Beranda blog Halaman 90

Catat! 5 Makanan Ini Harus Dihindari Bayi di Bawah 1 Tahun

0

Sebagai orang tua, kita tentu ingin mengenalkan berbagai hal kepada si kecil. Namun, ada beberapa hal yang perlu dihindari, terutama terkait dengan makanan. Salah satunya adalah madu, yang sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia 1 tahun. Madu termasuk dalam daftar lima makanan yang harus dihindari untuk bayi di bawah usia 1 tahun.

Pada umumnya, bayi mulai mengonsumsi makanan padat sekitar usia 6 bulan dalam bentuk MPASI. Namun, pengenalan makanan pada bayi harus dilakukan secara bertahap, mengingat sistem pencernaan mereka yang masih belum sempurna.

Oleh karena itu, selama bayi berusia di bawah 1 tahun, menu MPASI harus dipilih dengan hati-hati. Berikut adalah lima makanan yang sebaiknya dihindari untuk bayi di bawah usia 1 tahun:

Susu Sapi
Pencernaan bayi belum mampu mencerna susu sapi dengan baik. Jadi, sebaiknya hindari memberikan susu sapi sebagai pengganti ASI. Jika menyusui tidak memungkinkan, berikan susu formula yang memang diformulasikan khusus untuk bayi. Laktosa dan lemak dalam susu sapi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare atau alergi pada bayi yang masih di bawah usia 1 tahun.

Kacang
Kacang dalam bentuk utuh sebaiknya dihindari pada bayi di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan bayi tersedak, bahkan jika kacang sudah dihancurkan sekalipun. Namun, kacang yang diolah, seperti selai kacang atau bubur kacang halus, dapat menjadi alternatif yang lebih aman untuk dikenalkan.

Madu
Madu memang mengandung rasa manis dan nutrisi yang lebih baik dibandingkan gula. Namun, madu sebaiknya tidak diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun karena dapat menyebabkan keracunan makanan yang disebut botulisme. Spora botulisme yang mungkin terkandung dalam madu tidak bisa dihancurkan oleh sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Keracunan ini bisa berakibat fatal bagi si kecil.

Kafein
Memberikan makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau soda, kepada bayi di bawah usia 1 tahun adalah hal yang sangat tidak disarankan. Kafein bisa mengganggu penyerapan kalsium, menyebabkan dehidrasi, obesitas, gangguan jantung, hingga masalah gigi dan hiperaktivitas.

Jus Buah Lebih dari 120 ml
Meskipun buah sangat baik untuk pertumbuhan, pemberian jus buah dalam jumlah lebih dari 120 ml untuk bayi di bawah usia 1 tahun bisa menyebabkan masalah kesehatan. Konsumsi jus buah yang berlebihan bisa memicu malnutrisi, anemia, diare, serta merusak enamel gigi. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan pertumbuhan di masa depan.

Dengan memahami hal-hal ini, diharapkan kita bisa memberikan yang terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta memastikan mereka mendapatkan asupan yang aman dan bergizi sesuai usia. (*)

KKJ Indonesia Desak Rektor Unhas Hentikan Kriminalisasi Terhadap Pers Mahasiswa

0

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia dengan tegas mengutuk tindakan kriminalisasi yang menimpa anggota Pers Mahasiswa UKPM Catatan Kaki (UKPM CAKA) di Universitas Hasanuddin. KKJ menilai bahwa karya jurnalistik yang dihasilkan oleh lembaga pers mahasiswa harus dipandang sebagai produk jurnalistik yang sah dan dilindungi.

Pada Kamis, 28 November 2024, diketahui bahwa lima pengurus UKPM CAKA ditangkap secara sewenang-wenang oleh aparat kepolisian dan dibawa ke Polrestabes Makassar tanpa menunjukkan surat penangkapan. Empat mahasiswa yang ditahan diperiksa hingga pukul 20.00 WITA, sementara seorang Pimpinan Redaksi, Nisa, terus ditahan dan diinterogasi hingga tengah malam.

Berdasarkan keterangan dari Kuasa Hukum Korban (LBH Makassar), polisi melakukan interogasi terhadap Nisa terkait dengan status hukum UKPM CAKA dan publikasi-publikasi yang diterbitkan, yang mencakup berita mengenai “Dosen pemerkosa kena skorsing, mahasiswa protes kena DO”, “11 Mahasiswa Unhas dijemput paksa oleh kepolisian”, “Aksi protes kenaikan UKT: Melindungi rektor, Mengidentifikasi Mahasiswa”, serta opini berjudul “Eksperimen penghancur Tokoh Bangsa”. Karya-karya ini mengarah pada dugaan pelaporan pelanggaran Pasal 45 ayat 4 jo Pasal 27 huruf A UU ITE terkait pencemaran nama baik Rektor Universitas Hasanuddin.

Selain itu, aparat kepolisian juga diduga menyita telepon genggam milik Nisa secara sewenang-wenang, mengakses akun Instagram CAKA, dan melakukan praktik penyadapan terhadap komunikasi korban. Polisi juga menekan Nisa untuk tidak menjual ponselnya dan meminta agar ia kembali datang ke Polrestabes Makassar pada pertengahan Desember.

Tindakan ini jelas bermasalah baik secara prosedural maupun administratif. Penangkapan, pemeriksaan yang tidak sah, dan intimidasi yang dialami para pengurus UKPM CAKA berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang mendalam pada korban.

KKJ juga mengutuk pelaporan pidana yang dilakukan oleh Rektorat Universitas Hasanuddin terhadap UKPM CAKA ke Polrestabes Makassar. Tindakan ini bertentangan dengan prinsip kebebasan akademik dan kebebasan pers sebagaimana diatur dalam MoU antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemenristekdikti) dengan Dewan Pers mengenai Penguatan dan Perlindungan Aktivitas Jurnalistik Mahasiswa di Perguruan Tinggi (Nomor: 1/PKS/DP/III/2024 dan Nomor: 1955/E2/HM.00.05/2024). MoU ini menegaskan bahwa setiap perselisihan terkait pelaksanaan perjanjian harus diselesaikan secara musyawarah.

Lebih lanjut, pelaporan pidana tersebut juga bertentangan dengan prinsip kebebasan pers yang dijamin dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang memberi ruang bagi hak koreksi dan hak jawab dalam sengketa atas produk jurnalistik.

Kasus ini juga tidak bisa dilepaskan dari upaya jurnalistik UKPM CAKA yang berfokus pada pengungkapan praktik kekerasan seksual yang melibatkan dosen Universitas Hasanuddin. Jurnalistik mereka mendorong penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia, yang seharusnya dilindungi dalam kerangka pembelaan hak asasi manusia (HAM).

Sesuai dengan Pasal 1 angka (1) Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Nomor 5 Tahun 2015, yang menyatakan bahwa pembela HAM adalah individu atau kelompok yang berjuang untuk hak asasi manusia secara damai.

Berdasarkan peristiwa ini, KKJ menilai bahwa perlindungan terhadap kerja jurnalistik telah dilanggar, sesuai dengan Pasal 18 ayat (1) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers yang mengatur bahwa siapa pun yang menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana dengan hukuman penjara hingga dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

Empat Poin

Atas dasar itu, KKJ Indonesia menyampaikan 4 poin. Pertama mendesak Kapolri dan jajarannya untuk segera menghentikan segala bentuk intimidasi, represi, dan kriminalisasi terhadap pers mahasiswa, termasuk melakukan penyelidikan terhadap praktik unfair trial terhadap lima pengurus UKPM CAKA di Polrestabes Makassar.

Kedua, mendesak Kapolrestabes Makassar dan Propam Polda Makassar untuk menghentikan dan memeriksa proses hukum yang sewenang-wenang terhadap awak CAKA, termasuk dugaan penyadapan telepon genggam selama pemeriksaan.

Ketiga, mendesak Dewan Pers dan Kemenristekdikti untuk menyelidiki secara mendalam dan memfasilitasi penyelesaian sengketa terkait kriminalisasi terhadap pengurus UKPM CAKA sesuai dengan ketentuan MoU Dewan Pers dan Kemenristekdikti Nomor: 1/PKS/DP/III/2024 dan Nomor: 1955/E2/HM.00.05/2024.

Keempat, mendesak Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan terhadap Pimpinan Redaksi dan pengurus UKPM CAKA yang sedang berjuang untuk mengadvokasi pemecatan dosen predator seksual dan evaluasi terhadap Satgas PPKS Universitas Hasanuddin.

Tentang Komite Keselamatan Jurnalis

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) dideklarasikan di Jakarta pada 5 April 2019 dan beranggotakan 11 organisasi pers dan organisasi masyarakat sipil, antara lain Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, SAFEnet, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Amnesty International Indonesia, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Resep Banana Chiffon Cake, Lezat dan Empuk

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Banana Chiffon Cake. Banana Chiffon Cake adalah salah satu variasi kue chiffon yang menghadirkan kelembutan dan kelezatan buah pisang dalam bentuk yang ringan dan empuk.

Kue ini menggabungkan tekstur sponge yang khas dari chiffon cake dengan cita rasa manis alami dari pisang, menjadikannya pilihan sempurna untuk berbagai kesempatan, baik itu sebagai camilan sore, hidangan penutup, atau bahkan kue untuk perayaan kecil.

Kelembutan yang Memikat

Ciri khas dari chiffon cake adalah teksturnya yang ringan dan empuk, berkat penggunaan minyak sayur atau minyak kelapa yang membuat adonan tetap lembut meskipun sudah dipanggang.

Begitu juga dengan Banana Chiffon Cake, kelembutannya menjadi daya tarik utama. Kue ini memiliki tekstur yang sangat ringan, tidak padat, dan mudah hancur di mulut, memberikan sensasi yang menyenangkan saat dimakan.

Rasa Pisang yang Natural dan Manis

Salah satu keistimewaan dari Banana Chiffon Cake adalah penggunaan pisang yang memberikan rasa manis alami tanpa perlu tambahan pemanis buatan yang berlebihan. Rasa pisang yang matang dan lembut menyatu dengan baik dalam adonan, memberikan aroma dan rasa khas pisang yang segar dan tidak enek. Kue ini tidak terlalu manis, justru memberikan keseimbangan rasa yang pas berkat kesegaran pisang yang digunakan.

Resep Banana Chiffon Cake

Bahan A:

  • 8 biji putih telur
  • 160 gram gula pasir
  • 1 sendok teh cream of tar-tar

Bahan B:

  • 8 butir kuning telur
  • 160 gram gula palem
  • 270 gram pisang (di resep ini pakai 4 pcs pisang yang dirontok dari tangkainya, sekitar 350 gram)
  • 150 gram minyak, resep ini menggunakan minyak zaitun
  • 240 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh baking powder

Cara Membuat Banana Chiffon Cake

  1. Mikser bahan A sampai stiff peak.
  2. Mikser kuning telur dan gula palem, sampai pucat dan mengembang. Masukkan sisa bahan, lalu aduk hingga tercampur rata.
  3. Masukkan 1/3 bahan A ke bahan B, aduk dengan spatula. Masukkan bertahap sisanya. Masukkan ke dalam loyang.
  4. Selanjutnya panggang dengan suhu 150 derajat celcius dengan api atas bawah. Oven hingga matang. Sekitar 1 jam. Lalu angkat.
  5. Biarkan dingin, lalu keluarkan dari loyang, kemudian diiris-iris. Siap disajikan.

Selamat mencoba dan menikmati. (Ana)

Resep Soto Daging, Kuliner Indonesia yang Ikonik

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Soto Daging. Soto daging adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang begitu populer, dengan cita rasa yang kaya dan penuh kelezatan.

Setiap daerah di Indonesia memiliki versi soto yang berbeda-beda, namun secara umum, soto daging mengacu pada sup berkuah bening yang dibuat dengan bahan utama daging sapi, biasanya disajikan dengan tambahan pelengkap seperti nasi putih, lontong, atau ketupat, serta berbagai bumbu rempah yang khas.

Tekstur dan Penyajian Soto Daging

Soto daging disajikan dengan potongan daging sapi yang empuk dan lembut, sehingga mudah dikunyah dan mengandung rasa gurih yang pekat. Daging sapi tersebut biasanya dipotong kecil-kecil dan terkadang disajikan dalam bentuk irisan tipis atau potongan dadu. Selain daging, kuah soto yang bening juga dipenuhi dengan bumbu yang melimpah, membuat setiap sendokan soto begitu memuaskan.

Soto daging adalah sajian yang menghangatkan hati dan sangat cocok dinikmati dalam berbagai suasana, baik untuk makan siang bersama keluarga, makan malam yang santai, atau saat cuaca sedang dingin.

Sebagai kuliner Indonesia yang ikonik, soto daging memiliki tempat istimewa dalam hati para pencinta masakan tradisional, dan selalu berhasil menghadirkan kehangatan serta kenikmatan yang tiada duanya.

Resep Soto Daging

Bahan:

  • 500 gram daging sapi
  • 2 cm serei, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3 cm lengkuas, geprek
  • Air secukupnya
  • Secukupnya bawang putih goreng dihaluslan
  • 1 batang daun bawang, iris-iris
  • 1 batang seledri, iris-iris
  • 1 sendok teh kunyit bubuk
  • Lada bubuk secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Bumbu yang Digoreng lalu Dihaluskan:

  • 3 butir kemiri
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas

Cara Membuat Soto Daging

  1. Rebus daging sapi sampai setengah empuk. Potong-potong lalu sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus sampai harum. Lalu masukkan serei, daun salam, daun jeruk, lengkuas. Tumis sampai matang dan berubah warna.
  3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging. Bumbui dengan garam, gula pasir, kaldu bubuk, lada bubuk Cek rasa. Dan masak sampai daging empuk.
  4. Setelah daging empuk dan bumbu meresap, masukkan daun bawang, dan bawang putih goreng yang sudah dihaluskan.
  5. Rebus sebentar, terakhir masukkan daun seledri. Lalu matikan api.

Pelengkap:

  • Nasi putih
  • Telur ayam rebus
  • Tauge, kol iris, soun
  • Sambal, kecap manis

Selamat mencoba dan menikmati. (Ana)

Fatimah dan Sikap Sahabat saat Meninggalnya Rasulullah SAW

0

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, puteri tercinta beliau, Fatimah Radhyallahu anha, dengan penuh kesedihan dan keikhlasan mengungkapkan perasaan hatinya. Fatimah berkata, “Duhai ayahku, kau telah menyahut seruan Tuhanmu. Duhai ayahku, semoga surga Firdaus menjadi tempat terakhirmu. Duhai ayahku, kepada Jibril kami mengucapkan ta’ziyah atas kewafatanmu.”

Sikap Umar

Pada hari tersebut, Umar ibn al-Khattab berdiri di hadapan banyak orang, dengan penuh keyakinan dan semangat yang menggebu. Sebuah riwayat menceritakan bahwa Umar berkata dengan keras:
“Sesungguhnya ada sekelompok orang munafik yang menyebutkan bahwa Rasulullah telah wafat. Tidak! Rasulullah tidak wafat! Dia hanya pergi menemui Tuhannya, seperti Nabi Musa bin Imran yang pergi bertemu dengan Allah, yang menghilang selama empat puluh malam. Lalu dia kembali. Dan pasti, Rasulullah SAW akan kembali. Siapa yang mengatakan bahwa Rasulullah telah wafat, mereka akan saya potong tangan dan kaki mereka.”

Sikap Abu Bakar

Pada saat itu, Abu Bakar ash-Shiddiq segera menaiki kudanya dan bergegas menuju Masjid Nabawi setelah meninggalkan rumahnya di Sanh. Sesampainya di pekarangan masjid, tanpa sepatah kata pun kepada orang banyak, beliau segera menuju ke rumah Aisyah, putrinya, dan masuk ke kamar Rasulullah SAW. Saat itu, Rasulullah SAW sudah terbaring kaku, ditutupi dengan kain.

Abu Bakar mendekat, memeluk dan menciumi wajah Rasulullah SAW sambil menangis. Dalam isaknya, beliau berkata, “Demi diriku yang ada di tangan-Nya, Allah tidak akan mengenakan kepada dirimu dua kematian. Kematian yang sudah ditentukan ini telah kau hadapi dengan penuh keikhlasan.”

Setelah itu, Abu Bakar bersama Umar keluar dan menemui orang banyak. Abu Bakar berkata kepada Umar, “Wahai Umar, silakan duduk.” Namun, Umar enggan duduk dan tetap berdiri. Orang banyak pun mengerumuni Abu Bakar, membiarkan Umar tetap berdiri di tempatnya.

Kemudian, Abu Bakar menghadap orang banyak dan berkata, “Setelah memuji dan bersyukur kepada Allah, aku ingin menyampaikan bahwa siapa saja yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah wafat. Namun, siapa yang menyembah Allah, maka Allah itu hidup dan tidak akan mati.”

Abu Bakar kemudian membacakan firman Allah dalam Surat Ali Imran (3:144):
“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul. Sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka dia tidak mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”

Reaksi Orang Banyak

Ibnu Abbas meriwayatkan, “Demi Allah, pada saat itu, banyak orang yang tidak tahu bahwa ayat ini telah diturunkan, kecuali setelah Abu Bakar membacanya. Setelah itu, orang banyak pun menerima dan menyadari kebenaran ayat tersebut.”

Sementara itu, Ibnu Musayib meriwayatkan, “Umar mengatakan, ‘Demi Allah, setelah aku mendengar apa yang disampaikan oleh Abu Bakar, aku merasa kakiku lemas, dan aku jatuh tersungkur ke tanah. Karena apa yang disampaikan Abu Bakar itu, akhirnya aku sadar bahwa Rasulullah telah meninggal dunia.'”

(Sirah Nabawiyah – Ana)
bersambung

Resep Peyek Kacang, Gurih dan Renyah

0

Rubrik Selera Nusantara edisi kali ini menyajikan resep Peyek Kacang. Peyek kacang adalah salah satu jenis camilan khas Indonesia yang sangat populer, terutama sebagai pelengkap makanan atau sebagai camilan ringan di berbagai acara.

Peyek kacang terbuat dari adonan tepung beras yang dicampur dengan bumbu rempah, dan biasanya dilengkapi dengan kacang tanah yang digoreng hingga garing.

Ulasan Peyek Kacang

  • Rasa: Peyek kacang memiliki rasa gurih dan renyah. Kacang tanah yang digunakan memberikan rasa yang sedikit asin dan kacang, sementara adonan tepung beras yang renyah menciptakan kontras tekstur yang sangat menggugah selera. Bumbu rempah yang digunakan dalam adonan menambah kedalaman rasa, meskipun biasanya tidak terlalu kuat atau dominan.
  • Tekstur: Salah satu keunggulan peyek kacang adalah teksturnya yang sangat renyah dan mudah patah. Kacang tanah yang ada di dalam peyek memberikan tambahan kerenyahan dan sensasi crunchy. Ini menjadikan peyek kacang sangat nikmat untuk digigit dan sangat cocok sebagai camilan sambil menonton atau berbincang.

Peyek kacang adalah camilan yang sangat menggugah selera dengan rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang menggoda. Meskipun sederhana, peyek kacang mampu memuaskan rasa lapar sejenak dan bisa menjadi pelengkap yang lezat dalam berbagai hidangan Indonesia. Namun, karena sifatnya yang digoreng, konsumsi berlebihan harus diperhatikan agar tidak merugikan kesehatan.

Resep Peyek Kacang

Bahan:

  • 200 gram tepung beras
  • 1 sendok makan tepung kanji
  • 1 butir telur
  • 300 ml air
  • Secukupnya kacang tanah, belah dua
  • 7 lembar daun jeruk, iris tipis (optional)

Bumbu yang Dihaluskan:

  • 3 butir kemiri
  • 3 siung bawang putih
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh kaldu instan
  • 1/4 sendok teh lada bubuk
  • 2 cm kencur
  • 1 sendok makan ketumbar

Cara Membuat Peyek Kacang

  1. Siapkan wadah, masukkan tepung beras, tepung kanji, bumbu yang sudah dihaluskan, air dan irisan daun jeruk.
  2. Belah dua kacang di tempat yang berbeda.
  3. Panaskan wajan. Ambil adonan dengan satu sendok sayur. Tambahkan kacang, kemudian tuang ke wajan. Goreng dengan api kecil saja.

Selamat mencoba dan menikmati. (ana)

Renungan Harian Kristen, Rabu, 4 Desember 2024: Hukum Perlawanan

0

Renungan Harian Kristen hari ini, Rabu, 4 Desember 2024 berjudul: Hukum Perlawanan

Bacaan untuk Renungan Harian Kristen hari ini diambil dari Wahyu 2:7

Renungan Harian Kristen hari ini mengisahkan tentang Hukum Perlawanan

Wahyu 2:7 – Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.”

Pengantar:

Kehidupan tanpa peperangan itu mustahil dalam alam kodrati maupun adikodrati. Senantiasa ada perjuangan yang terus-menerus dalam kehidupan fisik, mental, moral, dan rohani. Segala sesuatu yang tidak rohani berarti berlawanan dan membawa pada kejatuhan saya secara rohani.

Renungan Harian Kristen, Rabu, 4 Desember 2024

Kehidupan tanpa peperangan itu mustahil dalam alam kodrati maupun adikodrati. Dalam kenyataannya, senantiasa ada perjuangan yang terus-menerus dalam segi-segi kehidupan fisik, mental, moral, dan rohani.

Kesehatan adalah keseimbangan antara unsur-unsur jasmani tubuh saya dengan segala sesuatu serta kekuatan di sekitar saya. Untuk mempertahankan kesehatan yang baik, saya harus memiliki kekuatan dari dalam yang cukup untuk mengadakan perlawanan terhadap unsur-unsur yang berasal dari luar.

Segala sesuatu di luar kehidupan jasmani saya merupakan ancaman yang dapat menyebabkan kematian saya. Sementara itu, unsur-unsur paling mendasar yang menopang saya selama saya hidup akan membusuk dan berurai pada saat tubuh saya mati. Agar tubuh saya memiliki kekuatan yang cukup dari dalam untuk bertarung, saya harus membantu menghasilkan keseimbangan yang dibutuhkan untuk kesehatan.

Demikian juga halnya berlaku untuk keseimbangan mental. Jika saya ingin memelihara suatu kehidupan mental yang kuat dan aktif, saya harus berjuang. Perjuangan ini menghasilkan keseimbangan mental yang disebut pikiran.

Demikian halnya dengan moral. Segala sesuatu yang tidak memperkuat saya secara moral adalah musuh kebajikan dalam diri saya. Kemampuan saya untuk mengalahkannya dengan menghasilkan kebajikan bergantung pada tingkat keutamaan moral kehidupan saya.

Dengan demikian, kita harus berjuang untuk bermoral. Moralitas tidak terjadi begitu saja ataupun secara kebetulan. Kebajikan moral harus direnggut.

Dan, secara rohani/spiritual sama halnya. Yesus berkata, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan …” (Yohanes 16:33). Artinya, segala sesuatu yang tidak rohani membawa pada kejatuhan saya. Yesus melanjutkannya dengan kalimat, “… tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Saya harus belajar untuk melawan dan mengatasi hal-hal yang bertentangan dan menghancurkan saya secara spiritual, dan dengan demikian menghasilkan keseimbangan kesucian. Kemudian, akan ada sukacita dalam menghadapi perlawanan.

Kesucian adalah keseimbangan antara sifat dasar (nature) saya dan hukum Allah sebagaimana dinyatakan dalam Yesus Kristus.

Demikian Renungan hari ini, Rabu, 4 Desember 2024 diambil dari Wahyu 2:7 yang mengisahkan tentang Bukan karena Kuat dan Kuasa dan disadur dari Renungan Oswald Chambers//alkitab.mobi.

Mendikdasmen Perkenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

0

Dalam upaya menyiapkan generasi yang unggul, inovatif, dan berkarakter kuat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan Bulan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan acara nonton bareng film Judi Online: Kemenangan Sejati di ruang teater CGV fX Sudirman, Jakarta, pada Senin (2/12).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, perwakilan Bareskrim Polri, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Staf Khusus Menteri Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi, Kepala Pusat Penguatan Karakter, Plh. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, serta tamu undangan dari siswa dan guru SMA/SMK, serta komunitas terkait.

Program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dirancang sebagai langkah strategis untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, yang menjadi pondasi untuk kesuksesan bangsa di masa depan.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan pentingnya penerapan tujuh kebiasaan yang terdiri dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan istirahat cukup, dalam kehidupan sehari-hari anak-anak Indonesia.

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mengajak semua pihak untuk berperan serta dalam membangun mental dan karakter bangsa melalui pembiasaan kebiasaan positif ini,” ujar Abdul Mu’ti.

Sebagai contoh, kebiasaan taat beribadah dapat memperkuat iman dan moral anak-anak, membantu mereka membuat keputusan yang bijak, dan menghindarkan mereka dari godaan negatif.

Sementara itu, kebiasaan gemar belajar akan mengisi waktu anak-anak dengan kegiatan positif serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, yang juga membantu mereka terhindar dari pengaruh buruk dunia maya.

Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini akan diluncurkan pada Desember 2024 dan mulai diterapkan pada tahun 2025. Diharapkan, program ini dapat mengoptimalkan pembentukan karakter anak-anak Indonesia melalui pembiasaan nilai-nilai positif di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Melalui tujuh kebiasaan ini, karakter anak-anak Indonesia dapat dibangun. Seperti halnya perubahan besar dimulai dengan kebiasaan sederhana, perubahan besar suatu bangsa pun dapat dimulai dari perubahan individu,” harap Mendikdasmen.

Gerakan ini mengusung tujuh kebiasaan yang bertujuan membentuk karakter anak-anak Indonesia, yaitu: bangun pagi untuk disiplin; beribadah untuk memperkuat iman; berolahraga dan makan sehat untuk menjaga kesehatan fisik; gemar belajar untuk memperluas pengetahuan; bermasyarakat untuk membangun hubungan sosial; serta istirahat cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh. Semua kebiasaan ini diharapkan dapat menciptakan individu yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Generasi dengan karakter kuat diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan besar dunia pada tahun 2045. Oleh karena itu, pada bulan Desember ini akan dilakukan sosialisasi mengenai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai langkah awal dalam menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing global. (*)

7 Cara Menebalkan Alis secara Alami, Tak Perlu Repot Sulam

0

Merasa kurang percaya diri karena memiliki alis tipis? Jangan khawatir! Tak perlu repot-repot melakukan sulam alis yang bisa memicu efek samping.

Ada banyak cara alami untuk menebalkan alis yang efektif dan aman, bahkan dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah. Alis tipis bisa terlihat lebih tebal dan cantik secara alami dengan sedikit usaha.

Yuk, simak 7 cara menebalkan alis secara alami berikut ini!

Minyak Zaitun

Minyak zaitun adalah salah satu bahan alami yang sangat baik untuk merangsang pertumbuhan alis. Kandungan vitamin A dan E dalam minyak zaitun dapat menutrisi folikel rambut, menjadikan alis tampak lebih tebal.

Caranya sangat mudah: cukup oleskan minyak zaitun pada alis setiap malam sebelum tidur. Biarkan semalaman dan bilas di pagi hari dengan air dingin. Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.

Minyak Jarak

Minyak jarak kaya akan protein, asam lemak, antioksidan, dan vitamin yang dapat menutrisi dan memperkuat akar alis. Untuk menebalkan alis dengan minyak jarak, oleskan minyak ini pada akar alis secara merata.

Pijat lembut selama beberapa menit, lalu diamkan selama 30 menit sebelum membilasnya dengan air hangat. Lakukan perawatan ini beberapa kali seminggu untuk hasil yang lebih cepat.

Minyak Kemiri

Minyak kemiri tak hanya berguna untuk menghitamkan rambut, tetapi juga bisa menebalkan alis. Kandungan lemak tak jenuh pada kemiri dapat merangsang pertumbuhan rambut alis. Caranya juga cukup mudah: oleskan minyak kemiri ke alis setiap malam sebelum tidur. Gunakan secara rutin untuk hasil yang optimal.

Lidah Buaya

Lidah buaya sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan rambut, termasuk alis. Kandungan senyawa aloenin pada lidah buaya dapat merangsang pertumbuhan rambut alis secara alami. Cukup oleskan gel lidah buaya pada alis setiap malam. Diamkan semalaman, lalu bilas dengan air pada pagi hari. Lakukan secara rutin untuk melihat perubahannya.

Bawang Merah

Bawang merah mengandung vitamin B, vitamin C, sulfur, selenium, dan mineral penting lainnya yang dapat membantu menebalkan alis. Untuk menggunakannya, haluskan bawang merah menggunakan blender hingga menjadi pasta.

Saring untuk mendapatkan sarinya, lalu oleskan pada alis menggunakan kapas. Diamkan selama 1 jam, kemudian bilas dengan air. Gunakan masker bawang merah ini dua kali sehari untuk hasil yang lebih cepat.

Tea Tree Oil

Tea tree oil memiliki kemampuan untuk merangsang pertumbuhan rambut, termasuk pada alis. Minyak ini juga membantu melembapkan folikel rambut agar lebih sehat. Cukup oleskan tea tree oil pada alis setiap malam sebelum tidur. Sebelum menggunakannya, pastikan untuk melakukan tes alergi terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada reaksi yang tidak diinginkan.

Kuning Telur

Kuning telur adalah bahan alami yang kaya akan protein dan biotin, yang keduanya penting untuk mendukung pertumbuhan rambut. Untuk menebalkan alis, oleskan kuning telur pada alis secara merata, diamkan selama 20 menit, lalu bilas dengan air hangat. Meski baunya agak amis, menggunakan masker kuning telur dua kali seminggu dapat memberikan hasil yang efektif untuk menebalkan alis.

Tertarik mencoba cara menebalkan alis dengan bahan-bahan alami di atas? Dengan sedikit kesabaran dan perawatan rutin, alis tipis bisa terlihat lebih tebal dan indah secara alami. Tidak perlu sulam alis. Tak perlu prosedur mahal atau berisiko, karena cara-cara ini jauh lebih aman dan ramah kantong! (*)

Keistimewaan Orang Berusia 70 Tahun ke Atas

0

Orang yang berusia 70 tahun ke atas termasuk golongan yang sangat beruntung. Pada usia ini, banyak aspek kehidupan yang telah disederhanakan, termasuk perawatan kesehatan. Mereka tidak lagi harus memeriksakan fisik secara rutin atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat tidur. Karena, pada usia ini, insomnia bukanlah penyebab utama kematian.

Keistimewaan orang lanjut usia (lansia) di atas 70 tahun terlihat pada kebebasan mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Mereka bisa tidur dan bangun sesuka hati tanpa beban. Tekanan darah tinggi pun seringkali tidak menjadi masalah besar, dan mereka lebih memilih untuk menikmati hidup dengan cara yang lebih santai.

Rahasia Menjaga Kesehatan di Usia 70 Tahun ke Atas

Untuk mencapai usia yang sehat dan bugar di atas 70 tahun, ada beberapa kebiasaan yang bisa dijadikan rutinitas:

Olahraga Pagi
Mulailah hari dengan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Cobalah berjalan maju dan mundur sesekali, sambil mengayunkan tangan sejajar dengan bahu. Atau, angkat kedua tangan ke atas dan tarik napas panjang sambil mengucapkan “Laa ilaaha illallah”. Lafaz ini dipercaya dapat membantu menghilangkan virus penyakit, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga tubuh tetap fleksibel.

Minum Air Hangat
Sebelum dan sesudah olahraga, minumlah setengah gelas air hangat. Hindari menahan haus terlalu lama. Air hangat membantu melancarkan metabolisme, sedangkan minuman kemasan dingin, berenergi, atau bersoda sebaiknya dihindari.

Jaga Pola Pikir Positif
Tetaplah tersenyum dan tertawa bersama teman-teman. Jangan mudah tersinggung atau marah. Berpikir positif dan selalu bekerja dengan semangat. Asah otak dengan membaca Al-Quran, majalah, atau menulis artikel pengalaman yang bermanfaat. Ini membantu mencegah pikun dan menjaga daya ingat tetap tajam.

Makan dengan Seimbang
Makanlah sesuai dengan jadwal yang teratur dan pastikan makanan yang dikonsumsi bergizi, seperti menu 4 sehat 5 sempurna. Jika porsi makan berkurang, konsumsi multivitamin sesuai kebutuhan. Kunyah makanan dengan lembut untuk mencegah masalah pada pankreas dan diabetes. Nikmatilah makanan yang disukai, tetapi jangan berlebihan untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Hindari Obat yang Berlebihan
Tidak perlu minum banyak obat-obatan. Fokuslah pada gaya hidup sehat, dan jangan terlalu khawatir tentang menurunkan tekanan darah atau kadar gula darah secara berlebihan. Lakukan apa yang disukai, bukan apa yang dibenci.

Sosialisasi dan Liburan
Jangan terlalu lama berdiam diri di rumah. Bergaul dengan teman-teman atau keluarga, dan sesekali lakukan perjalanan untuk menyegarkan pikiran. Ini membantu menjaga kebugaran mental dan emosional.

Sikap Positif dan Berdoa
Berlaku arif dan penyayang kepada semua makhluk hidup. Berdoalah untuk kebaikan orang lain, hindari kebencian dan kesombongan. Doa yang tulus akan lebih mudah dikabulkan, dan Anda akan terhindar dari penyakit.

Hadapi Masalah dengan Tenang
Ketika menghadapi masalah, hadapilah dengan tenang. Bermohonlah petunjuk kepada Allah dan jangan melawan dengan kemarahan. Saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran dapat memperpanjang umur dan memberi kematian yang baik (husnul khotimah).

Nasihat Hidup untuk Menjadi Lebih Bijak

  1. Jangan ajarkan anak untuk menjadi kaya, ajarkan mereka untuk bahagia. Ketika mereka dewasa, mereka akan lebih menghargai nilai kehidupan daripada sekadar materi.
  2. Anggaplah makanan sebagai obat, atau anggap obat sebagai makanan. Pola makan sehat adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap bugar.
  3. Orang yang mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu, bahkan dengan seratus alasan untuk menyerah. Cinta sejati akan selalu menemukan alasan untuk bertahan.
  4. Ada perbedaan besar antara menjadi seorang pria dan menjadi manusia. Menjadi manusia berarti memiliki empati, kasih sayang, dan kebijaksanaan.
  5. Jika ingin melaju cepat, pergilah sendiri. Tapi jika ingin melangkah jauh, pergilah bersama orang lain. Kerjasama dan kebersamaan membawa hasil yang lebih berkelanjutan.

Kesehatan itu mahal, dan kekayaan materi tidak ada artinya jika dibandingkan dengan waktu yang terus berjalan. Seiring bertambahnya usia, kita semakin bijak menyadari bahwa waktu adalah sesuatu yang tak ternilai. Semoga kita semua dapat hidup sehat, bahagia, dan selalu diberikan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Amin. (Ana)