selama 10 menit pertama untuk buat goresan. Lalu turun ke 135 -125 derajat celcius. Selama sekitar 45 menit.
  6. Balik chiffon cake di botol. Biarkan dingin. Keluarkan dengan bantuan pisau yang diselipkan di pinggir loyang, atau dengan bantuan tangan.

Selamat mencoba dan menikmati. (Ana)

Bulog Sulteng Salurkan Bantuan Beras untuk 21.839 Keluarga di Sigi

0

Palu – Perum Bulog Sulawesi Tengah kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk 21.839 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Sigi. Penyaluran ini merupakan bagian dari alokasi tahap akhir pada Desember 2024.

Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulteng, Heriswan, menegaskan bahwa proses distribusi dilakukan secara tepat sasaran. “Kami menggunakan mekanisme transporter yang bertanggung jawab mengantarkan beras dari gudang hingga ke penerima. Setiap penerima difoto dengan KTP saat menerima bantuan, sesuai data yang tercantum di dokumen Bulog. Jadi, tidak ada penerima di luar data kami,” jelas Heriswan, Kamis (5/12/2024).

Heriswan menambahkan, program bantuan beras ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban keluarga prasejahtera. “Kami berharap bantuan ini dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari distribusi di Sulawesi Tengah, total bantuan yang disalurkan mencapai 2.518.250 kilogram atau setara dengan 2.518 ton beras. “Bantuan ini ditargetkan untuk 251.825 KK di wilayah Sulawesi Tengah, dengan masing-masing KK menerima 10 kilogram beras,” ungkap Heriswan.

Penyaluran ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di akhir tahun sekaligus mendukung stabilitas pangan daerah. (RN)

Dua Bayi Ditemukan di Lokasi Berbeda, Satu Tewas, Polisi Buru Pelaku

0

Palu – Kasus penemuan bayi kembali menghebohkan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kali ini, mayat bayi laki-laki ditemukan tewas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Rabu (4/12/2024). Penemuan ini dilakukan oleh seorang pemulung, Hermi (40), saat mencari sampah plastik.

Kapolsek Mantikulore, Iptu Siti Elminawati, membenarkan kejadian tersebut. “Kami menerima laporan pada pukul 09.00 WITA dari Bhabinkamtibmas Kawatuna, Bripka Beny. Tim segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad bayi ke Puskesmas Kawatuna untuk penanganan awal,” ujarnya.

Dari keterangan saksi, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA di tumpukan sampah, terbungkus kain. “Saksi yang panik melapor ke operator alat berat di TPA, kemudian bersama-sama mengevakuasi jasad bayi ke pinggir jalan sebelum menghubungi petugas kepolisian,” tambah Kapolsek.

Jasad bayi kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulteng untuk keperluan visum. Dugaan sementara, bayi malang tersebut dibuang oleh orang tuanya akibat hubungan gelap.

Penemuan ini bukan yang pertama di Kecamatan Mantikulore. Sebelumnya, warga Kelurahan Talise digegerkan dengan penemuan seorang bayi di Taman Hutan Kota Palu pada Rabu (27/11/2024). Beruntung, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan kini telah mendapat perawatan medis.

“Kami sedang menyelidiki kedua kasus ini untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab. Kami berharap masyarakat segera melapor jika memiliki informasi,” tegas Iptu Siti Elminawati. (RN)

Sindikat Pencuri Ban Serep Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

0

Palu – Polsek Palu Selatan berhasil mengungkap sindikat pencurian ban serep yang meresahkan warga di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan sekitarnya. Sebanyak lima pelaku berhasil ditangkap, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran. Aksi mereka sempat viral lantaran menyasar berbagai jenis mobil, seperti Calya, Avanza, Agya, Kalia, dan Sigra.

Kapolsek Palu Selatan, AKP Velly, menyebutkan keberhasilan ini berkat kerja sama tim kepolisian dan masyarakat. “Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini telah beraksi di sekitar 20 lokasi. Lima pelaku berinisial AR (25), RA (25), MR (30), MF (32), dan F (31) berhasil diamankan. Kami juga menyita 26 ban serep sebagai barang bukti,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (4/12/2024).

Para pelaku menjalankan aksinya dengan cara menginjak pengait ban serep hingga turun, kemudian mencabut dan menjualnya dengan harga Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per ban. Aksi pencurian dilakukan siang, sore, malam, hingga menjelang subuh. Hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

AKP Velly mengungkapkan, para pelaku berasal dari berbagai daerah, yakni Kota Palu, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Donggala. Salah satu pelaku, RA, diketahui merupakan residivis, sementara empat lainnya baru pertama kali tersangkut kasus pencurian. “Kelompok ini spesialis ban serep, menyasar kendaraan dengan pengait yang mudah dilepas. Mereka beraksi bergantian, biasanya dalam kelompok dua hingga tiga orang,” jelasnya.

Selain pelaku utama, polisi juga memeriksa dua pembeli ban serep curian yang mengaku tidak mengenal para pelaku. “Penyidik menemukan bahwa pembeli hanya tergiur harga murah yang ditawarkan,” tambah AKP Velly.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1, 3e, 4e, dan 5e juncto Pasal 64 KUHP tentang pencurian berulang, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. Sementara itu, polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku yang buron dan mengidentifikasi lokasi kejahatan lainnya. (RN)

Kantor KPU Morowali Terbakar, Polisi Dalami Penyebab

0

Palu – Kebakaran melanda Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Selasa (5/12/2024). Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 11.45 WITA dan sempat memicu kepanikan di lokasi kejadian. Meski demikian, logistik pemilu berhasil diamankan sebelum api merambat lebih luas.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menjelaskan kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu singkat dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit water cannon milik Satuan Brimob. “Api dapat dijinakkan sekitar pukul 12.05 WITA, hanya 20 menit setelah kejadian,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh Polres Morowali. Kombes Djoko menegaskan pihaknya bersama KPU terus berupaya menjaga keamanan agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami sedang mendalami penyebab kebakaran dan berharap segera memperoleh hasilnya,” tutup Djoko. (RN)

Resep MPASI Bubur Kentang dan Ayam, Nutrisi yang Seimbang

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep MPASI Bubur Kentang dan Ayam. Memasuki usia 7 bulan, bayi mulai menunjukkan tanda-tanda kesiapan untuk mengenal makanan pendamping ASI (MPASI).

Pada usia ini, sistem pencernaan bayi semakin matang, sehingga mereka dapat mulai mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lebih beragam, seperti pure, bubur lembut, atau potongan kecil. MPASI bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi bayi untuk mengenal rasa dan tekstur baru.

Sebagai orang tua, penting untuk memberikan MPASI yang bergizi, aman, dan mudah dicerna, sambil memperkenalkan beragam jenis makanan agar bayi terbiasa dengan variasi rasa dan tekstur. Di usia 7 bulan, bayi membutuhkan lebih banyak kalori dan nutrisi dari makanan selain ASI atau susu formula, terutama untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Bubur kentang dan ayam adalah salah satu pilihan resep MPASI yang sangat baik untuk bayi usia 7 bulan. Kombinasi kentang yang lembut dan ayam sebagai sumber protein membuat hidangan ini menjadi pilihan yang bergizi dan mudah dicerna. Selain itu, bubur ini memiliki tekstur yang pas untuk bayi yang mulai belajar makan makanan padat.

Nutrisi Seimbang

    • Kentang kaya akan karbohidrat kompleks, vitamin C, dan serat yang baik untuk pencernaan bayi. Kentang juga mengandung kalium yang penting untuk mendukung fungsi jantung dan otot.
    • Ayam adalah sumber protein hewani yang sangat baik, yang membantu pertumbuhan dan perkembangan otot serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ayam juga kaya akan zat besi yang dibutuhkan bayi untuk perkembangan otak dan darah.

Protein hewani sangat penting untuk mencegah stunting pada bayi, dan ayam adalah pilihan yang baik. Kombinasikan ayam dengan kentang untuk membuat bubur MPASI yang lezat dan bergizi.

Resep MPASI Bubur Kentang dan Ayam

Bahan:

  • 1 buah kentang ukuran sedang, dipotong-potong
  • 1 sdm daging ayam, cincang halus
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 buah wortel, cincang halus
  • 1 sdt unsalted butter

Cara Membuat MPASI Bubur Kentang dan Ayam

  1. Rebus daging ayam hingga matang dan empuk.
  2. Sementara itu, rebus kentang dan wortel hingga empuk.
  3. Setelah matang, masukkan semua bahan ke dalam blender dan proses hingga setengah halus.
  4. Tambahkan unsalted butter dan blender lagi hingga halus.
  5. Sajikan bubur kentang dan ayam untuk si kecil. (SRY)

Unifa dan PT IMIP Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM

0

Universitas Fajar (Unifa) dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara tersebut berlangsung di Smart Classroom Universitas Fajar dan dihadiri oleh Rektor Universitas Fajar, Muliyadi Hamid beserta jajaran pimpinan, antara lain Deputi Rektor I, Ismail Marzuki; Deputi Rektor II serta Deputi Rektor III, Muhammad Bisyri. Hadir pula Dekan Fakultas Teknik, Erniati dan Manager Public Relations Unifa, Abdul Jalil. Dari pihak PT IMIP, hadir Trisno Wasito dan Siti Awaliah.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Fajar, Muliyadi Hamid menekankan bahwa peran institusi pendidikan tinggi sangat penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka peluang bagi mahasiswa kami untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri, serta membantu mencetak SDM unggul yang siap bersaing di pasar global,” ujar Muliyadi.

Trisno Wasito, perwakilan PT IMIP, juga memberikan pandangannya tentang pentingnya hilirisasi industri bagi kemajuan bangsa. “Hilirisasi industri adalah kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan meningkatkan daya saing dan menciptakan lebih banyak peluang kerja, kemitraan ini merupakan langkah awal yang strategis,” ungkapnya.

Selain penandatanganan MoU, acara ini juga diisi dengan penyerahan beasiswa secara simbolis dari Yayasan Peduli IMIP kepada mahasiswa Unifa. Beasiswa tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan bagi mahasiswa berprestasi serta mendorong mereka untuk terus berprestasi dalam bidang akademik.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, serta menciptakan lebih banyak program yang bermanfaat bagi pengembangan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan Indonesia. (*)

Renungan Harian Kristen, Kamis, 5 Desember 2024: “Bait Roh Kudus”

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Kamis, 5 Desember 2024 berjudul: “Bait Roh Kudus”

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Kejadian 41:40

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang “Bait Roh Kudus”

Kejadian 41:40 – Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu.”

Pengantar:

Saya tidak sedang diselamatkan — saya telah diselamatkan. Keselamatan itu sekekal takhta Allah, tetapi saya harus berusaha dan menggunakan apa yang telah diberikan Allah dalam diri saya, yaitu menyatakan kehidupan Yesus dalam kehidupan saya.

Renungan Harian Kristen, Kamis, 5 Desember 2024

Saya bertanggung jawab kepada Allah atas cara saya mengendalikan tubuh saya di bawah otoritas-Nya. Paulus mengatakan, aku tidak “menolak anugerah Allah” atau membuatnya tidak efektif (Galatia 2:21).

Anugerah Allah adalah mutlak dan tak terbatas. Karya keselamatan melalui Yesus itu sempurna dan telah diselesaikan untuk selamanya. Saya tidak sedang diselamatkan — saya telah diselamatkan. Keselamatan itu sekekal takhta Allah, tetapi saya harus berusaha dan menggunakan apa yang telah diberikan Allah dalam diri saya.

“Mengerjakan keselamatan” (Filipi 2:12) berarti saya bertanggung jawab untuk menggunakan apa yang telah Dia berikan kepada saya. Itu juga berarti bahwa saya harus menyatakan kehidupan Yesus dalam kehidupan saya secara jelas dan terbuka, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya …” (1 Korintus 9:27).

Setiap orang Kristen harus menyerahkan tubuhnya di bawah kendali mutlak Allah. Allah telah memberi kita tanggung jawab untuk berkuasa atas “bait Roh Kudus” yang juga meliputi pikiran dan hasrat kita (1 Korintus 6:19). Kita bertanggung jawab atas semuanya ini, dan jangan pernah memberi tempat kepada hal-hal yang tidak patut.

Namun, sebagian besar dari kita lebih keras dalam menghakimi orang lain daripada menghakimi diri kita sendiri. Kita berdalih untuk hal-hal yang kita perbuat, sementara kita mengutuk hal-hal dalam kehidupan orang lain hanya karena kita tidak condong melakukan hal-hal yang mereka lakukan.

Paulus berkata, “… aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup …” (Roma 12:1). Yang harus saya putuskan adalah apakah saya akan sepakat atau tidak dengan Tuhan dan Guru saya, agar tubuh saya sungguh-sungguh menjadi bait-Nya. Sekali saya setuju, semua hukum, peraturan, dan tuntutan hukum mengenai tubuh akan dinyatakan kepada saya dalam kebenaran ini: tubuh saya adalah “bait Roh Kudus”.

Demikian Renungan hari ini, Kamis, 5 Desember 2024 diambil dari Kejadian 41:40 yang mengisahkan tentang “Bait Roh Kudus” dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Waspada Alzheimer, Penyakit Menurunnya Daya Ingat

0

Alzheimer adalah penyakit yang umumnya dialami oleh orang lanjut usia, di mana terjadi penurunan kemampuan daya ingat otak, berpikir, serta berbicara. Penderita sering kali lupa tentang benda atau tempat, bahkan mengalami perubahan perilaku secara bertahap. Penyakit ini umumnya muncul pada usia 65 tahun ke atas.

Seiring bertambahnya usia, orang tua sering kali menjadi lebih manja, mudah tersinggung, dan merasa ingin dilayani. Mereka cenderung jarang melakukan aktivitas fisik maupun mental, yang berdampak pada menurunnya daya ingat dan kecenderungan untuk sering mengulang cerita masa lalu atau bersikap kekanak-kanakan.

Menjaga Aktivitas Fisik dan Mental di Usia Tua
Meskipun usia semakin menua, penting untuk tidak meninggalkan aktivitas sepenuhnya, baik itu aktivitas fisik maupun mental. Cukup kurangi intensitasnya, namun tetap lakukan olahraga ringan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Untuk menstabilkan daya ingat, tetap berusaha membaca buku atau bahkan mengajar, meskipun intensitasnya dikurangi. Minum kopi hitam tanpa gula dua kali sehari dapat membantu mencegah penyakit Parkinson, karena kafein dapat meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh dan meningkatkan suasana hati, yang berfungsi sebagai obat alami untuk melawan depresi.

Perhatian Khusus untuk Wanita
Namun, untuk wanita, konsumsi kopi hitam tidak disarankan dalam jumlah berlebihan, karena dapat meningkatkan risiko osteoporosis atau rapuh tulang. Sebagai gantinya, mengonsumsi air hangat yang diberi kunyit di pagi hari bisa menjadi pilihan yang lebih baik, karena kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang dapat melindungi sel otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Penting untuk diingat bahwa kunyit sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam air mendidih. Sebaiknya, kunyit diseduh dengan air hangat atau dikonsumsi mentah sebagai lalapan untuk manfaat antibakteri dan pencernaan yang lebih optimal.

Menguatkan Ingatan dengan Dzikir dan Membaca Al-Quran
Selain perawatan fisik, menjaga kesehatan mental dan spiritual juga sangat penting. Berzikir dan membaca ayat-ayat suci Al-Quran dapat membantu menjaga pikiran tetap tajam, serta menghindarkan kita dari gangguan mental seperti Alzheimer.

Makanan yang Membantu Mencegah Alzheimer

Beberapa jenis makanan juga diketahui memiliki manfaat dalam mencegah Alzheimer dan meningkatkan kesehatan otak, antara lain:

Kacang Almond

Kacang almond kaya akan vitamin E, kalsium, fosfor, mangan, magnesium, vitamin K, protein, zinc, dan tembaga, yang semuanya berperan dalam menjaga kesehatan otak dan kepadatan tulang.

Namun, konsumsi kacang almond harus dilakukan dengan hati-hati karena kandungan kalori dan lemaknya yang tinggi, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan atau gangguan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan.

Jagung

Jagung mengandung vitamin B yang dapat membantu meningkatkan daya ingat dan mencegah perkembangan penyakit Alzheimer.

Kobis Merah

Kobis merah mengandung anthocyanin yang dapat melindungi sel otak dari kerusakan, serta isothiocyanate yang membantu mencegah perkembangan Alzheimer.

Daun Pandan dan Madu Lebah

Kandungan flavonoid dalam daun pandan dan madu lebah dapat membantu mencegah penyakit kronis, mengatasi peradangan, serta menangkal radikal bebas dalam tubuh. Flavonoid juga dikenal dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, diabetes, serta memperlambat penuaan dini.

Pentingnya Flavonoid dalam Menjaga Kesehatan Otak

Flavonoid memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel otak dari kerusakan yang dapat menyebabkan Alzheimer. Selain itu, flavonoid juga berperan dalam regenerasi sel dan mencegah penuaan dini dengan menjaga keseimbangan sistem enzim dalam tubuh.

Untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah penyakit Alzheimer, penting untuk menjaga pola hidup sehat, baik dari segi fisik, mental, dan spiritual. Mengonsumsi makanan sehat, tetap aktif beraktivitas, serta menjaga kebiasaan berzikir dan membaca Al-Quran dapat membantu kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit ini di masa tua. (ana)

Catat! 5 Makanan Ini Harus Dihindari Bayi di Bawah 1 Tahun

0

Sebagai orang tua, kita tentu ingin mengenalkan berbagai hal kepada si kecil. Namun, ada beberapa hal yang perlu dihindari, terutama terkait dengan makanan. Salah satunya adalah madu, yang sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia 1 tahun. Madu termasuk dalam daftar lima makanan yang harus dihindari untuk bayi di bawah usia 1 tahun.

Pada umumnya, bayi mulai mengonsumsi makanan padat sekitar usia 6 bulan dalam bentuk MPASI. Namun, pengenalan makanan pada bayi harus dilakukan secara bertahap, mengingat sistem pencernaan mereka yang masih belum sempurna.

Oleh karena itu, selama bayi berusia di bawah 1 tahun, menu MPASI harus dipilih dengan hati-hati. Berikut adalah lima makanan yang sebaiknya dihindari untuk bayi di bawah usia 1 tahun:

Susu Sapi
Pencernaan bayi belum mampu mencerna susu sapi dengan baik. Jadi, sebaiknya hindari memberikan susu sapi sebagai pengganti ASI. Jika menyusui tidak memungkinkan, berikan susu formula yang memang diformulasikan khusus untuk bayi. Laktosa dan lemak dalam susu sapi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare atau alergi pada bayi yang masih di bawah usia 1 tahun.

Kacang
Kacang dalam bentuk utuh sebaiknya dihindari pada bayi di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan bayi tersedak, bahkan jika kacang sudah dihancurkan sekalipun. Namun, kacang yang diolah, seperti selai kacang atau bubur kacang halus, dapat menjadi alternatif yang lebih aman untuk dikenalkan.

Madu
Madu memang mengandung rasa manis dan nutrisi yang lebih baik dibandingkan gula. Namun, madu sebaiknya tidak diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun karena dapat menyebabkan keracunan makanan yang disebut botulisme. Spora botulisme yang mungkin terkandung dalam madu tidak bisa dihancurkan oleh sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Keracunan ini bisa berakibat fatal bagi si kecil.

Kafein
Memberikan makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau soda, kepada bayi di bawah usia 1 tahun adalah hal yang sangat tidak disarankan. Kafein bisa mengganggu penyerapan kalsium, menyebabkan dehidrasi, obesitas, gangguan jantung, hingga masalah gigi dan hiperaktivitas.

Jus Buah Lebih dari 120 ml
Meskipun buah sangat baik untuk pertumbuhan, pemberian jus buah dalam jumlah lebih dari 120 ml untuk bayi di bawah usia 1 tahun bisa menyebabkan masalah kesehatan. Konsumsi jus buah yang berlebihan bisa memicu malnutrisi, anemia, diare, serta merusak enamel gigi. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan pertumbuhan di masa depan.

Dengan memahami hal-hal ini, diharapkan kita bisa memberikan yang terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta memastikan mereka mendapatkan asupan yang aman dan bergizi sesuai usia. (*)